Ambisi besar dua petinju Indonesia
Kamis, 25 Oktober 2012 - 10:30 WIB
Ambisi besar dua petinju Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Dua petinju terbaik Tanah Air, Chris John dan Daud ‘Cino’ Yordan, siap mempertahankan gelar saat bertanding di Marina Bay Sands, Singapura, 9 November nanti. Pertarungan itu merupakan kedua kalinya bagi mereka tampil di Negeri Singa.
Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA Chris John bertekad mempertahankan sabuknya saat ditantang petinju Thailand Chonlatarn Piriyapinyo.Chris disinyalir akan mendapat rintangan berat saat menghadapi lawannya itu.Sebab, sampai saat ini Chonlatarn juga belum terkalahkan selama 44 kali bertanding. Bahkan,selama naik ring,dia telah 27 kali menang KO (knock Out).
Sementara Chris telah bertanding sebanyak 47 kali dan mencatat 22 kemenangan KO. Chris,yang mendapatkan gelar “WBA Fighter of Decade”,optimistis bisa mempertahankan gelar ke-17 selama sembilan tahun berkecimpung di atas ring.Menurut Chris, petinju Thailand itu memiliki gaya bertinju yang hampir sama dengan dirinya,yaitu counter boxer.
“Mudah-mudahan saya bisa menang dengan kondisi badan yang sehat.Saya pun akan memanfaatkan peluang dengan baik, terutama memukulnya jatuh di setiap ronde bila ada peluang,”kata Chris.“Saya memang harus cepat memukulnya jatuh.Karena, lawan saya ini memiliki gaya yang sama,” sambung petinju berusia 33 tahun itu.
Yang jelas,The Dragon—julukan Chris— sudah melakukan persiapan selama dua bulan menghadapi lawannya itu.Petinju asal Banjarnegara,Jawa Tengah,tersebut bahkan sudah mempersiapkan strategi untuk mengalahkan Chonlatarn.“Saya sudah melakukan persiapan selama satu hingga dua bulan.Bahkan,latihan sepekan bisa tiga kali di Autosport Center, Bekasi. Saya melakukan latihan dengan tiga petinju asing,Brandon (Australia) dan dua petinju asal Filipina,”ujar Chris.
“Pokoknya, sebelum naik ring,saya akan memikirkan langkah terbaik saat menjalani pertarungan nanti.Jika plan A saya tidak berhasil,saya masih mempunyai planB.” Selain Chris,petinju masa depan Indonesia Daud Yordan juga akan kembali bertanding untuk mempertahankan gelar kelas bulu IBO.Petinju berusia 25 tahun ini akan menghadapi petinju Mongolia Choijiljavyn ‘Choi’ Tseveenpurev.
Sebelumnya,Daud merebut gelar itu dari petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Marina Bay Sands,Mei lalu. Pada pertandingan terakhirnya,Choi mampu mengalahkan Bastien Rozeaux untuk merebut gelar WBC International Silver Featherweight.Petinju berusia 41 tahun ini juga memenangkan gelar bergengsi di seri turnamen Prizefighter pada Oktober 2011. Karena itu,Cino tetap waspada menghadapi lawannya itu,meski percaya diri mampu mengalahkannya.
“Saya percaya diri bisa mengalahkannya, tapi saya tetap waspada dengan mengantisipasi pukulan-pukulannya.Dia (Choi) cenderung banyak melakukan pukulan upercut dah hook.Itu yang nanti saya akan antisipasi,” kata Cino.
Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA Chris John bertekad mempertahankan sabuknya saat ditantang petinju Thailand Chonlatarn Piriyapinyo.Chris disinyalir akan mendapat rintangan berat saat menghadapi lawannya itu.Sebab, sampai saat ini Chonlatarn juga belum terkalahkan selama 44 kali bertanding. Bahkan,selama naik ring,dia telah 27 kali menang KO (knock Out).
Sementara Chris telah bertanding sebanyak 47 kali dan mencatat 22 kemenangan KO. Chris,yang mendapatkan gelar “WBA Fighter of Decade”,optimistis bisa mempertahankan gelar ke-17 selama sembilan tahun berkecimpung di atas ring.Menurut Chris, petinju Thailand itu memiliki gaya bertinju yang hampir sama dengan dirinya,yaitu counter boxer.
“Mudah-mudahan saya bisa menang dengan kondisi badan yang sehat.Saya pun akan memanfaatkan peluang dengan baik, terutama memukulnya jatuh di setiap ronde bila ada peluang,”kata Chris.“Saya memang harus cepat memukulnya jatuh.Karena, lawan saya ini memiliki gaya yang sama,” sambung petinju berusia 33 tahun itu.
Yang jelas,The Dragon—julukan Chris— sudah melakukan persiapan selama dua bulan menghadapi lawannya itu.Petinju asal Banjarnegara,Jawa Tengah,tersebut bahkan sudah mempersiapkan strategi untuk mengalahkan Chonlatarn.“Saya sudah melakukan persiapan selama satu hingga dua bulan.Bahkan,latihan sepekan bisa tiga kali di Autosport Center, Bekasi. Saya melakukan latihan dengan tiga petinju asing,Brandon (Australia) dan dua petinju asal Filipina,”ujar Chris.
“Pokoknya, sebelum naik ring,saya akan memikirkan langkah terbaik saat menjalani pertarungan nanti.Jika plan A saya tidak berhasil,saya masih mempunyai planB.” Selain Chris,petinju masa depan Indonesia Daud Yordan juga akan kembali bertanding untuk mempertahankan gelar kelas bulu IBO.Petinju berusia 25 tahun ini akan menghadapi petinju Mongolia Choijiljavyn ‘Choi’ Tseveenpurev.
Sebelumnya,Daud merebut gelar itu dari petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Marina Bay Sands,Mei lalu. Pada pertandingan terakhirnya,Choi mampu mengalahkan Bastien Rozeaux untuk merebut gelar WBC International Silver Featherweight.Petinju berusia 41 tahun ini juga memenangkan gelar bergengsi di seri turnamen Prizefighter pada Oktober 2011. Karena itu,Cino tetap waspada menghadapi lawannya itu,meski percaya diri mampu mengalahkannya.
“Saya percaya diri bisa mengalahkannya, tapi saya tetap waspada dengan mengantisipasi pukulan-pukulannya.Dia (Choi) cenderung banyak melakukan pukulan upercut dah hook.Itu yang nanti saya akan antisipasi,” kata Cino.
(wbs)