Djokovic rusak impian Murray di Shanghai Masters
Minggu, 14 Oktober 2012 - 22:11 WIB
Djokovic rusak impian Murray di Shanghai Masters
A
A
A
Sindonews.com - Petenis nomor dua dunia, Novak Djokovic, menyelamatkan lima match point saat mengalahkan juara bertahan dua kali Andy Murray 5-7, 7-6 (11), 6-3 dalam waktu tiga jam 21 menit di final Shanghai Masters, Minggu (14/10).
Sejak kalah dari Murray di AS Terbuka pada akhir bulan lalu, petenis asal Serbia itu telah mencatat rekor sempurna 10-0. Dia memenangkan gelar back-to-back di China Terbuka, Beijing dan sekarang di Shanghai. Petenis berusia 25 tahun itu juga memimpin di Tur Dunia ATP dengan memenangkan 70 pertandingan tahun ini.
Di lain pihak, Murray, yang berusaha untuk meraih gelar ketiga berturut-turut di Shanghai Masters, memupus harapan Britania Raya menyandingkan gelar untuk kali pertama, setelah Heather Watson menjuarai HP Terbuka, Minggu. Gelar itu juga membawa Watson menjadi petenis wanita Britania Raya pertama yang meraih gelar Tur WTA sejak 1988.
Skenario Murray untuk mempertahankan gelar Shanghai Masters berjalan mulus, ia dengan mudah melalui babak-babak awal, lalu di semifinal ia berhasil mempecundangi petenis peringkat satu dunia, Roger Federer. Namun sayang di pertandingan terakhir ia menyerah di tangan Djokovic.
Sejak kalah dari Murray di AS Terbuka pada akhir bulan lalu, petenis asal Serbia itu telah mencatat rekor sempurna 10-0. Dia memenangkan gelar back-to-back di China Terbuka, Beijing dan sekarang di Shanghai. Petenis berusia 25 tahun itu juga memimpin di Tur Dunia ATP dengan memenangkan 70 pertandingan tahun ini.
Di lain pihak, Murray, yang berusaha untuk meraih gelar ketiga berturut-turut di Shanghai Masters, memupus harapan Britania Raya menyandingkan gelar untuk kali pertama, setelah Heather Watson menjuarai HP Terbuka, Minggu. Gelar itu juga membawa Watson menjadi petenis wanita Britania Raya pertama yang meraih gelar Tur WTA sejak 1988.
Skenario Murray untuk mempertahankan gelar Shanghai Masters berjalan mulus, ia dengan mudah melalui babak-babak awal, lalu di semifinal ia berhasil mempecundangi petenis peringkat satu dunia, Roger Federer. Namun sayang di pertandingan terakhir ia menyerah di tangan Djokovic.
(aww)