Vettel libas rekor Schumacher
Selasa, 16 Oktober 2012 - 10:12 WIB
Vettel libas rekor Schumacher
A
A
A
Sindonews.com – Kesuksesan pembalap Red Bull Racing Sebastian Vettel menjuarai Grand Prix (GP) Formula 1 (F1) Korea, Minggu (14/10), merupakan gelar ke-25 sepanjang kariernya.
Kemenangan itu sekaligus menempatkan Vettel sebagai pembalap termuda melewati rekor sebelumnya atas nama Michael Schumacher. Hasil tersebut juga membuat Vettel sukses mencatatkan tiga kemenangan beruntun setelah sebelumnya berhasil tampil jadi pemenang di GP Singapura dan GP Jepang. Hebatnya,kemenangan di GP Korea ini merupakan untuk kedua kalinya dari tiga kali negara tersebut menyelenggarakan F1.
Kemenangan ke-25 di usia 25 tahun dan 103 hari tersebut membuatnya mencatatkan namanya sebagai pemegang rekor pembalap termuda.Prestasinya itu kini mulai disejajarkan dengan sembilan pembalap legendaris yang juga pernah melampaui jumlah kemenangan sebesar itu. Selain Vettel dan Schumacher,ada beberapa pembalap lain yang juga meraih gelar lebih dari 25 kemenangan selama kariernya.
Mereka adalah Fernando Alonso, Ayrton Senna,Alain Prost,Jim Clark,Jackie Stewart,Niki Lauda,dan Nigel Mansell. Namun,ketika itu usia mereka sudah melebih dari dua pembalap asal Jerman di atas. Vettel berhasil melampaui pencapaian kemenangan ke-25 Schumacher ketika berusia 28 tahun dan 177 hari saat meraih juara di GP Prancis 1997.
Alhasil,rekor yang sudah bertahan selama 15 tahun itu kini telah terpecahkan.Vettel lebih muda tiga tahun dari Schumacher saat meraih titel termuda. Meski telah melampaui torehan Schumacher,keberhasilannya ini semakin membuat Vettel terpacu untuk bisa menciptakan beberapa rekor lagi di usianya yang masih sangat muda.
Kemenangan ini membawa Vettel ke pucuk klasemen sementara pembalap.Tambahan 25 poin membuatnya menggeser Alonso yang pada lomba kemarin hanya menyelesaikan lomba di podium ketiga.Kini,Vettel telah memiliki 215 poin atau berselisih enam angka dari Alonso yang turun ke posisi kedua dengan 209 poin. “Yang pasti,ini lebih baik daripada di belakang.Tapi, kami harus menjaga konsistensi balapan kami.
Sebab,itu merupakan yang paling penting,”kata Vettel,dikutip formula1.“Masih ada 100 poin untuk diperebutkan.Jadi,kami harus melakukan yang terbaik hingga akhir musim ini,” sambungnya. Selain itu,hasil pada lomba tersebut membuat tim yang ditukangi Christian Horner (Team Principal) dan Adrian Newey (Technical Chief),senang.
Apalagi,Mark Webber yang merupakan rekan Vettel, juga mampu meraih posisi terbaik kedua. Keberhasilan kedua pembalapnya itu membuat Red Bull Racing menjadi tim pertama musim ini yang mampu menempatkan pembalapnya finis di urutan 1 dan 2. Apalagi,sirkuit ini akan menjadi favorit tim Red Bull.Dengan suasana,aroma khas, dan kentalnya unsur budaya,Korea Selatan diharapkan bisa kembali menjadi salah satu sirkuit GP tahun depan,setelah banyak spekulasi akan membatalkannya.
Sementara itu kabar dari Ferrari,Vettel kemungkinan akan bergabung bersama tim Kuda Jingkrak pada 2014.Namun,itu tergantung dengan prestasi tim pabrikan asal Italia tersebut pada 2013 yang harus mampu bersaing meraih gelar juara dunia konstruktor. Menurut sebuah laporan di kutip dari BBC pada Senin pagi,Vettel telah menandatangani kontrak dengan Ferrari.
Namun,opsi tersebut untuk bergabung pada 2014.Tapi,itu pun tergantung pada hasil mereka.Tulisan dikontrak tersebut harus menunjukkan posisi Ferrari bisa berada dalam perburuan gelar konstruktor pada musim depan. Namun,bukan hanya posisi Ferrari di klasemen yang terbaik,yang terpenting juga memikirkan Fernando Alonso yang sampai saat ini belum mampu menjadi juara dunia.
