Tampil mengecewakan, Sajuri coret Basri Lohy
Senin, 22 Oktober 2012 - 15:23 WIB
Tampil mengecewakan, Sajuri coret Basri Lohy
A
A
A
Sindonews.com – Sukses Persiba Bantul menjuarai Batik Cup, tidak berimbas pada pemain seleksi seperti Hasan Basri Lohy. Winger PSIS Semarang ini dipastikan tidak akan dipanggil lagi untuk seleksi lanjutan. Alasannya, karena performa Basri di bawah standar.
Pelatih Persiba, Sajuri Syahid mengungkapkan, secara pribadi dirinya kecewa dengan performa Basri. Menurutnya, pemain mungil yang juga pernah bermain untulk PSIM Yogyakarta memiliki speed yang baik. Sayang, Basri gagal menunjukkan performa terbaik saat diturunkan melawan Divisi Utama All Star.
“Speed dia bagus. Tapi performanya secara keseluruhan mengecewakan. Sulit untuk memanggilnya kembali bergabung pada latihan berikutnya. Performanya terlalu mengecewakan. Kita akan cari yang lain saja,” kata Sajuri, Senin (22/10/2012).
Menurut Sajuri, selain Basri eks striker Persijap Jepara Nurhadi turut masuk daftar coret. Menurut dia, Nurhadi gagal bermain apik selama turnamen berlangsung. Padahal, permainan rekan setimnya di Persijap, I Made Wirahadi cukup mengesankan. Demikian halnya dengan Danan Puspito.
Dia mengatakan, Laskar Sultan Agung, bakal mencari pemain lain yang lebih baik. Namun, kebiajakn itu tidak serta merta menutup peluang Nurhadi. Dia akan tetap dipertahankan jika tidak ada pemain yang merapat lebih baik darinya. “Kalau tidak ada yang lebih baik, kita pertahankan,” kata dia.
Di samping pemain yang dinilai under perform, Sajuri mengapresiasi beberapa pemain seleksi. Bruno Casmir misalnya. Eks stopper PSS ini dinilai layak kembali membela Persiba berkat konsistensi permainannya selama turnamen berlangsung. Pemain tengah Camarra Fassawa juga dinilai cukup baik.
“Camarra bermain hanya 30 menit, tapi performanya cukup baik. Bruno juga masih layak kembali memperkuat Persiba. Sedangkan Marcio Souza tentu dia sangat kami rekomendasikan untuk mengisi lini depan kami,” tegasnya.
Persiba sendiri langsung bubar setelah turnamen berakhir. Tim direncanakan kembali berkumpul antara 1-15 November mendatang. “Banyak turnamen yang bisa diikutio. Tapi kita harus memilih. Kita kumpulkan lagi November ,” kata Wakil Manajer Persiba, Bagus Nur Edi Wijaya.
Pelatih Persiba, Sajuri Syahid mengungkapkan, secara pribadi dirinya kecewa dengan performa Basri. Menurutnya, pemain mungil yang juga pernah bermain untulk PSIM Yogyakarta memiliki speed yang baik. Sayang, Basri gagal menunjukkan performa terbaik saat diturunkan melawan Divisi Utama All Star.
“Speed dia bagus. Tapi performanya secara keseluruhan mengecewakan. Sulit untuk memanggilnya kembali bergabung pada latihan berikutnya. Performanya terlalu mengecewakan. Kita akan cari yang lain saja,” kata Sajuri, Senin (22/10/2012).
Menurut Sajuri, selain Basri eks striker Persijap Jepara Nurhadi turut masuk daftar coret. Menurut dia, Nurhadi gagal bermain apik selama turnamen berlangsung. Padahal, permainan rekan setimnya di Persijap, I Made Wirahadi cukup mengesankan. Demikian halnya dengan Danan Puspito.
Dia mengatakan, Laskar Sultan Agung, bakal mencari pemain lain yang lebih baik. Namun, kebiajakn itu tidak serta merta menutup peluang Nurhadi. Dia akan tetap dipertahankan jika tidak ada pemain yang merapat lebih baik darinya. “Kalau tidak ada yang lebih baik, kita pertahankan,” kata dia.
Di samping pemain yang dinilai under perform, Sajuri mengapresiasi beberapa pemain seleksi. Bruno Casmir misalnya. Eks stopper PSS ini dinilai layak kembali membela Persiba berkat konsistensi permainannya selama turnamen berlangsung. Pemain tengah Camarra Fassawa juga dinilai cukup baik.
“Camarra bermain hanya 30 menit, tapi performanya cukup baik. Bruno juga masih layak kembali memperkuat Persiba. Sedangkan Marcio Souza tentu dia sangat kami rekomendasikan untuk mengisi lini depan kami,” tegasnya.
Persiba sendiri langsung bubar setelah turnamen berakhir. Tim direncanakan kembali berkumpul antara 1-15 November mendatang. “Banyak turnamen yang bisa diikutio. Tapi kita harus memilih. Kita kumpulkan lagi November ,” kata Wakil Manajer Persiba, Bagus Nur Edi Wijaya.
(wbs)