Pesona San Iker bersama Spanyol
Senin, 15 Oktober 2012 - 06:17 WIB
Pesona San Iker bersama Spanyol
A
A
A
Sindonews.com - Kiper legendaris Italia Dino Zoff memberikan pujian kepada penjaga gawang Spanyol Iker Casillas yang menurutnya sebagai pemain yang luar biasa. Hal tersebut tidaklah berlebihan pasalnya Casillas telah mengantarkan Spanyol merebut tiga gelar bergengsi dalam empat tahun terakhir, yakni Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, dan Piala Eropa 2012.
“Sulit percaya dia masih berusia 31 tahun. Dia sudah meraih banyak gelar dan prestasi. Striker lawan sangat segan ketika berhadapan dengannya,” kata kiper legendaris Italia Dino Zoff, melayangkan pujian untuk Casillas.
Casillas juga baru saja menorehkan rekor bergengsi. Dia menjadi kiper yang paling lama tidak kebobolan di laga internasional. San Iker, julukan Casillas menjaga jala Spanyol tak robek alias clean sheet dalam 728 menit. Nama Casillas tercatat di buku rekor saat Spanyol menjinakkan Belarus 4-0 pada Kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup I, Jumat 12 Oktober 2012 lalu.
Dalam pertandingan tersebut, Casillas juga mengukuhkan namanya sebagai pemilik caps terbanyak bagi La Furia Roja, julukan Spanyol dengan 141 laga. Terakhir kali gawang Spanyol robek saat melakoni laga pembuka grup Piala Eropa 2012. Pelakunya adalah penyerang Italia Antonio di Natale. Selanjutnya,dalam delapan pertandingan jala Casillas tidak pernah robek.Casillas mengantarkan Spanyol menekuk Georgia 1-0 (12/9), Arab Saudi 5-0 (8/9), Puerto Riko 2-1 (16/8), Italia 4-0 (2/7), menahan Portugal 0-0 (27/6), mengalahkan Prancis 2-0 (23/6), Kroasia 1-0 (18/6), dan Republik Irlandia 4-0 (14/6).
Khusus pertandingan melawan Puerto Riko, La Furia Roja memang kebobolan. Namun, saat itu Pepe Reina yang tampil sebagai starter. Casillas baru diturunkan Pelatih Vicente del Bosque pada menit ke-71. Secara keseluruhan pemain kelahiran Mostoles, Spanyol tersebut telah melewati 728 menit tanpa kebobolan. Rekor tersebut sekaligus melampaui catatan yang dia torehkan sendiri. Sebelumnya Casillas berhasil melewati 708 menit tanpa kebobolan sejak tahun 2008.
Kiper berusia 31 tahun itu memang bergelimang rekor. Pada 1 Juli 2012, Casillas menjadi pemain pertama yang mengoleksi 100 kemenangan bagi negaranya. Pada Piala Eropa 2012, San Iker mengalahkan rekor clean sheet selama 494 menit milik Zoff, dengan tidak kebobolan selama 509 menit. Sebelumnya, saat menang 1-0 atas China pada Juni lalu, kapten Real Madrid itu mengukir clean sheet di laga internasional dengan 74 kali tidak kebobolan.
“Saya rasa dia bisa bermain hingga berusia 40 tahun. Entah berapa rekor lagi yang bisa dia torehkan,” sebut Zoff, kepada ESPN.
Performa gemilang Casillas bersama Spanyol ataupun Madrid membuatnya masuk kandidat kuat peraih Ballon d’Or. Dia akan bersaing ketat dengan Lionel Messi, Andres Iniesta dan rekan setimnya, Cristiano Ronaldo. Kendati menuai pujian dari Zoff, Casillas tetap merendah. Pemain yang telah mempersembahkan lima mahkota Primera Liga bagi Madrid tersebut mengatakan kepentingan tim jauh lebih utama ketimbang rekor pribadi.
“Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari tim Spanyol.Kami sudah sangat dekat satu sama lain seperti sebuah keluarga.Saya berharap bisa bersama mereka selama mungkin. Dukungan pelatih dan rekan-rekan membuat saya semakin percaya diri dan siap untuk selalu berusaha dalam memberikan yang terbaik,” ungkap Casillas, dilansir Marca.
