Ancaman Stoner di Sirkuit Philip Island
Minggu, 28 Oktober 2012 - 08:19 WIB
Ancaman Stoner di Sirkuit Philip Island
A
A
A
Sindonews.com - Peluang Casey Stoner merebut gelar keenam beruntunnya di Philip Island makin terbuka setelah menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi GP Australia, kemarin. Dengan menempati grid terdepan pada balapan hari ini, dia optimistis akan mampu mewujudkan prestasi itu.
Pembalap Repsol Honda itu menempati pole position setelah mencatatkan waktu 1 menit 29,623 detik. Pembalap asal Australia tersebut berhasil mengungguli andalan tim Yamaha Jorge Lorenzo yang harus puas menempati posisi kedua dengan selisih 0,517 detik. Sementara rekan setim Stoner, Dani Pedrosa, hanya menjadi tercepat ketiga pada sesi kualifikasi itu setelah membukukan waktu 1:30,575.
Dengan menempatkan diri pada start terdepan, Stoner sebetulnya telah merusak skenario persaingan dua pembalap Spanyol— Lorenzo dan Pedrosa—yang sama-sama memburu peluang juara dunia lewat Philip Island.Sebab,selisih poin mereka memang sangat dekat, yakni Lorenzo hanya unggul 23 poin atas Pedrosa setelah kalah pada seri GP Malaysia di Sepang, pekan lalu.
Dengan munculnya Stoner sebagai pole sitter,tentunya persaingan di Philip Island tersebut tidak lagi antara Lorenzo dan Pedrosa,juga Stoner. “Saya berhasil meraih waktu tercepat dengan menggunakan ban keras.Saya merasa cukup beruntung karena tidak terjatuh.Jika tidak menurunkan kaki, mungkin ceritanya akan berbeda,”kata Stoner,dilansir heraldsun. “Ini benar-benar menyenangkan bisa kembali ke Philip Island dan meraih pole position di sirkuit ini.Tapi,yang penting saya merasa nyaman dengan kecepatan motor ini,”sambungnya.
Dengan hasil ini,Stoner memang makin percaya diri.Sebelum itu,dia sempat pesimistis dengan peluangnya meraih gelar juara keenam di Philip Island karena kondisi fisiknya belum pulih benar setelah operasi engkel kaki akibat insiden tabrakan pada sesi kualifikasi di GP Indianapolis.Apalagi,pada dua balapan terakhir,yakni GP Jepang dan Malaysia, dia hanya menempati posisi kelima dan ketiga.
Namun,dengan hasil menggembirakan pada sesi kualifikasi kemarin,semangat Stoner kembali menyala.Dia optimistis akan kembali menjadi yang tercepat seperti yang telah dilakukannya pada lima balapan sebelumnya,yakni 2007–2011. Apalagi,dia sangat ingin meninggalkan kesan yang sangat bagus di depan publiknya sendiri sebelum pensiun dari ajang MotoGP akhir musim ini.
Jadi,bagi pembalap berusia 27 tahun itu,kemenangan di Philip Island kali ini akan sangat berarti meskipun selama ini sudah membukukan 37 kemenangan dari 113 balapannya. Sebab,ini adalah momen terakhirnya tampil di Philip Island. “Sebelum ini,saya memang kurang nyaman mengendarai motor setelah mengalami cedera.Tapi,kini,akan menjadi cerita yang berbeda.Saya mampu mempercepat waktu pada satu putaran dan berhasil menyelesaikan kualifikasi di pole,”ucap Stoner,yang meraih pole ke-39 kalinya.
“Motor saya sangat baik dengan diimbangi kecepatan.Semoga kami menjaga performa ini pada balapan besok (hari ini) dengan berbuah kemenangan,” lanjutnya, Sementara itu, Lorenzo yang akan memulai balapan dari grid kedua dengan diapit dua pembalap Repsol Honda tersebut berharap bisa menjaga posisinya di atas Pedrosa.
Sebab,rekan senegaranya itu memang tengah mengincar posisinya. Jadi,dia akan lebih menjaga posisinya dari Pedrosa ketimbang Stoner. Menurut Lorenzo,Stoner mungkin akan sulit terkejar di lintasan tersebut karena pembalap Australia itu raja di Philip Island.
