Tersisa rasa Rusia di final ganda Kremlin
Selasa, 23 Oktober 2012 - 01:42 WIB
Tersisa rasa Rusia di final ganda Kremlin
A
A
A
Sindonews.com - Partai final Piala Kremlin 2012 pada Minggu (21/10) kemarin, memang telah mempertemukan petenis asal Denmark, Caroline Wozniacki, dengan Samantha Stosur dari Australia. Namun, di sektor ganda puteri menghadirkan petarungan yang tak kalah menarik, yakni sesama pasangan Rusia bertemu di partai puncak di Moskow.
Dalam petarungan itu, Maria Kirilenko/Nadia Petrova, yang lolos ke Kejuaraan WTA Istanbul, harus mengakui ketangguhan kompatriotnya yang juga unggulan teratas, Ekaterina Makarova/Elena Vesnina 6-3, 1-6, 10-8. "Ini benar-benar menakjubkan bisa menang di rumah (Moskow)," ujar Makarova, dikutip situs WTA, Senin (22/10).
"Saya sudah datang ke sini sejak saya masih kecil dan sejak saat itu saya ingin memenangkan turnamen ini. Ini menjadi momen yang besar dan menyelesaikan musim ini dengan kemenangan dan saya bisa masuk ke saat-saat jeda musim dengan perasaaan yang luar biasa setelah menang bersama Elena," paparnya.
Usai pertarungan ini, Makarova/Vesnina bisa meletakkan raketnya hingga pelatihan pramusim dimulai lagi satu bulan atau lebih, sementara Kirilenko/Petrova harus mengalihkan perhatiannya dan kembali berjibaku di Istanbul.
Dalam petarungan itu, Maria Kirilenko/Nadia Petrova, yang lolos ke Kejuaraan WTA Istanbul, harus mengakui ketangguhan kompatriotnya yang juga unggulan teratas, Ekaterina Makarova/Elena Vesnina 6-3, 1-6, 10-8. "Ini benar-benar menakjubkan bisa menang di rumah (Moskow)," ujar Makarova, dikutip situs WTA, Senin (22/10).
"Saya sudah datang ke sini sejak saya masih kecil dan sejak saat itu saya ingin memenangkan turnamen ini. Ini menjadi momen yang besar dan menyelesaikan musim ini dengan kemenangan dan saya bisa masuk ke saat-saat jeda musim dengan perasaaan yang luar biasa setelah menang bersama Elena," paparnya.
Usai pertarungan ini, Makarova/Vesnina bisa meletakkan raketnya hingga pelatihan pramusim dimulai lagi satu bulan atau lebih, sementara Kirilenko/Petrova harus mengalihkan perhatiannya dan kembali berjibaku di Istanbul.
(aww)