Sampai kapan San Iker bisa menjaga jalanya? Ancaman terbesar akan datang saat Prancis bersua Spanyol, besok di Santiago Bernabeu. Ini lantaran Les Bleus bakal turun dengan kekuatan penuh, termasuk bomber Madrid Karim Benzema.
“Sulit percaya dia masih berusia 31 tahun. Dia sudah meraih banyak gelar dan prestasi. Striker lawan sangat segan ketika berhadapan dengannya,” kata kiper legendaris Italia Dino Zoff, melayangkan pujian untuk Casillas.
Casillas juga baru saja menorehkan rekor bergengsi. Dia menjadi kiper yang paling lama tidak kebobolan di laga internasional. San Iker, julukan Casillas menjaga jala Spanyol tak robek alias clean sheet dalam 728 menit. Nama Casillas tercatat di buku rekor saat Spanyol menjinakkan Belarus 4-0 pada Kualifikasi Piala Dunia 2014 Grup I, Jumat 12 Oktober 2012 lalu.
Dalam pertandingan tersebut, Casillas juga mengukuhkan namanya sebagai pemilik caps terbanyak bagi La Furia Roja, julukan Spanyol dengan 141 laga. Terakhir kali gawang Spanyol robek saat melakoni laga pembuka grup Piala Eropa 2012. Pelakunya adalah penyerang Italia Antonio di Natale. Selanjutnya,dalam delapan pertandingan jala Casillas tidak pernah robek.Casillas mengantarkan Spanyol menekuk Georgia 1-0 (12/9), Arab Saudi 5-0 (8/9), Puerto Riko 2-1 (16/8), Italia 4-0 (2/7), menahan Portugal 0-0 (27/6), mengalahkan Prancis 2-0 (23/6), Kroasia 1-0 (18/6), dan Republik Irlandia 4-0 (14/6).
Khusus pertandingan melawan Puerto Riko, La Furia Roja memang kebobolan. Namun, saat itu Pepe Reina yang tampil sebagai starter. Casillas baru diturunkan Pelatih Vicente del Bosque pada menit ke-71. Secara keseluruhan pemain kelahiran Mostoles, Spanyol tersebut telah melewati 728 menit tanpa kebobolan. Rekor tersebut sekaligus melampaui catatan yang dia torehkan sendiri. Sebelumnya Casillas berhasil melewati 708 menit tanpa kebobolan sejak tahun 2008.
Kiper berusia 31 tahun itu memang bergelimang rekor. Pada 1 Juli 2012, Casillas menjadi pemain pertama yang mengoleksi 100 kemenangan bagi negaranya. Pada Piala Eropa 2012, San Iker mengalahkan rekor clean sheet selama 494 menit milik Zoff, dengan tidak kebobolan selama 509 menit. Sebelumnya, saat menang 1-0 atas China pada Juni lalu, kapten Real Madrid itu mengukir clean sheet di laga internasional dengan 74 kali tidak kebobolan.
“Saya rasa dia bisa bermain hingga berusia 40 tahun. Entah berapa rekor lagi yang bisa dia torehkan,” sebut Zoff, kepada ESPN.
Performa gemilang Casillas bersama Spanyol ataupun Madrid membuatnya masuk kandidat kuat peraih Ballon d’Or. Dia akan bersaing ketat dengan Lionel Messi, Andres Iniesta dan rekan setimnya, Cristiano Ronaldo. Kendati menuai pujian dari Zoff, Casillas tetap merendah. Pemain yang telah mempersembahkan lima mahkota Primera Liga bagi Madrid tersebut mengatakan kepentingan tim jauh lebih utama ketimbang rekor pribadi.
“Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari tim Spanyol.Kami sudah sangat dekat satu sama lain seperti sebuah keluarga.Saya berharap bisa bersama mereka selama mungkin. Dukungan pelatih dan rekan-rekan membuat saya semakin percaya diri dan siap untuk selalu berusaha dalam memberikan yang terbaik,” ungkap Casillas, dilansir Marca.
Sampai kapan San Iker bisa menjaga jalanya? Ancaman terbesar akan datang saat Prancis bersua Spanyol, besok di Santiago Bernabeu. Ini lantaran Les Bleus bakal turun dengan kekuatan penuh, termasuk bomber Madrid Karim Benzema.
(akr)