Xabi Alonso: Mourinho sudah cetak sejarah
Selasa, 16 Oktober 2012 - 00:22 WIB
Xabi Alonso: Mourinho sudah cetak sejarah
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang bertahan Real Madrid Xabi Alonso yakin akan sulit mencari pengganti Jose Mourinho apabila ia akan memutuskan hengkang dari Santiago Bernabeu. Ia juga membela sang pelatih dari komentar pemain Barcelona Xabi Hernandez yang mengatakan Mourinho tidak akan masuk dalam sejarah karena terlalu banyak berspekulasi kepada lawan.
Alonso membela Mourinho dengan mengatakan pelatih berjuluk The Special One adalah seorang pencipta sejarah yang telah melakukannya bersama beberapa klub, dan tengah menciptakan sejarah baru bersama Real Madrid.
"Dia telah membuat sejarah dan masih akan membuat sejarah. Ia juga masih dapat melakukan yang terbaik lebih dari sekarang. Karirnya telah mampu berbicara dan tidak banyak pelatih yang mampu mencapai yang telah ia raih," ungkap Alonso seperti dilansir FootballEspana.
"Akan sulit mengisi tempatnya apabila dia pergi. Saya sangat nyaman dengannya dan ia adalah pelatih yang saya inginkan. Kami memiliki hubungan baik, dan telah banyak berbicara tentang banyak hal. Ketika ia tidak lagi di sini, maka ia akan meninggalkan ruang kosong," terangnya.
Dia juga mengomentari tentang cedera yang menimpa rekan setimnya Marcelo, baginya kabar tersebut menjadi hal buruk bagi Real Madrid mengingat timnya saat ini tengah mengejar selisih poin dengan pemuncak klasemen sementara La Liga. “Bagi kami ini adalah kabar buruk. Marcelo sangat vital bagi kami,” tandasnya.
Alonso membela Mourinho dengan mengatakan pelatih berjuluk The Special One adalah seorang pencipta sejarah yang telah melakukannya bersama beberapa klub, dan tengah menciptakan sejarah baru bersama Real Madrid.
"Dia telah membuat sejarah dan masih akan membuat sejarah. Ia juga masih dapat melakukan yang terbaik lebih dari sekarang. Karirnya telah mampu berbicara dan tidak banyak pelatih yang mampu mencapai yang telah ia raih," ungkap Alonso seperti dilansir FootballEspana.
"Akan sulit mengisi tempatnya apabila dia pergi. Saya sangat nyaman dengannya dan ia adalah pelatih yang saya inginkan. Kami memiliki hubungan baik, dan telah banyak berbicara tentang banyak hal. Ketika ia tidak lagi di sini, maka ia akan meninggalkan ruang kosong," terangnya.
Dia juga mengomentari tentang cedera yang menimpa rekan setimnya Marcelo, baginya kabar tersebut menjadi hal buruk bagi Real Madrid mengingat timnya saat ini tengah mengejar selisih poin dengan pemuncak klasemen sementara La Liga. “Bagi kami ini adalah kabar buruk. Marcelo sangat vital bagi kami,” tandasnya.
(akr)