KBB andalkan peraih emas PON di Porda
Selasa, 23 Oktober 2012 - 21:55 WIB
KBB andalkan peraih emas PON di Porda
A
A
A
Sindonews.com - Kabupaten Bandung Barat mengandalkan para atlet yang mewakili Jawa Barat di Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau untuk berlaga di Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2014. Hal itu mengingat tingginya sumbangsih para atlet daerah tersebut terhadap perolehan medali kontingen Jawa Barat.
Sumbangan medali emas para atlet asal Kabupaten Bandung Barat meningkat dua kali lipat. Jika pada PON sebelumnya yang digelar di Kalimantan Timur, mereka hanya menyumbang delapan medali emas untuk Jawa Barat. Pada PON 2012 ini putera-puteri Kabupaten Bandung Barat berhasil memberi sumbangan lima belas medali emas, 26 medali perak, dan 29 medali perunggu.
"Kami bersyukur para atlet asal Kabupaten Bandung Barat dapat berbicara banyak di even olahraga tingkat nasional. Dan mereka banyak menyumbang emas untuk provinsinya. Itu juga menjadi pertimbangan bagi para pengurus untuk mengandalkan mereka pada Porda 2014 yang rencananya digelar di Bekasi," kata Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat Erni Ernawan.
Hadirnya para atlet PON juga membuat Kabupaten Bandung Barat mengaku optimistis dapat meraih prestasi bagus di Porda 2014. Karena menurut Erni, hadirnya para atlet berprestasi tersebut dipastikan menjadi keuntungan bagi kontingen Kabupaten Bandung Barat. Para atlet PON juga dianggap sudah teruji, baik dalam segi kemampuan maupun mental bertanding.
"Kabupaten Bandung Barat merasa bangga memiliki atlet-atlet tersebut. Itu membuat kami merasa optimistis untuk menghadapi kabupaten/kota lain di Jawa Barat pada gelaran Porda nanti. Adanya para atlet PON merupakan kekuatan utama kami untuk merebut emas Porda di beberapa cabang olahraga," kata Erni.
Setelah memiliki modal utama berupa atlet berprestasi, Erni mengaku tidak ingin menyia-nyiakan mereka dengan persiapan yang kurang. Karena itu, pemusatan latihan untuka tim Porda dari Kabupaten Bandung Barat akan segera digelar dalam beberapa bulan ke depan.
"Percuma kita punya atlet-atlet bagus, tapi persiapannya kurang. Pelatcab untuk persiapan Porda langsung kami gelar begitu memasuki tahun 2013. Para atlet akan melalui berbagai rangkaian pembinaan, agar mereka semakin matang saat tampil di Porda 2014," kata Erni.
Dia menyebutkan, saat ini pihaknya masih dalam proses pencarian atlet untuk direkrut dalam kontingen Porda. Secara keseluruhan, proses persiapan Kabupaten Bandung Barat menghadapi Porda, ucap Erni, dilakukan sejak dua tahun sebelum event digelar.
Dia pun menyatakan kesanggupannya untuk membantu segala permasalahan yang dialami para atlet. Erni menjamin, KONI Kabupaten Bandung Barat bersikap terbuka untuk berkonsultasi dengan kontingennya. Upaya tersebut dilakukan agar para atlet fokus menjalani pembinaan dan tidak terganggu masalah lain.
"KONI siap bantu para atlet, selama itu masih dalam ranah dan kewenangan kami. Saya pun sudah meminta para pengurus setiap cabang olah raga untuk mendata apa saja kebutuhan dan persoalan calon kontingen kami. Baik itu atlet, pelatih, termasuh sarana latiha. Setelah diinventarisasi, segala kekurangannya kan bisa difasilitasi oleh KONI. Agar proses pembinaan sebelum berangkat ke Porda itu bisa fokus," kata Erni.
Sementara itu, Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kota Bandung Nurhasan mengatakan, Kabupaten Bandung Barat menjadi kekuatan baru yang diwaspadai pihaknya di ajang Porda 2014. Kawasan baru tersebut memiliki atlet yang dulu menjadi andalan Kabupaten Bandung.
