Tolak perang rasisme, Ferdinand terancam absen hadapi Braga
Senin, 22 Oktober 2012 - 10:50 WIB
Tolak perang rasisme, Ferdinand terancam absen hadapi Braga
A
A
A
Sindonews.com –Bek Manchester United Rio Ferdinand terancam tak akan diturunkan saat tim berjuluk Setan Merah itu menghadapi Braga di ajang liga Champions. Hal tersebut tak lepas dari kekecewaan pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson atas sikap Ferdinand yang tak mendukung aksi anti rasisme yang tengah digaungkan sepakbola Inggris.
Sebelumnya seluruh pemain Manchester United diwajibkan memakai baju bertuliskan ‘Kick it Out’ sebagai wujud dukungan terhadap aksi perang melawan rasisme. Namun, ketika para punggawa United mengenakan baju tersebut saat pemanasan jelang menghadapi Stoke City pada akhir peka lalu. Ferdinand justru terlihat tak memakai baju itu.
Akibatnya, Ferguson atau yang akrab disapa Fergie itu kecewa berat dengan sikap yang ditunjukan pemain asal Inggris itu. Dikabarkan selain tak dimainkan menghadai Braga, Ferdinand juga terancam dikenai denda sebesar 220 ribu poundsterling atau setara dengan Rp 3 miliar.
“Saya sangat kecewa dengan Rio Ferdinand yang tak ingin memakai kaus tersebut. Ini sagat memalukan bagi saya dan kami akan memprosesnya. Tak ada keraguan akan hal itu,” ungkap Ferguson seperti dikutip The Sun, Senin (22/10/2012)
Sebelumnya seluruh pemain Manchester United diwajibkan memakai baju bertuliskan ‘Kick it Out’ sebagai wujud dukungan terhadap aksi perang melawan rasisme. Namun, ketika para punggawa United mengenakan baju tersebut saat pemanasan jelang menghadapi Stoke City pada akhir peka lalu. Ferdinand justru terlihat tak memakai baju itu.
Akibatnya, Ferguson atau yang akrab disapa Fergie itu kecewa berat dengan sikap yang ditunjukan pemain asal Inggris itu. Dikabarkan selain tak dimainkan menghadai Braga, Ferdinand juga terancam dikenai denda sebesar 220 ribu poundsterling atau setara dengan Rp 3 miliar.
“Saya sangat kecewa dengan Rio Ferdinand yang tak ingin memakai kaus tersebut. Ini sagat memalukan bagi saya dan kami akan memprosesnya. Tak ada keraguan akan hal itu,” ungkap Ferguson seperti dikutip The Sun, Senin (22/10/2012)
(wbs)