Petembak Jatim terima bonus terbesar

Jum'at, 19 Oktober 2012 - 21:09 WIB
Petembak Jatim terima...
Petembak Jatim terima bonus terbesar
A A A
Sindonews.com - Kegagalan Jatim mempertahankan juara umum tidak berimbas pada induk cabang olahraga. Bahkan sebanyak lima cabor dipastikan tetap bisa "kipas-kipas" uang bonus over target.

Lima cabang olahraga yang bakal menerima bonus over target tersebut adalah menembak, atletik, senam, sepak takraw dan squash. Kelima cabor ini mendulang emas melebihi dari target awal KONI. Menembak menjadi cabor paling banyak over target setelah mendulang 10 emas dari target awal lima emas.

Selain menembak, sepak takraw yang ditarget 2 emas, ternyata bisa menyumbangkan 5 emas. Kemudian senam yang dibebani 6 emas, mampu meraih 7 emas. Sedangkan atletik yang ditarget 6 mampu meraih 9 emas dan squas yang ditarget 1 emas memperoleh 2 emas.

Ketua Harian KONI Jatim Dhimam Abror mengatakan bonus over target sudah sesuai kesepakatan awal. "Kami juga telah menyiapkan bonus untuk cabor yang over target. Bonus over target sebaiknya diterima Pengprov untuk dikelola sendiri bagaimana mengaturnya, " ujarnya.

Dijelaskan Abror, untuk nominal bonus yang bakal dikucurkan untuk cabor yang over target tersebut nilainya untuk satu keping emas senilai Rp 75 juta. Selanjutnya bonus itu nantinya yang akan mengambil adalah pihak Pengprovnya. "Bonusnya juga bisa diambil pekan depan. Semuanya akan segera kita tuntaskan," jelasnya.

Dari hitungan kasar, bonus over target menembak paling besar karena bakal mendapatkan Rp 75 juta kali 5 emas yakni Rp 375 juta. Disusul sepak takraw memperoleh bonus Rp 225 juta. Lantas cabor senam bakal menerima kucuran dana bonus over target senilai Rp 75 juta. Kemudian atletik yang over 3 emas akan mendapatkan bonus Rp 225 juta. Lantas squash mendapatkan bonus Rp 75 juta.

Dikonfirmasi terpisah manager menembak Jatim, Rusdiarno tidak mau berkomentar banyak terkait bonus over target yang paling besar dari semua cabor ini. "Saya mau bilang apa lagi, kalau memang KONI mengatakan dikelola Pengprov, ya akan kita kelola," ujarnya.

Tapi bisa jadi, uang yang dikeluarkan Roesdiarno selama PON jauh lebih besar dari bonus over target yang akan diterima Pengprov Perbakin. "Cari tahu sendiri ke atlet berapa uang saku yang diberikan manajer kepada atlet dan tanya pelatih berapa uang manajer yang keluar selama PON," ucapnya.
(aww)
Berita Terkini
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
3 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
3 jam yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
3 jam yang lalu
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
4 jam yang lalu
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
6 jam yang lalu
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
15 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved