Crutchlow menyesal kehilangan poin penting
Minggu, 21 Oktober 2012 - 22:39 WIB
Crutchlow menyesal kehilangan poin penting
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Monster Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow, kehilangan poin penting di Grand Prix Malaysia, ketika dia mengalami kecelakaan di tikungan terakhir di lap 11. Ia mengungkapkan jika hasil di akhir pekan ini merupakan hasil yang sangat mengecewakan.
Crutchlow mengaku kecewa ketika dirinya terlempar ke peringkat ketujuh klasemen pembalap sementara MotoGP musim ini, sementara dia ingin mempertahankan posisi kelima. Kegagalan yang dialami pembalap berusia 26 tahun tersebut akibat adanya genangan air yang menyebabkan ia kehilangan kendali motornya.
"Jujur, ini menjadi akhir pekan yang cukup mengecewakan bagi saya serta tim. Saya sebelumnya ingin mempertahankan posisi kelima di kejuaraan MotoGP, namun kini semakin terlihat sulit ketika melihat Alvaro Bautista dan Valentino Rossi berada di atas saya," tegasnya, dilansir Crash, Minggu (21/10/2012).
"Ketika hujan deras mengguyur lintasan Sirkuit Sepang, saya kesulitan untuk mengendalikan motor saya. Sehingga, di lap 11 kejadian yang saya tidak inginkan akhirnya terjadi. Menurut saya, tim sangat baik melakukan perbaikian motor ketika kondisi cuaca cerah (trek kering), jadi ketika cuacu buruk itu mengancam keselamatan saya mereka tidak bisa melakukan apa-apa."
"Karenanya, peristiwa ini bisa menjadi pengalaman yang baik di masa depan," tandas pembalap asal Inggris itu.
Crutchlow mengaku kecewa ketika dirinya terlempar ke peringkat ketujuh klasemen pembalap sementara MotoGP musim ini, sementara dia ingin mempertahankan posisi kelima. Kegagalan yang dialami pembalap berusia 26 tahun tersebut akibat adanya genangan air yang menyebabkan ia kehilangan kendali motornya.
"Jujur, ini menjadi akhir pekan yang cukup mengecewakan bagi saya serta tim. Saya sebelumnya ingin mempertahankan posisi kelima di kejuaraan MotoGP, namun kini semakin terlihat sulit ketika melihat Alvaro Bautista dan Valentino Rossi berada di atas saya," tegasnya, dilansir Crash, Minggu (21/10/2012).
"Ketika hujan deras mengguyur lintasan Sirkuit Sepang, saya kesulitan untuk mengendalikan motor saya. Sehingga, di lap 11 kejadian yang saya tidak inginkan akhirnya terjadi. Menurut saya, tim sangat baik melakukan perbaikian motor ketika kondisi cuaca cerah (trek kering), jadi ketika cuacu buruk itu mengancam keselamatan saya mereka tidak bisa melakukan apa-apa."
"Karenanya, peristiwa ini bisa menjadi pengalaman yang baik di masa depan," tandas pembalap asal Inggris itu.
(aww)