Namun,dia akan berusaha keras mengamankan posisi kedua untuk menjaga posisinya di puncak klasemen. “Stoner tak terkalahkan selama akhir pekan ini.Jadi,ini tidak aneh.Saya akan mencoba tetap berada di tempat kedua dan terus di depan Pedrosa,”papar Lorenzo.
Pembalap Repsol Honda itu menempati pole position setelah mencatatkan waktu 1 menit 29,623 detik. Pembalap asal Australia tersebut berhasil mengungguli andalan tim Yamaha Jorge Lorenzo yang harus puas menempati posisi kedua dengan selisih 0,517 detik. Sementara rekan setim Stoner, Dani Pedrosa, hanya menjadi tercepat ketiga pada sesi kualifikasi itu setelah membukukan waktu 1:30,575.
Dengan menempatkan diri pada start terdepan, Stoner sebetulnya telah merusak skenario persaingan dua pembalap Spanyol— Lorenzo dan Pedrosa—yang sama-sama memburu peluang juara dunia lewat Philip Island.Sebab,selisih poin mereka memang sangat dekat, yakni Lorenzo hanya unggul 23 poin atas Pedrosa setelah kalah pada seri GP Malaysia di Sepang, pekan lalu.
Dengan munculnya Stoner sebagai pole sitter,tentunya persaingan di Philip Island tersebut tidak lagi antara Lorenzo dan Pedrosa,juga Stoner. “Saya berhasil meraih waktu tercepat dengan menggunakan ban keras.Saya merasa cukup beruntung karena tidak terjatuh.Jika tidak menurunkan kaki, mungkin ceritanya akan berbeda,”kata Stoner,dilansir heraldsun. “Ini benar-benar menyenangkan bisa kembali ke Philip Island dan meraih pole position di sirkuit ini.Tapi,yang penting saya merasa nyaman dengan kecepatan motor ini,”sambungnya.
Dengan hasil ini,Stoner memang makin percaya diri.Sebelum itu,dia sempat pesimistis dengan peluangnya meraih gelar juara keenam di Philip Island karena kondisi fisiknya belum pulih benar setelah operasi engkel kaki akibat insiden tabrakan pada sesi kualifikasi di GP Indianapolis.Apalagi,pada dua balapan terakhir,yakni GP Jepang dan Malaysia, dia hanya menempati posisi kelima dan ketiga.
Namun,dengan hasil menggembirakan pada sesi kualifikasi kemarin,semangat Stoner kembali menyala.Dia optimistis akan kembali menjadi yang tercepat seperti yang telah dilakukannya pada lima balapan sebelumnya,yakni 2007–2011. Apalagi,dia sangat ingin meninggalkan kesan yang sangat bagus di depan publiknya sendiri sebelum pensiun dari ajang MotoGP akhir musim ini.
Jadi,bagi pembalap berusia 27 tahun itu,kemenangan di Philip Island kali ini akan sangat berarti meskipun selama ini sudah membukukan 37 kemenangan dari 113 balapannya. Sebab,ini adalah momen terakhirnya tampil di Philip Island. “Sebelum ini,saya memang kurang nyaman mengendarai motor setelah mengalami cedera.Tapi,kini,akan menjadi cerita yang berbeda.Saya mampu mempercepat waktu pada satu putaran dan berhasil menyelesaikan kualifikasi di pole,”ucap Stoner,yang meraih pole ke-39 kalinya.
“Motor saya sangat baik dengan diimbangi kecepatan.Semoga kami menjaga performa ini pada balapan besok (hari ini) dengan berbuah kemenangan,” lanjutnya, Sementara itu, Lorenzo yang akan memulai balapan dari grid kedua dengan diapit dua pembalap Repsol Honda tersebut berharap bisa menjaga posisinya di atas Pedrosa.
Sebab,rekan senegaranya itu memang tengah mengincar posisinya. Jadi,dia akan lebih menjaga posisinya dari Pedrosa ketimbang Stoner. Menurut Lorenzo,Stoner mungkin akan sulit terkejar di lintasan tersebut karena pembalap Australia itu raja di Philip Island.
Namun,dia akan berusaha keras mengamankan posisi kedua untuk menjaga posisinya di puncak klasemen. “Stoner tak terkalahkan selama akhir pekan ini.Jadi,ini tidak aneh.Saya akan mencoba tetap berada di tempat kedua dan terus di depan Pedrosa,”papar Lorenzo.
(wbs)