Whitmarsh: Pembatasan dana akan sulitkan tim F1
Minggu, 28 Oktober 2012 - 15:58 WIB
Whitmarsh: Pembatasan dana akan sulitkan tim F1
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Tim Principal McLaren, Martin Whitmarsh mempertanyakan usulan yang dilakukan CEO Formula One (F1) Bernie Ecclestone untuk membatasi anggaran pengeluaran tim musim depan. Menurutnya, pengaturan ini terlalu berlebihan dan akan menyulitkan tim untuk bergerak lebih jauh. Pasalnya, dia telah mematok pengeluaran itu sebesar USD250 juta.
"Pengendalian biaya di F1 merupakan tindakan penting bahkan sangat penting untuk olahraga kami. Saya pikir kami semua sepakat tentang hal itu, namun saya masih memiliki keraguan mengenai usulan Ecclestone yang akan mengatur pengendalian gaji pembalap dan semuanya yang bersangkutan dengan pengeluaran tim," jelasnya ketika bertemu Ecclestone di Grand Prix India, seperti dilansir Sky Sports, Minggu (28/10/2012).
"Karena itu, yang harus kami lakukan saat ini adalah bagaimana mengeluarkan uang dengan tepat dan kami harus mengendalikan pengeluaran itu dengan baik. Tapi, rasanya sangat sulit untuk dilakukan, pasalnya kami harus memberikan laporan setiap mengeluarkan uang," tambahnya.
Sementara itu tim Principal Red Bull, Christian Horner mendukung keputusan Eccleston agar semua tim transparan dalam setiap pengeluaran. Dia mengatakan tim harus memberikan laporan itu kepada CEO F1 dan masalah gaji pembalap pun juga harus dimasukkan. Bahkan menurutnya, pengeluaran untuk memperbaiki mesin pun harus dibatasi mengingat aturan baru mulai berlaku pada 2014 mendatang.
"Sekarang tim tidak memiliki kebebasan secara penuh untuk menghabiskan dananya dalam membangun sebuah mobil yang baik," tambahnya.
"Pengendalian biaya di F1 merupakan tindakan penting bahkan sangat penting untuk olahraga kami. Saya pikir kami semua sepakat tentang hal itu, namun saya masih memiliki keraguan mengenai usulan Ecclestone yang akan mengatur pengendalian gaji pembalap dan semuanya yang bersangkutan dengan pengeluaran tim," jelasnya ketika bertemu Ecclestone di Grand Prix India, seperti dilansir Sky Sports, Minggu (28/10/2012).
"Karena itu, yang harus kami lakukan saat ini adalah bagaimana mengeluarkan uang dengan tepat dan kami harus mengendalikan pengeluaran itu dengan baik. Tapi, rasanya sangat sulit untuk dilakukan, pasalnya kami harus memberikan laporan setiap mengeluarkan uang," tambahnya.
Sementara itu tim Principal Red Bull, Christian Horner mendukung keputusan Eccleston agar semua tim transparan dalam setiap pengeluaran. Dia mengatakan tim harus memberikan laporan itu kepada CEO F1 dan masalah gaji pembalap pun juga harus dimasukkan. Bahkan menurutnya, pengeluaran untuk memperbaiki mesin pun harus dibatasi mengingat aturan baru mulai berlaku pada 2014 mendatang.
"Sekarang tim tidak memiliki kebebasan secara penuh untuk menghabiskan dananya dalam membangun sebuah mobil yang baik," tambahnya.
(akr)