Presiden WBC bantah Morales terlibat doping
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 14:00 WIB
Presiden WBC bantah Morales terlibat doping
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Dewan Tinju Dunia (WBC), Jose Sulaiman membantah Erik Morales telah terlibat doping. Hal ini disampaikannya setelah Badan Anti Doping Amerika Serikat (USADA) membeberkan penggunaan barang haram tersebut yang dilakukan oleh petinju Meksiko ini.
Petinju veteran Eric Morales telah terbukti menggunakan doping setelah USADA melakukan tes pertama (sampel A) sebelum petinju Meksiko ini melakukan pertarungan dengan Danny Garcia akhir pekan ini yang akan berlangsung di Barclays Center.
Menurut CEO Golden Boy Promotions, Richard Schaefer mengatakan pada selasa lalu setelah diuji oleh USADA dia terbukti positif menggunakan doping. Meski kabar terbaru menyebutkan bahwa petinju berusia 34 tahun tersebut tetap diizinkan bertarung melawan Garcia, namun dia tetap tidak yakin Morales bisa memenuhi syarat untuk memperjuangkan sabuk kejuaraannya setelah USADA akan melakukan uji kedua (sampel B) usai pertarungan.
Namun, Sulaiman mengatakan hal itu belum diketahui kebenarannya. “Pemberitaan ini merupakan sebuah rumor palsu,” jelasnya seperti dilansir Sky Sports, Sabtu (20/10/2012).
“Pasalnya, perwakilan dari World Boxing Council di New York, Joe Dwyer, dan Komisi tinju New York tidak mengetahui adanya bukti positif doping dan pengambilan sampel tersebut. Jadi, itu tidak valid. Dalam aturan WBC bahwa tes obat hanya boleh dilakukan di ruang ganti sebelum atau setelah melawan.”
“Jika pertarungan sudah berlangsung, maka akan mutlak bahwa Dewan Tinju Dunia telah meloloskan kedua petinju ini melakukan pertarungan setelah mereka lolos dari persyaratan pengujian obat. Jadi, hanya Komisi Tinju WBC yang memiliki wewenang untuk mengungkapkan hasil tes positif.” Pungkasnya.
Petinju veteran Eric Morales telah terbukti menggunakan doping setelah USADA melakukan tes pertama (sampel A) sebelum petinju Meksiko ini melakukan pertarungan dengan Danny Garcia akhir pekan ini yang akan berlangsung di Barclays Center.
Menurut CEO Golden Boy Promotions, Richard Schaefer mengatakan pada selasa lalu setelah diuji oleh USADA dia terbukti positif menggunakan doping. Meski kabar terbaru menyebutkan bahwa petinju berusia 34 tahun tersebut tetap diizinkan bertarung melawan Garcia, namun dia tetap tidak yakin Morales bisa memenuhi syarat untuk memperjuangkan sabuk kejuaraannya setelah USADA akan melakukan uji kedua (sampel B) usai pertarungan.
Namun, Sulaiman mengatakan hal itu belum diketahui kebenarannya. “Pemberitaan ini merupakan sebuah rumor palsu,” jelasnya seperti dilansir Sky Sports, Sabtu (20/10/2012).
“Pasalnya, perwakilan dari World Boxing Council di New York, Joe Dwyer, dan Komisi tinju New York tidak mengetahui adanya bukti positif doping dan pengambilan sampel tersebut. Jadi, itu tidak valid. Dalam aturan WBC bahwa tes obat hanya boleh dilakukan di ruang ganti sebelum atau setelah melawan.”
“Jika pertarungan sudah berlangsung, maka akan mutlak bahwa Dewan Tinju Dunia telah meloloskan kedua petinju ini melakukan pertarungan setelah mereka lolos dari persyaratan pengujian obat. Jadi, hanya Komisi Tinju WBC yang memiliki wewenang untuk mengungkapkan hasil tes positif.” Pungkasnya.
(aww)