Sengsaranya mengurus klub bola di Indonesia

Selasa, 23 Oktober 2012 - 18:39 WIB
Sengsaranya mengurus...
Sengsaranya mengurus klub bola di Indonesia
A A A
Sindonews.com - Kondisi klub-klub sepak bola Indonesia yang semakin tidak menentu, tidak hanya berimbas langsung kepada pemain maupun ofisial tim. Tak kalah sengsara adalah pihak-pihak yang berada di belakang layar. Mereka yang seharusnya mendapat kontribusi dari jasanya, malah sering berkorban.

Krisis finansial di sejumlah klub memaksa sejumlah orang yang berada di jajaran manajemen menanggung imbasnya. Memiliki tanggung jawab terhadap tim, mau tidak mau mereka harus berupaya keras untuk menjaga situasi walau kadang harus merugikan diri sendiri.

Terutama di klub Indonesian Premier League (IPL), urusan menalangi pembiayaan klub sudah sangat biasa. Persebaya Surabaya yang masuk kategori klub besar saja ternyata juga tak bisa menghindar dari situasi tersebut. CEO Persebaya Surabaya I Gede Widiade harus merogoh kocek pribadinya hingga Rp3,6 miliar.

Ketika nominal itu belum juga dilunasi PT Pengelola Persebaya, dia juga harus mengeluarkan dana untuk pembentukan tim musim depan. Sumber di internal Persebaya mengatakan, bantuan dari Gede tersebut untuk pembayaran gaji pemain yang sempat tertunggak beberapa bulan lalu.

''Jadi PT Pengelola Persebaya punya utang sejumlah itu kepada Pak Gede. Belum jelas kapan akan dibayar. Itu belum termasuk utang tunggakan yang belakangan belum terbayar untuk kebutuhan operasional. Tampaknya Pak Gede sudah mulai bosan karena belum ada kejelasan,” tutur sumber tersebut.

Sama dengan klub-klub IPL lainnya, Persebaya memang tengah mengalami krisis keuangan. Tunggakan di sejumlah pos terpaksa masih belum dibayar dan itu sempat memunculkan kegelisahan Bonek, suporter Persebaya. Persebaya juga dikabarkan belum mempunyai modal untuk mengontrak pemain.

Manajemen Persik Kediri senasib sepenanggungan. Sunardi, Manajer Persik Kediri musim lalu, juga harus nombok sekira Rp2 miliar untuk menutup kebutuhan tim Macan Putih, terutama gaji pemain. Uang tombokan itu hingga sekarang juga belum dikembalikan oleh konsorsium PT Mitra Bola Indonesia.

Sunardi terpaksa menalangi kebutuhan gaji pemain karena dia menjadi pihak yang paling bertanggungjawab terhadap nasib tim. Bahkan rumahnya sempat didemo pemain yang belum menerima gaji selama beberapa bulan. ''Dari total utang Persik, sebagian memang ke Pak Sunardi,” kata Asisten Manajer Persik Arya Wisnu.

Sunardi mengeluarkan uang dari rekening pribadi karena dana dari konsorsium jauh di bawah kebutuhan tim. Akibatnya Persik limbung di tengah musim dan mengalami krisis keuangan. Praktis, untuk menutup gaji pemain dan operasional tim, terpaksa meminjam dari beberapa pihak.

Persema Malang juga mengalami situasi yang sama. Manajemen harus 'gotong royong' menambal kebutuhan operasional tim musim lalu. Walau tidak diketahui berapa hutang konsorsium kepada manajemen, namun pihak manajemen mengakui beberapa pihak harus merogoh saku pribadinya.

''Ada beberapa pengurus yang harus menalangi dulu karena situasinya musim lalu sangat tidak bagus. Kalau tidak begitu tim bisa terhenti di tengah jalan. Akhirnya kami berbuat apa saja agar tim bisa terus lanjut hingga musim berakhir. Untuk nominalnya saya kurang tahu pasti,” ungkap Asmuri, Manajer Persema Malang.

Klub lain pun mengalami hal serupa, seperti Persibo Bojonegoro yang juga mengalami krisis finansial musim lalu. Walau jumlahnya tidak terlalu signifikan, namun manajemen juga sempat harus pontang-panting mencari dana talangan agar tim bisa menyelesaikan kompetisi.

Situasi yang sungguh memprihatinkan. Manajemen yang seharusnya menikmati hasil kerja mereka dalam mengurus tim, justru harus tekor. Mereka yang rela mengeluarkan dana pribadi memang tidak mempunyai pilihan karena mau tak mau harus bertanggungjawab penuh terhadap nasib tim.
(aww)
Berita Terkait
Liga 2 Tercoreng, Kalteng...
Liga 2 Tercoreng, Kalteng Putra vs PSBS Biak Dihiasi Baku Pukul
Perwakilan Klub dan...
Perwakilan Klub dan Asosiasi Pemain Temui Menpora Minta Liga 2 Kembali Bergulir
Pemain Gresik United...
Pemain Gresik United Pilih Pulang Kampung Menjadi Petani
Persib Vs Persija :...
Persib Vs Persija : Kemenangan Jadi Harga Mati Kedua Tim
Usai Jalani Uji Coba...
Usai Jalani Uji Coba Terakhir, VAR Sudah Siap Digunakan di Liga 1
Kesalahan Wasit Masih...
Kesalahan Wasit Masih Terulang, Liga 1 Bakal Ada VAR di Musim Depan?
Berita Terkini
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
2 jam yang lalu
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
4 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
4 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
5 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
5 jam yang lalu
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved