Vettel geser Alonso, Ferrari tak panik
Senin, 15 Oktober 2012 - 18:04 WIB
Vettel geser Alonso, Ferrari tak panik
A
A
A
Sindonews.com - Tim Ferrari tidak mengalami kepanikan yang serius terkait situasi perburuan mahkota juara yang semakin sengit, setelah pesaing kuatnya, Red Bull, berhasil menggesernya. Pasangan tim Red Bull sukses menempati peringkat satu dan dua di Grand Prix Korea, kemarin (14/10).
Sebelumnya, pembalap Ferrari, Fernando Alonso, sempat unggul 40 poin atas Sebastian Vettel selama paruh musim ini, namun kebangkitan Red Bull untuk menekan Ferrari terus diperlihatkan tim tersebut, dan ini dibuktikannya ketika mereka berhasil memenangkan GP Belgia, Jepang, dan Korea. Kini, Alonso yang berada di peringkat dua klasemen hanya terpaut enam poin dari Vettel dengan empat balapan tersisa.
Meskipun situasinya terlihat sulit bagi Alonso dan Ferrari, namun tim principal Stefano Domenicali meyakini bahwa tidak ada hal yang buruk. "Situasi di kejuaraan akan benar-benar berbeda jika kami tidak keluar dalam balapan, ketika kami mengalami insiden di Belgia dan Jepang. Jadi saya merasa perburuan gelar juara masih tetap berlangsung," jelas Domenicali seperti dilansir AutoSport, Senin (15/10/2012).
"Kami melihat salah satu pesaing utama menjadi sangat kuat dalam hal kecepatan dan itu bisa berubah dengan cepat begitupun dalam hal perburuan juara. Bagi kami tujuan saat ini adalah untuk memastikan bahwa kami memberikan Alonso mobil terbaik dan kedua bagaimana dia bisa memaksimalkan kecepatan mobil itu."
"Itu hal yang harus kami kerjakan di sisa balapan terakhir musim ini, pasalnya saya yakin Red Bull akan terus mencoba untuk memberikan mobil yang sangat cepat serta konsissten. Saya tidak ingin mendengar sesuatu mengenai kejuaraan, justru yang harus kami lakukan adalah bagaimana tetap optimis merebut gelar juara Formula One (F1) musim ini," jelasnya.
Domenicali menambahkan perbedaan antara Ferrari dengan Red Bull adalah dalam hal kecepatan yang hanya berbeda sedikit dalam perlombaan. Tapi, Alonso telah meminta kepada tim untuk menemukan kecepatan yang lebih saat di babak kualifikasi.
"Saya berpikir realistis bahwa perbedaan kecepatan dua persepuluh adalah celah yang sangat baik ketika Red Bull menemukan itu. Hal ini adalah target yang jelas bagi kami memperbaiki semuanya."
Sebelumnya, pembalap Ferrari, Fernando Alonso, sempat unggul 40 poin atas Sebastian Vettel selama paruh musim ini, namun kebangkitan Red Bull untuk menekan Ferrari terus diperlihatkan tim tersebut, dan ini dibuktikannya ketika mereka berhasil memenangkan GP Belgia, Jepang, dan Korea. Kini, Alonso yang berada di peringkat dua klasemen hanya terpaut enam poin dari Vettel dengan empat balapan tersisa.
Meskipun situasinya terlihat sulit bagi Alonso dan Ferrari, namun tim principal Stefano Domenicali meyakini bahwa tidak ada hal yang buruk. "Situasi di kejuaraan akan benar-benar berbeda jika kami tidak keluar dalam balapan, ketika kami mengalami insiden di Belgia dan Jepang. Jadi saya merasa perburuan gelar juara masih tetap berlangsung," jelas Domenicali seperti dilansir AutoSport, Senin (15/10/2012).
"Kami melihat salah satu pesaing utama menjadi sangat kuat dalam hal kecepatan dan itu bisa berubah dengan cepat begitupun dalam hal perburuan juara. Bagi kami tujuan saat ini adalah untuk memastikan bahwa kami memberikan Alonso mobil terbaik dan kedua bagaimana dia bisa memaksimalkan kecepatan mobil itu."
"Itu hal yang harus kami kerjakan di sisa balapan terakhir musim ini, pasalnya saya yakin Red Bull akan terus mencoba untuk memberikan mobil yang sangat cepat serta konsissten. Saya tidak ingin mendengar sesuatu mengenai kejuaraan, justru yang harus kami lakukan adalah bagaimana tetap optimis merebut gelar juara Formula One (F1) musim ini," jelasnya.
Domenicali menambahkan perbedaan antara Ferrari dengan Red Bull adalah dalam hal kecepatan yang hanya berbeda sedikit dalam perlombaan. Tapi, Alonso telah meminta kepada tim untuk menemukan kecepatan yang lebih saat di babak kualifikasi.
"Saya berpikir realistis bahwa perbedaan kecepatan dua persepuluh adalah celah yang sangat baik ketika Red Bull menemukan itu. Hal ini adalah target yang jelas bagi kami memperbaiki semuanya."
(aww)