Selalu ada cerita mengerikan di Sepang Malaysia
Senin, 22 Oktober 2012 - 11:35 WIB
Selalu ada cerita mengerikan di Sepang Malaysia
A
A
A
Sindonews.com - Sirkuit Sepang dalam setiap pergelaranya memang menyisakan banyak cerita, setelah tahun lalu diberhentikan karena tewasnya bintang muda berbakat Marco Simoncelli, kegagalan menyelesaikan balapan juga kembali terjadi Minggu (21/10) kemarin. Namun kali ini karena faktor cuaca yang memaksa pengelola balapan memutuskan menghentikan lomba di lap ke-13.
Pembalap Gresini Honda itu tewas setelah mengalami kecelakaan mengerikan pada GP Sepang di Malaysia, Minggu 23 Oktober 2011 silam. Balapan dihentikan saat menginjak menit keempat saat Simoncelli terjatuh di bagian tengah trek dan tertabrak oleh Colin Edwards.
Bahkan kemarin Minggu 21 Oktober 2012 , lagi-lagi balap di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, dihentikan sementara di lap 13 karena hujan deras. Panitia lomba terpaksa mengibarkan bendera merah karena kondisi yang sudah tidak memungkinkan.
Tanda-tanda akan dihentikannya lomba sudah terlihat setelah beberapa pembalap sudah memberikan tanda meminta agar lomba dihentikan. Beberapa pembalap juga sempat terjatuh akibat hujan deras ini.
Bahkan sesaat sebelum pengelola balapan mengibarkan bendera merah, Jorge Lorenzo yang sedang mengejar Dani Pedrosa, sempat oleng meski masih bisa mengendalikan tunggangannya.
Tidak berselang lama, semua pembalap ditarik ke paddock karena lintasan dianggap terlalu berbahaya untuk balapan. Namun dengan menyisakan 7 lap, sesuai regulasi MotoGP, panitia belum bisa menghentikan balapan. Karena minimal balapan bisa dihentikan karena kondisi cuaca jika hanya menyisakan 5 lap.
Tapi setelah menunggu beberapa saat dan cuaca tidak membaik, akhirnya diputuskan balapan dihentikan, dengan Dani Pedrosa sebagai pemenanga. Di posisi kedua ada Jorge Lorenzo, dan di posisi ketiga Casey Stoner.
Dengan kemenangan ini Pedrosa semakin mendekati Lorenzo dalam perebutan gelar juara. Keduanya kini hanya terpaut 23 poin, dengan Lorenzo masih memuncaki klasemen sementara. Mereka sama-sama telah mengantongi enam kemenangan dari 16 seri yang telah tergelar. Masih ada dua balapan yang akan digelar di Australia dan Valencia.
Bisa menyelesaikan lomba dengan kondisi cuaca yang sangat ekstrem, Lorenzo mengaku bahagia. Walau ia kembali tak mampu memenangi balapan meski start dari posisi terdepan.
Pembalap Gresini Honda itu tewas setelah mengalami kecelakaan mengerikan pada GP Sepang di Malaysia, Minggu 23 Oktober 2011 silam. Balapan dihentikan saat menginjak menit keempat saat Simoncelli terjatuh di bagian tengah trek dan tertabrak oleh Colin Edwards.
Bahkan kemarin Minggu 21 Oktober 2012 , lagi-lagi balap di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, dihentikan sementara di lap 13 karena hujan deras. Panitia lomba terpaksa mengibarkan bendera merah karena kondisi yang sudah tidak memungkinkan.
Tanda-tanda akan dihentikannya lomba sudah terlihat setelah beberapa pembalap sudah memberikan tanda meminta agar lomba dihentikan. Beberapa pembalap juga sempat terjatuh akibat hujan deras ini.
Bahkan sesaat sebelum pengelola balapan mengibarkan bendera merah, Jorge Lorenzo yang sedang mengejar Dani Pedrosa, sempat oleng meski masih bisa mengendalikan tunggangannya.
Tidak berselang lama, semua pembalap ditarik ke paddock karena lintasan dianggap terlalu berbahaya untuk balapan. Namun dengan menyisakan 7 lap, sesuai regulasi MotoGP, panitia belum bisa menghentikan balapan. Karena minimal balapan bisa dihentikan karena kondisi cuaca jika hanya menyisakan 5 lap.
Tapi setelah menunggu beberapa saat dan cuaca tidak membaik, akhirnya diputuskan balapan dihentikan, dengan Dani Pedrosa sebagai pemenanga. Di posisi kedua ada Jorge Lorenzo, dan di posisi ketiga Casey Stoner.
Dengan kemenangan ini Pedrosa semakin mendekati Lorenzo dalam perebutan gelar juara. Keduanya kini hanya terpaut 23 poin, dengan Lorenzo masih memuncaki klasemen sementara. Mereka sama-sama telah mengantongi enam kemenangan dari 16 seri yang telah tergelar. Masih ada dua balapan yang akan digelar di Australia dan Valencia.
Bisa menyelesaikan lomba dengan kondisi cuaca yang sangat ekstrem, Lorenzo mengaku bahagia. Walau ia kembali tak mampu memenangi balapan meski start dari posisi terdepan.
(wbs)