Lorenzo keluhkan kecepatan motornya
Senin, 15 Oktober 2012 - 16:29 WIB
Lorenzo keluhkan kecepatan motornya
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo, merasa frustasi ketika dirinya harus kembali kehilangan poin penting di sisa balapan musim ini, setelah pesaing kuatnya Dani Pedrosa mempecundanginya di Grand Prix Jepang akhir pekan kemarin.
Lorenzo yang belum pernah mengalahkan Pedrosa sejak di lintasan Laguna Seca, Juli lalu, mengaku sulit menemukan kecepatan maksimalnya, dan timnya pun juga merasakan hal itu. Menurut Yamaha, mereka perlu memperbaiki sejumlah mesinnya untuk menambah kecepatan motor pembalap andalannya tersebut.
Di sirkuit Motegi akhir pekan lalu, Pedrosa mencatatkan kecepatan maksimalnya 307.8 km, sedangkan Lorenzo 302.4 km. Dari 22 pembalap yang mengikuti kejuaraan MotoGP musim ini, pembalap Yamaha tersebut berada di urutan ke-12. "Saya mulai dengan baik dan mencoba untuk membuka celah, tapi saya tidak bisa. Saya mungkin telah mengeluarkan kecepatan yang maksimal untuk mengejar Pedrosa, tapi nyatanya saya tidak sanggup mendahuluinya setelah berada di lintasan lurus," kata Lorenzo seperti dilansir Crash, Senin (15/10/2012).
"Saya mencoba menyeimbangkan kecepatannya, tapi kelihatannya tidak mungkin. Saya berharap lain kali akan berbeda dari segi kecepatan. Saat ini mahkota juara akan semakin dekat dan saya masih sangat kompetitif untuk mendapatkan gelar juara musim ini."
Sementara, manager tim, Wilco Zeelenberg, mengatakan jika Pedrosa mendapatkan hasil yang baik saat di GP Malaysia akhir pekan ini, maka ia semakin berpeluang untuk menggusur pembalap Lorenzo. Namun, jika pembalap berusia 25 tahu itu berada di podium maka kesempatan untuk mendapat mahkota juara sudah berada di depan mata.
"Pedrosa yang berada di tempat kedua sangat penting untuk diwaspadai dan saya merasa kecewa setelah kami kehilangan poin penting di Motegi kemarin. Saya telah menginstruksikan kepada Lorenzo bahwa saat ini tim telah kehilangan banyak poin. Jadi kemungkinan untuk memperbaiki penampilan terbaiknya hanya di Sirkuit Sepang akhir pekan ini untuk kembali memenangkan kejuaraan MotoGP musim ini," pungkas Zeelenberg.
Lorenzo yang belum pernah mengalahkan Pedrosa sejak di lintasan Laguna Seca, Juli lalu, mengaku sulit menemukan kecepatan maksimalnya, dan timnya pun juga merasakan hal itu. Menurut Yamaha, mereka perlu memperbaiki sejumlah mesinnya untuk menambah kecepatan motor pembalap andalannya tersebut.
Di sirkuit Motegi akhir pekan lalu, Pedrosa mencatatkan kecepatan maksimalnya 307.8 km, sedangkan Lorenzo 302.4 km. Dari 22 pembalap yang mengikuti kejuaraan MotoGP musim ini, pembalap Yamaha tersebut berada di urutan ke-12. "Saya mulai dengan baik dan mencoba untuk membuka celah, tapi saya tidak bisa. Saya mungkin telah mengeluarkan kecepatan yang maksimal untuk mengejar Pedrosa, tapi nyatanya saya tidak sanggup mendahuluinya setelah berada di lintasan lurus," kata Lorenzo seperti dilansir Crash, Senin (15/10/2012).
"Saya mencoba menyeimbangkan kecepatannya, tapi kelihatannya tidak mungkin. Saya berharap lain kali akan berbeda dari segi kecepatan. Saat ini mahkota juara akan semakin dekat dan saya masih sangat kompetitif untuk mendapatkan gelar juara musim ini."
Sementara, manager tim, Wilco Zeelenberg, mengatakan jika Pedrosa mendapatkan hasil yang baik saat di GP Malaysia akhir pekan ini, maka ia semakin berpeluang untuk menggusur pembalap Lorenzo. Namun, jika pembalap berusia 25 tahu itu berada di podium maka kesempatan untuk mendapat mahkota juara sudah berada di depan mata.
"Pedrosa yang berada di tempat kedua sangat penting untuk diwaspadai dan saya merasa kecewa setelah kami kehilangan poin penting di Motegi kemarin. Saya telah menginstruksikan kepada Lorenzo bahwa saat ini tim telah kehilangan banyak poin. Jadi kemungkinan untuk memperbaiki penampilan terbaiknya hanya di Sirkuit Sepang akhir pekan ini untuk kembali memenangkan kejuaraan MotoGP musim ini," pungkas Zeelenberg.
(aww)