Azarenka difavoritkan, Serena bisa jadi ancaman
Selasa, 23 Oktober 2012 - 02:50 WIB
Azarenka difavoritkan, Serena bisa jadi ancaman
A
A
A
Sindonews.com - Victoria Azarenka menjadi favorit untuk menjadi petenis nomor satu dunia di akhir musim ini, namun dari delapan petenis puteri yang menembus Kejuaraan WTA Istanbul, terdapat satu nama yang bisa mengganjalnya, yakni petenis asal Amerika, Serena Williams.
Petenis berusia 30 tahun itu tidak bisa dipandang di sebelah mata, pasalnya kiprahnya di musim ini cukup mengagumkan. Penghuni peringkat tiga dunia tersebut telah memenangkan dua grand slam terakhir musim ini, selain itu dia juga meraih emas baik di tunggal maupun ganda Olimpiade London.
Setelah berkutat dengan masalah cedera dan kesehatan belakangan ini, dia mulai muncul lagi dan tidak terkalahkan di paruh musim kedua ini. Dia belum memainkan pertandingan sejak mengalahkan Azarenka untuk meraih gelar Grand Slam ke-15nya di AS Terbuka, September lalu. Saat kembali lagu, adik Venus Williams itu sudah harus turun di Kejuaraan WTA Istanbul dengan melawan Azarenka, Li Na (China) dan Angelique Kerber (Jerman) di babak round-robin.
Sementara itu di kelompok lainnya terdapat juara tahun lalu Petra Kvitova (Ceko), Maria Sharapova (Rusia), Sara Errani (Italia) dan Agnieszka Radwanska (Polandia).
"Saya pikir Serena yang pasti menjadi pemain terbaik dunia musim panas ini. Memenangkan dua grand slam dan Olimpiade. Yang pasti dia sedang on fire," tandas petenis peringkat empat, Radwanska, yang menjadi runner-up Serena di Wimbledon, dikutip NY Times, Senin malam (22/10).
Sementara itu, Serena menyatakan tidak peduli siapapun yang akan menjadi lawannya nanti. "Saya sangat senang berada di sini, saya berada di kelompok merah dengan Azarenka. Itu bisa menjadi lebih baik," tegasnya.
Petenis berusia 30 tahun itu tidak bisa dipandang di sebelah mata, pasalnya kiprahnya di musim ini cukup mengagumkan. Penghuni peringkat tiga dunia tersebut telah memenangkan dua grand slam terakhir musim ini, selain itu dia juga meraih emas baik di tunggal maupun ganda Olimpiade London.
Setelah berkutat dengan masalah cedera dan kesehatan belakangan ini, dia mulai muncul lagi dan tidak terkalahkan di paruh musim kedua ini. Dia belum memainkan pertandingan sejak mengalahkan Azarenka untuk meraih gelar Grand Slam ke-15nya di AS Terbuka, September lalu. Saat kembali lagu, adik Venus Williams itu sudah harus turun di Kejuaraan WTA Istanbul dengan melawan Azarenka, Li Na (China) dan Angelique Kerber (Jerman) di babak round-robin.
Sementara itu di kelompok lainnya terdapat juara tahun lalu Petra Kvitova (Ceko), Maria Sharapova (Rusia), Sara Errani (Italia) dan Agnieszka Radwanska (Polandia).
"Saya pikir Serena yang pasti menjadi pemain terbaik dunia musim panas ini. Memenangkan dua grand slam dan Olimpiade. Yang pasti dia sedang on fire," tandas petenis peringkat empat, Radwanska, yang menjadi runner-up Serena di Wimbledon, dikutip NY Times, Senin malam (22/10).
Sementara itu, Serena menyatakan tidak peduli siapapun yang akan menjadi lawannya nanti. "Saya sangat senang berada di sini, saya berada di kelompok merah dengan Azarenka. Itu bisa menjadi lebih baik," tegasnya.
(aww)