Meski sudah meraih dua gelar juara dunia,Alonso meraihnya bersama tim Renault pada 2005 dan 2006 bukan bersama tim kuda jingkrak tersebut. Hal ini yang membuat kekhawatiran bagi Vettel jika melihat kondisi tim tersebut belum mampu bersaing dalam memperebutkan gelar juara konstruktor atau membawa pembalap meraih juara dunia.
Meski kedatangan Vettel masih dua tahun lagi,Ferrari kemungkinan tetap akan mempertahankan pembalapnya,Felipe Massa,untuk balapan musim depan. Sebab,karakteristik dari pembalap itu sudah sangat baik mengetahui sistem mobil tersebut.Namun,Jenson Button,Alonso,dan Hamilton merupakan tiga pembalap yang mungkin menjadi kandidat kuat pembalap Red Bull Racing pada 2014.Bagi Massa,ini merupakan kesempatan bagi pembalap asal Brasil untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pembalap terbaik di negaranya.
Sebab, sampai saat ini Massa belum sekali pun meraih gelar juara di musim ini.Dia hanya meraih podium kedua saat balapan di GP Singapura. Semua ini tentu saja membuat Massa merasa beruntung bisa mencicipi persaingan di F1 setahun lagi dengan Ferrari.Bahkan,dia merasa ingin mengamankan posisinya itu di musim-musim mendatangnya.
Padahal,sebelumnya Ferrari belum memutuskan masa depan Massa yang kontraknya bersama tim yang bermarkas di Maranello itu habis akhir musim ini. Menurut Tim Principal Ferrari Stefano Domenicali,kesempatan yang didapatkan pembalap berusia 31 tahun itu karena telah mengerti sisi tim dari mesin hingga ban.
Alhasil,dia masih memercayakan kesepakatan tersebut diperpanjang hingga akhir musim 2013. “Kami percaya dia adalah pembalap yang sangat hebat dan kuat.Itu sudah tidak diragukan lagi.Sebab,kita sudah mengambil keputusan,”kata Domenicali. “Saya yakin dia memahami mobil tim lebih baik.Begitu juga dengan ban yang sampai saat ini masih mengalami kendala saat balapan,”sambungnya.
Kemenangan itu sekaligus menempatkan Vettel sebagai pembalap termuda melewati rekor sebelumnya atas nama Michael Schumacher. Hasil tersebut juga membuat Vettel sukses mencatatkan tiga kemenangan beruntun setelah sebelumnya berhasil tampil jadi pemenang di GP Singapura dan GP Jepang. Hebatnya,kemenangan di GP Korea ini merupakan untuk kedua kalinya dari tiga kali negara tersebut menyelenggarakan F1.
Kemenangan ke-25 di usia 25 tahun dan 103 hari tersebut membuatnya mencatatkan namanya sebagai pemegang rekor pembalap termuda.Prestasinya itu kini mulai disejajarkan dengan sembilan pembalap legendaris yang juga pernah melampaui jumlah kemenangan sebesar itu. Selain Vettel dan Schumacher,ada beberapa pembalap lain yang juga meraih gelar lebih dari 25 kemenangan selama kariernya.
Mereka adalah Fernando Alonso, Ayrton Senna,Alain Prost,Jim Clark,Jackie Stewart,Niki Lauda,dan Nigel Mansell. Namun,ketika itu usia mereka sudah melebih dari dua pembalap asal Jerman di atas. Vettel berhasil melampaui pencapaian kemenangan ke-25 Schumacher ketika berusia 28 tahun dan 177 hari saat meraih juara di GP Prancis 1997.
Alhasil,rekor yang sudah bertahan selama 15 tahun itu kini telah terpecahkan.Vettel lebih muda tiga tahun dari Schumacher saat meraih titel termuda. Meski telah melampaui torehan Schumacher,keberhasilannya ini semakin membuat Vettel terpacu untuk bisa menciptakan beberapa rekor lagi di usianya yang masih sangat muda.
