Ricken: Dortmund telah belajar dari kegagalan
Rabu, 24 Oktober 2012 - 17:54 WIB
Ricken: Dortmund telah belajar dari kegagalan
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang Borussia Dortmund Lars Ricken yakin timnya telah banyak belajar dari kegagalan musim lalu di Liga Champions. Skuad asuhan Juergen Klopp pada dini hari nanti akan menghadapi lawan berat Real Madrid pada laga lanjutan penyisihan Grup Liga Champions, meski begitu gelandang berusia 36 tahun itu merasa timnya akan mampu membuat perubahan.
"Tim telah belajar banyak tentang bermain di Eropa pada musim lalu. Belum lama ini mereka telah menunjukkannya ketika melawan Manchester City dan melakukan hal yang luar biasa. Saya pikir pada laga nanti kami akan memberikan hasil yang baik," ungkap Ricken seperti dilansir Soccerway, Rabu (24/10/2012).
Ricken sendiri tidak pernah mencicipi sukses melawan Madrid, tapi ia yakin kekesalan timnya akan muncul saat behadapan dengan tim Jose Mourinho itu. Ia merupakan bagian dari tim saat periode 1997/1998 ketika gagal melawan Real Madrid di semi final, dan Dortmund kembali merasakan hal yang sama pada tahun 2003.
"Saya tidak ingin mengingat permainan besar melawan Real Madrid. Kami menderita di semifinal Liga Champion 2003 kaerena kami kalah agregat dan tak menambah skor untuk menuntaskan Madrid," jelasnya.
"Saya melihat tentu saja kami akan mempersiapkan antisipasi sangat besar, terutama ketika tim superstar seperti Madrid akan datang. Aku berada di sana pada tahun 1998 saat kami mengalami kekalahan," tandasnya.
"Tim telah belajar banyak tentang bermain di Eropa pada musim lalu. Belum lama ini mereka telah menunjukkannya ketika melawan Manchester City dan melakukan hal yang luar biasa. Saya pikir pada laga nanti kami akan memberikan hasil yang baik," ungkap Ricken seperti dilansir Soccerway, Rabu (24/10/2012).
Ricken sendiri tidak pernah mencicipi sukses melawan Madrid, tapi ia yakin kekesalan timnya akan muncul saat behadapan dengan tim Jose Mourinho itu. Ia merupakan bagian dari tim saat periode 1997/1998 ketika gagal melawan Real Madrid di semi final, dan Dortmund kembali merasakan hal yang sama pada tahun 2003.
"Saya tidak ingin mengingat permainan besar melawan Real Madrid. Kami menderita di semifinal Liga Champion 2003 kaerena kami kalah agregat dan tak menambah skor untuk menuntaskan Madrid," jelasnya.
"Saya melihat tentu saja kami akan mempersiapkan antisipasi sangat besar, terutama ketika tim superstar seperti Madrid akan datang. Aku berada di sana pada tahun 1998 saat kami mengalami kekalahan," tandasnya.
(akr)