Beri dukungan, Ferrari pasang lambang AL Italia
Kamis, 25 Oktober 2012 - 14:16 WIB
Beri dukungan, Ferrari pasang lambang AL Italia
A
A
A
Sindonews.com - Tim Formula Satu Ferrari akan memasang lambang Angkatan Laut Italia pada mobilnya saat balapan Grand Prix yang berlangsung di India, Minggu 28 Oktober. Pemasangan lambang itu merupakan dukungan atas dua personel AL Italia yang sempat ditahan di India karena menembak dua nelayan yang diduga bajak laut.
Dalam pernyataan di situsnya hari ini, Rabu 24 Oktober, Ferrari mengatakan lambang tersebut akan ditaruh di badan mobil yang dikemudikan Fernando Alonso dan Felipe Massa.
"Dengan melakukan itu, Ferrari memberi penghormatan kepada salah satu entitas yang istimewa dari negara kami, juga berharap agar pihak berwenang Italia dan India segera menemukan jalan keluar dari situasi yang melibatkan dua personel Angkatan Laut Italia," demikian pengumuman tersebut seperti dilansir bbcsport, Kamis (25/10/2012).
Kedua Marinir Italia itu ditahan bulan Maret namun kemudian dibebaskan dengan jaminan setelah menembak dua nelayan yang mereka duga akan membajak kapal yang mendapat pengawalan AL Italia.
Massimiliano Latorre dan Salvatore Girone menembak dua nelayan India hingga tewas pada tanggal 15 Februari 2012 di lepas pantas India. Insiden ini sempat menimbulkan ketegangan politik karena pemerintah Roma menuntut agar keduanya dibebaskan dan pemerintah daerah negara bagian Kerala menolak penyelesaian di luar pengadilan.
Italia berpendapat kedua marinir seharusnya diadili di negara mereka karena insiden penembakan terjadi di kapal milik Italia dan di perairan internasional, namun India menegaskan insiden terjadi di perairannya.
Dalam pernyataan di situsnya hari ini, Rabu 24 Oktober, Ferrari mengatakan lambang tersebut akan ditaruh di badan mobil yang dikemudikan Fernando Alonso dan Felipe Massa.
"Dengan melakukan itu, Ferrari memberi penghormatan kepada salah satu entitas yang istimewa dari negara kami, juga berharap agar pihak berwenang Italia dan India segera menemukan jalan keluar dari situasi yang melibatkan dua personel Angkatan Laut Italia," demikian pengumuman tersebut seperti dilansir bbcsport, Kamis (25/10/2012).
Kedua Marinir Italia itu ditahan bulan Maret namun kemudian dibebaskan dengan jaminan setelah menembak dua nelayan yang mereka duga akan membajak kapal yang mendapat pengawalan AL Italia.
Massimiliano Latorre dan Salvatore Girone menembak dua nelayan India hingga tewas pada tanggal 15 Februari 2012 di lepas pantas India. Insiden ini sempat menimbulkan ketegangan politik karena pemerintah Roma menuntut agar keduanya dibebaskan dan pemerintah daerah negara bagian Kerala menolak penyelesaian di luar pengadilan.
Italia berpendapat kedua marinir seharusnya diadili di negara mereka karena insiden penembakan terjadi di kapal milik Italia dan di perairan internasional, namun India menegaskan insiden terjadi di perairannya.
(wbs)