Tiga legiun asing berebut satu posisi
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 19:49 WIB
Tiga legiun asing berebut satu posisi
A
A
A
Sindonews.com - Operator Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) memberikan kuota pemain asing di klub kasta tertinggi (IPL) sebanyak 4 pemain. Sedangkan kuota di Divisi Utama 3 pemain asing.
Namun Persiba Bantul yang musim lalu finish di posisi 4 besar IPL, hanya akan menggunakan 3 legiun asing saja untuk musim depan. Persoalan finansial salah satu yang menyebabkan klub berjuluk Laskar Sultan Agung ini tidak mampu memakasimalkan kuota legiun asing diberikan LPIS.
Lantas siapa kira-kira tiga legiun asing yang bakal berseragam merah-merah (jersey home Persiba) musim depan? Satu tempat kemungkinan besar diberikan kepada muka baru, striker asal Brazil, Marcio Souza. Satu tempat lagi diberikan kepada muka lama asal Argentina Ezequiel Gonzalez yang berposisi sebagai striker.
Asisten Pelatih Persiba Sajuri Syahid mengaku masih menimbang tiga legiun asing yang layak menjadi bagian dari Persiba musim depan. "Kita pasti membutuhkan Eze (Ezequiel Gonzalez), namun Eze belum memberikan jawaban. Kalau ya (bersedia bergabung lagi), pasti satu tempat pemain asing untuk dia. Marcio Souza juga layak direkomendasikan disodori kontrak," kata dia, kemarin.
Satu kuota yang tersisa masih menjadi 'rebutan' tiga legiun asing yang saat ini sedang menjalani seleksi di Persiba. Ketiga legiun asing itu adalah Camara Fassawa yang terakhir memperkuat Bontang FC, Bruno Casmir (PSS Sleman) dan Michael Ndubuisi (Persis Solo LPIS). Dua nama terakhir bukan muka baru bagi Persiba karena sebelumnya pernah membela klub kebangaan publik Bantul.
Camara, Casmir dan Ndubuisi punya kans yang menjadi bagian Persiba musim depan. Salah satu jajaran managemen yang membawa Camara untuk ikut seleksi. Sedangkan Casmir dan Ndubuisi diproyeksikan menggantikan duet lini belakang Wahyu Tanto dan Eduardo Bizzaro yang tidak diperpanjang kontraknya bersama Persiba.
Sajuri menjelaskan, secara skill Casmir memiliki potensi yang bagus. Disamping itu, pemain asal Kameran ini dianggap mampu menjadi semacam pengontrol ritme permainan. Namun, riwayat cedera pada tempurung lutut yang pernah dialami Casmir membuat managemen harus berpikir ulang. "Casmir masih dalam pertimbangan karena pernah mengalami cedera tulang tempurung lutut, kalau pas kambuh ini bisa berbahaya,” katanya.
Manager Persiba Briyanto mengatakan, saat ini managemen masih menimang tiga pemain asing yang akan menjadi bagian skuad Persiba musim depan. "Seleksi masih berlangsung. Kita akan melihat siapa yang akan kita sodori kontrak, tentunya berdasarkan posisi yang sesuai dengan kebutuhan tim," ungkapnya.
Dia mengakui, Persiba hanya membutuhkan 3 legiun asing meski dalam regulasi diperbolehkan memakai jasa 4 pemain asing. "Pertimbangannya karena kondisi finansial. Saat ini, Persiba juga punya visi dan misi untuk memberikan peluang kepada pemain lokal khususnya pemain asli Bantul," jelasnya.
Namun Persiba Bantul yang musim lalu finish di posisi 4 besar IPL, hanya akan menggunakan 3 legiun asing saja untuk musim depan. Persoalan finansial salah satu yang menyebabkan klub berjuluk Laskar Sultan Agung ini tidak mampu memakasimalkan kuota legiun asing diberikan LPIS.
Lantas siapa kira-kira tiga legiun asing yang bakal berseragam merah-merah (jersey home Persiba) musim depan? Satu tempat kemungkinan besar diberikan kepada muka baru, striker asal Brazil, Marcio Souza. Satu tempat lagi diberikan kepada muka lama asal Argentina Ezequiel Gonzalez yang berposisi sebagai striker.
Asisten Pelatih Persiba Sajuri Syahid mengaku masih menimbang tiga legiun asing yang layak menjadi bagian dari Persiba musim depan. "Kita pasti membutuhkan Eze (Ezequiel Gonzalez), namun Eze belum memberikan jawaban. Kalau ya (bersedia bergabung lagi), pasti satu tempat pemain asing untuk dia. Marcio Souza juga layak direkomendasikan disodori kontrak," kata dia, kemarin.
Satu kuota yang tersisa masih menjadi 'rebutan' tiga legiun asing yang saat ini sedang menjalani seleksi di Persiba. Ketiga legiun asing itu adalah Camara Fassawa yang terakhir memperkuat Bontang FC, Bruno Casmir (PSS Sleman) dan Michael Ndubuisi (Persis Solo LPIS). Dua nama terakhir bukan muka baru bagi Persiba karena sebelumnya pernah membela klub kebangaan publik Bantul.
Camara, Casmir dan Ndubuisi punya kans yang menjadi bagian Persiba musim depan. Salah satu jajaran managemen yang membawa Camara untuk ikut seleksi. Sedangkan Casmir dan Ndubuisi diproyeksikan menggantikan duet lini belakang Wahyu Tanto dan Eduardo Bizzaro yang tidak diperpanjang kontraknya bersama Persiba.
Sajuri menjelaskan, secara skill Casmir memiliki potensi yang bagus. Disamping itu, pemain asal Kameran ini dianggap mampu menjadi semacam pengontrol ritme permainan. Namun, riwayat cedera pada tempurung lutut yang pernah dialami Casmir membuat managemen harus berpikir ulang. "Casmir masih dalam pertimbangan karena pernah mengalami cedera tulang tempurung lutut, kalau pas kambuh ini bisa berbahaya,” katanya.
Manager Persiba Briyanto mengatakan, saat ini managemen masih menimang tiga pemain asing yang akan menjadi bagian skuad Persiba musim depan. "Seleksi masih berlangsung. Kita akan melihat siapa yang akan kita sodori kontrak, tentunya berdasarkan posisi yang sesuai dengan kebutuhan tim," ungkapnya.
Dia mengakui, Persiba hanya membutuhkan 3 legiun asing meski dalam regulasi diperbolehkan memakai jasa 4 pemain asing. "Pertimbangannya karena kondisi finansial. Saat ini, Persiba juga punya visi dan misi untuk memberikan peluang kepada pemain lokal khususnya pemain asli Bantul," jelasnya.
(aww)