Pedrosa minta maaf kepada penggemarnya
Minggu, 28 Oktober 2012 - 15:37 WIB
Pedrosa minta maaf kepada penggemarnya
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Honda Dani Pedrosa meminta maaf kepada tim serta pendukungnya setelah tidak bisa memperkecil selisih poin untuk memperebutkan gelar juara MotoGP 2012 musim ini, setelah dia mengalami insiden. Pedrosa yang berusaha mencari kemenangan keempatnya secara berturut-turut harus puas kehilangan itu semua, ketika pada lap kedua pembalap Spanyol ini terjatuh dan tak mampu melanjutkan lomba.
Alhasil, keinginan Jorge Lorenzo untuk memperlebar jarak raihan poin dengan Pedrosa terwujud dan mendapatkan mahkota juara dunia MotoGP. Pedrosa yang tidak bisa meneruskan momentum baiknya di sirkuit Philip Island untuk meraih kemenangan keempatnya secara berturut-turut mengaku sedikit kecewa dengan insiden yang terjadi diawal balapan atau tepatnya pada lap kedua. Akibat kejadian ini, harus rela melepaskan mahkota juara tersebut kepada pesaingnya Jorge Lorenzo.
"Mungkin saat itu terlalu dini untuk mendorong motor. Saya merasa mengambil keputusan di tikungan itu sedikit melebar dan akhirnya saya kehilangan kendali motor," jelas Pedrosa seperti dilansir AutoSport, Minggu (28/10/2012).
Insiden tersebut semakin memperlebar jarak perolehan angka sebanyak 38 poin dengan Lorenzo, sekaligus menandakan berakhirnya pertarungan perebutan gelar. Padahal, sebelumnya pembalap Repsol Honda ini mampu memperkecil perolehan nilainya dengan 23 poin sebelum bencana di GP Australia terjadi.
"Saya merasa buruk bagi penggemar, keluarga, dan tim saya yang telah mendukung dengan sangat luar biasa. Tapi, saya telah mencoba untuk memberikan segalanya musim ini dan saya sangat senang bisa bersaing dengan Lorenzo dalam perebutan gelar juara MotoGP tahun ini," tutup pembalap Spanyol tersebut.
Alhasil, keinginan Jorge Lorenzo untuk memperlebar jarak raihan poin dengan Pedrosa terwujud dan mendapatkan mahkota juara dunia MotoGP. Pedrosa yang tidak bisa meneruskan momentum baiknya di sirkuit Philip Island untuk meraih kemenangan keempatnya secara berturut-turut mengaku sedikit kecewa dengan insiden yang terjadi diawal balapan atau tepatnya pada lap kedua. Akibat kejadian ini, harus rela melepaskan mahkota juara tersebut kepada pesaingnya Jorge Lorenzo.
"Mungkin saat itu terlalu dini untuk mendorong motor. Saya merasa mengambil keputusan di tikungan itu sedikit melebar dan akhirnya saya kehilangan kendali motor," jelas Pedrosa seperti dilansir AutoSport, Minggu (28/10/2012).
Insiden tersebut semakin memperlebar jarak perolehan angka sebanyak 38 poin dengan Lorenzo, sekaligus menandakan berakhirnya pertarungan perebutan gelar. Padahal, sebelumnya pembalap Repsol Honda ini mampu memperkecil perolehan nilainya dengan 23 poin sebelum bencana di GP Australia terjadi.
"Saya merasa buruk bagi penggemar, keluarga, dan tim saya yang telah mendukung dengan sangat luar biasa. Tapi, saya telah mencoba untuk memberikan segalanya musim ini dan saya sangat senang bisa bersaing dengan Lorenzo dalam perebutan gelar juara MotoGP tahun ini," tutup pembalap Spanyol tersebut.
(akr)