"Kekuatan Kabupaten Bandung, saat ini berkurang karena adanya pemekaran menjadi Kabupaten Bandung Barat. Karena sejumlah atletnya masuk ke dalam teritorial Bandung Barat. Di sisi lain, meski merupakan kawasan Baru, Kabupaten Bandung Barat sudah diperhitungkan di ajang Porda," kata Nurhasan
Sumbangan medali emas para atlet asal Kabupaten Bandung Barat meningkat dua kali lipat. Jika pada PON sebelumnya yang digelar di Kalimantan Timur, mereka hanya menyumbang delapan medali emas untuk Jawa Barat. Pada PON 2012 ini putera-puteri Kabupaten Bandung Barat berhasil memberi sumbangan lima belas medali emas, 26 medali perak, dan 29 medali perunggu.
"Kami bersyukur para atlet asal Kabupaten Bandung Barat dapat berbicara banyak di even olahraga tingkat nasional. Dan mereka banyak menyumbang emas untuk provinsinya. Itu juga menjadi pertimbangan bagi para pengurus untuk mengandalkan mereka pada Porda 2014 yang rencananya digelar di Bekasi," kata Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat Erni Ernawan.
Hadirnya para atlet PON juga membuat Kabupaten Bandung Barat mengaku optimistis dapat meraih prestasi bagus di Porda 2014. Karena menurut Erni, hadirnya para atlet berprestasi tersebut dipastikan menjadi keuntungan bagi kontingen Kabupaten Bandung Barat. Para atlet PON juga dianggap sudah teruji, baik dalam segi kemampuan maupun mental bertanding.
"Kabupaten Bandung Barat merasa bangga memiliki atlet-atlet tersebut. Itu membuat kami merasa optimistis untuk menghadapi kabupaten/kota lain di Jawa Barat pada gelaran Porda nanti. Adanya para atlet PON merupakan kekuatan utama kami untuk merebut emas Porda di beberapa cabang olahraga," kata Erni.
Setelah memiliki modal utama berupa atlet berprestasi, Erni mengaku tidak ingin menyia-nyiakan mereka dengan persiapan yang kurang. Karena itu, pemusatan latihan untuka tim Porda dari Kabupaten Bandung Barat akan segera digelar dalam beberapa bulan ke depan.
"Percuma kita punya atlet-atlet bagus, tapi persiapannya kurang. Pelatcab untuk persiapan Porda langsung kami gelar begitu memasuki tahun 2013. Para atlet akan melalui berbagai rangkaian pembinaan, agar mereka semakin matang saat tampil di Porda 2014," kata Erni.
Dia menyebutkan, saat ini pihaknya masih dalam proses pencarian atlet untuk direkrut dalam kontingen Porda. Secara keseluruhan, proses persiapan Kabupaten Bandung Barat menghadapi Porda, ucap Erni, dilakukan sejak dua tahun sebelum event digelar.
Dia pun menyatakan kesanggupannya untuk membantu segala permasalahan yang dialami para atlet. Erni menjamin, KONI Kabupaten Bandung Barat bersikap terbuka untuk berkonsultasi dengan kontingennya. Upaya tersebut dilakukan agar para atlet fokus menjalani pembinaan dan tidak terganggu masalah lain.
"KONI siap bantu para atlet, selama itu masih dalam ranah dan kewenangan kami. Saya pun sudah meminta para pengurus setiap cabang olah raga untuk mendata apa saja kebutuhan dan persoalan calon kontingen kami. Baik itu atlet, pelatih, termasuh sarana latiha. Setelah diinventarisasi, segala kekurangannya kan bisa difasilitasi oleh KONI. Agar proses pembinaan sebelum berangkat ke Porda itu bisa fokus," kata Erni.
Sementara itu, Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kota Bandung Nurhasan mengatakan, Kabupaten Bandung Barat menjadi kekuatan baru yang diwaspadai pihaknya di ajang Porda 2014. Kawasan baru tersebut memiliki atlet yang dulu menjadi andalan Kabupaten Bandung.
"Kekuatan Kabupaten Bandung, saat ini berkurang karena adanya pemekaran menjadi Kabupaten Bandung Barat. Karena sejumlah atletnya masuk ke dalam teritorial Bandung Barat. Di sisi lain, meski merupakan kawasan Baru, Kabupaten Bandung Barat sudah diperhitungkan di ajang Porda," kata Nurhasan
(aww)