Kemenangan ini membawa Vettel ke pucuk klasemen sementara pembalap.Tambahan 25 poin membuatnya menggeser Alonso yang pada lomba kemarin hanya menyelesaikan lomba di podium ketiga.Kini,Vettel telah memiliki 215 poin atau berselisih enam angka dari Alonso yang turun ke posisi kedua dengan 209 poin. “Yang pasti,ini lebih baik daripada di belakang.Tapi, kami harus menjaga konsistensi balapan kami.
Sebab,itu merupakan yang paling penting,”kata Vettel,dikutip formula1.“Masih ada 100 poin untuk diperebutkan.Jadi,kami harus melakukan yang terbaik hingga akhir musim ini,” sambungnya. Selain itu,hasil pada lomba tersebut membuat tim yang ditukangi Christian Horner (Team Principal) dan Adrian Newey (Technical Chief),senang.
Apalagi,Mark Webber yang merupakan rekan Vettel, juga mampu meraih posisi terbaik kedua. Keberhasilan kedua pembalapnya itu membuat Red Bull Racing menjadi tim pertama musim ini yang mampu menempatkan pembalapnya finis di urutan 1 dan 2. Apalagi,sirkuit ini akan menjadi favorit tim Red Bull.Dengan suasana,aroma khas, dan kentalnya unsur budaya,Korea Selatan diharapkan bisa kembali menjadi salah satu sirkuit GP tahun depan,setelah banyak spekulasi akan membatalkannya.
Sementara itu kabar dari Ferrari,Vettel kemungkinan akan bergabung bersama tim Kuda Jingkrak pada 2014.Namun,itu tergantung dengan prestasi tim pabrikan asal Italia tersebut pada 2013 yang harus mampu bersaing meraih gelar juara dunia konstruktor. Menurut sebuah laporan di kutip dari BBC pada Senin pagi,Vettel telah menandatangani kontrak dengan Ferrari.
Namun,opsi tersebut untuk bergabung pada 2014.Tapi,itu pun tergantung pada hasil mereka.Tulisan dikontrak tersebut harus menunjukkan posisi Ferrari bisa berada dalam perburuan gelar konstruktor pada musim depan. Namun,bukan hanya posisi Ferrari di klasemen yang terbaik,yang terpenting juga memikirkan Fernando Alonso yang sampai saat ini belum mampu menjadi juara dunia.
Meski sudah meraih dua gelar juara dunia,Alonso meraihnya bersama tim Renault pada 2005 dan 2006 bukan bersama tim kuda jingkrak tersebut. Hal ini yang membuat kekhawatiran bagi Vettel jika melihat kondisi tim tersebut belum mampu bersaing dalam memperebutkan gelar juara konstruktor atau membawa pembalap meraih juara dunia.
Meski kedatangan Vettel masih dua tahun lagi,Ferrari kemungkinan tetap akan mempertahankan pembalapnya,Felipe Massa,untuk balapan musim depan. Sebab,karakteristik dari pembalap itu sudah sangat baik mengetahui sistem mobil tersebut.Namun,Jenson Button,Alonso,dan Hamilton merupakan tiga pembalap yang mungkin menjadi kandidat kuat pembalap Red Bull Racing pada 2014.Bagi Massa,ini merupakan kesempatan bagi pembalap asal Brasil untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pembalap terbaik di negaranya.
Sebab, sampai saat ini Massa belum sekali pun meraih gelar juara di musim ini.Dia hanya meraih podium kedua saat balapan di GP Singapura. Semua ini tentu saja membuat Massa merasa beruntung bisa mencicipi persaingan di F1 setahun lagi dengan Ferrari.Bahkan,dia merasa ingin mengamankan posisinya itu di musim-musim mendatangnya.
Padahal,sebelumnya Ferrari belum memutuskan masa depan Massa yang kontraknya bersama tim yang bermarkas di Maranello itu habis akhir musim ini. Menurut Tim Principal Ferrari Stefano Domenicali,kesempatan yang didapatkan pembalap berusia 31 tahun itu karena telah mengerti sisi tim dari mesin hingga ban.
Alhasil,dia masih memercayakan kesepakatan tersebut diperpanjang hingga akhir musim 2013. “Kami percaya dia adalah pembalap yang sangat hebat dan kuat.Itu sudah tidak diragukan lagi.Sebab,kita sudah mengambil keputusan,”kata Domenicali. “Saya yakin dia memahami mobil tim lebih baik.Begitu juga dengan ban yang sampai saat ini masih mengalami kendala saat balapan,”sambungnya.
(wbs)