IFL seri Jogja dihelat November
Senin, 15 Oktober 2012 - 19:16 WIB
IFL seri Jogja dihelat November
A
A
A
Sindonews.com - Seri keempat atau terakhir Indonesia Futsal League (IFL) di Jogjakarta bakal digelar pada 3-6 November mendatang. Kompetisi dengan tujuh peserta itu direncanakan digelar di GOR Among Raga.
Ketua Badan Futsal Nasional (BFN) PSSI, Yerico Umbas mengatakan, IFL akan menggelar empat seri dan satu final four tahun ini. Seri pertama, sudah berlangsung 4-9 Juli lalu di Jakarta. Disusul seri kedua pada 3-6 Oktober di Bandung.
Kemudian seri ketiga digelar mulai Senin (15/10) kemarin hingga 19 mendatang di Jakarta. Setelah itu, seri keempat atau seri terakhir baru ke Kota Gudeg, Yogyakarta tanggal 3-6 November. Dari tujuh peserta yang ambil bagian, akan diambil empat besar untuk bertarung dalam putaran final four.
"Final four akan digelar di lapangan tenis indoor Senayan, mulai tanggal 22, 23 dan 28 November mendatang. Juara seri I Electric PLN, seri II, Pelindo II.," kata Yerico, Senin (15/10).
Dia mengatakan, pada putaran final four masing-masing tim akan bertemu dua kali. Peringkat pertama akan berjumlah peringkat empat, Dan peringkat dua bertemu peringkat tiga. "Jadi seperti home away, tapi di tempat yang sama. Lapangannya semua di tenis indoor," terang dia.
Dia menambahkan, juara peserta IFL tahun ini antara lain; Pelindo II, Electric PLN Jogja, Brilian Sulsel, Swap Jakarta, Jaya Kencana Tangerang, Futsal Kota Bandung, serta Terang Jaya Bandung.
Sementara itu, Penasihat Teknik Electrik PLN Jogja, Aji Sutarto mengatakan, timnya bakal all out dalam dua seri terakhir. Di samping itu, Electrik juga mulai memantau calon pemain baru melalui turnamen antar kantor wilayah PLN se-Indonesia yang digelar di Jogja 15-18 Oktober ini.
"Nanti pemain potensial diproyeksikan masuk dalam tim Electrik PLN. Turnamen cukup untuk menyeleksi pemain potensial karena peserta lumayan banyak, mencapai 22 tim dari total 56 kantor wilayah," kata Aji.
Dia menambahkan, selain untuk menjaring pemain potensial, turnamen digelar dalam rangka Hari Listrik Nasional (HLN) ke-67 yang jatuh pada 27 Oktober mendatang. "Ini event kedua. Tapi pertama yang digelar terpusat. Event pertama tahun 2005, digelar di tiap wilayah," pungkasnya.
Ketua Badan Futsal Nasional (BFN) PSSI, Yerico Umbas mengatakan, IFL akan menggelar empat seri dan satu final four tahun ini. Seri pertama, sudah berlangsung 4-9 Juli lalu di Jakarta. Disusul seri kedua pada 3-6 Oktober di Bandung.
Kemudian seri ketiga digelar mulai Senin (15/10) kemarin hingga 19 mendatang di Jakarta. Setelah itu, seri keempat atau seri terakhir baru ke Kota Gudeg, Yogyakarta tanggal 3-6 November. Dari tujuh peserta yang ambil bagian, akan diambil empat besar untuk bertarung dalam putaran final four.
"Final four akan digelar di lapangan tenis indoor Senayan, mulai tanggal 22, 23 dan 28 November mendatang. Juara seri I Electric PLN, seri II, Pelindo II.," kata Yerico, Senin (15/10).
Dia mengatakan, pada putaran final four masing-masing tim akan bertemu dua kali. Peringkat pertama akan berjumlah peringkat empat, Dan peringkat dua bertemu peringkat tiga. "Jadi seperti home away, tapi di tempat yang sama. Lapangannya semua di tenis indoor," terang dia.
Dia menambahkan, juara peserta IFL tahun ini antara lain; Pelindo II, Electric PLN Jogja, Brilian Sulsel, Swap Jakarta, Jaya Kencana Tangerang, Futsal Kota Bandung, serta Terang Jaya Bandung.
Sementara itu, Penasihat Teknik Electrik PLN Jogja, Aji Sutarto mengatakan, timnya bakal all out dalam dua seri terakhir. Di samping itu, Electrik juga mulai memantau calon pemain baru melalui turnamen antar kantor wilayah PLN se-Indonesia yang digelar di Jogja 15-18 Oktober ini.
"Nanti pemain potensial diproyeksikan masuk dalam tim Electrik PLN. Turnamen cukup untuk menyeleksi pemain potensial karena peserta lumayan banyak, mencapai 22 tim dari total 56 kantor wilayah," kata Aji.
Dia menambahkan, selain untuk menjaring pemain potensial, turnamen digelar dalam rangka Hari Listrik Nasional (HLN) ke-67 yang jatuh pada 27 Oktober mendatang. "Ini event kedua. Tapi pertama yang digelar terpusat. Event pertama tahun 2005, digelar di tiap wilayah," pungkasnya.
(aww)