Kalah, Chelsea salahkan keputusan wasit
Senin, 29 Oktober 2012 - 09:22 WIB
Kalah, Chelsea salahkan keputusan wasit
A
A
A
Sindonews.com - Chelsea yang tidak mendapatkan hasil maksimal dalam pertandingan lanjutan Liga Premier Inggris menghadapi Manchester United di depan hadapan pendukungnya sendiri, menuduh wasit Mark Clattenburg sebagai penyebab kekalahan tersebut. Pemimpin laga itu dinilai Roberto di Matteo telah membuat keputusan yang merugikan.
Keputusan Clattenburg yang memberikan kartu kuning terhadap Torres dinilai pelatih Chelsea, Roberto Di Matteo kurang tepat. Penyerang Spanyol itu oleh wasit dianggap diving di area terlarang (kotak penalti pada menit ke-69.). Pelatih asal Italia yang mengkritisi keputusan wasit itu, usai pertandingan dia bersama Obi Mikel mengunjungi ruang wasit.
Kekecewaan Chelsea berlanjut ketika mengetahui mikrofon yang digunakan selam pertandingan untuk membantunya berkomunikasi dengan asisten wasit ternyata percakapan itu tdak ternyatat. Juru bicara Chelsea, Steve Atkins mengatakan "Kami telah mengajukan keluhan kepada delegasi pertandingan Liga Premier berkaitan dengan bahasa yang tidak pantas digunakan oleh wasit dan diarahkan pada dua pemain kami dalam dua insiden terpisah di pertandingan hari ini." jelas Atkins seperti dilansir Sky Sport, Senin (29/10/2012).
"Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) harus mempelajari keluhan yang kami sampaikan ini dan kami akan menunggu tindakan lebih lanjut terkait insiden memalukan itu," tambahnya.
Roberto Di Matteo mengakui bahwa dirinya sangat kecewa dengan keputusan yang sangat merugikan timnya yang harus tumbang di depan hadapan pendukungnya. "Kami kecewa sekali dengan keputusan itu yang dinilai kurang tepat. Pertandingan ini terlihat selalu mendukung tim yang berkuasa dan saya menilai insiden ini sangat merugikan bagi kami," tutur mantan pemain Chelsea tersebut seperti dikutip belfasttelegraph.co.uk.
"Mungkin kami malu tidak bisa memaksimalkan keadaan untuk bisa menang di depan hadapan pendukung kami. Namun, saya mengakui bahwa pertandingan dua klub besar Inggris ini telah dipermalukan dengan keputusan wasit yang tidak tepat dna itu sangat mengecewakan," tutupnya.
Sementara itu, menanggapi keluhan yang disampaikan kubu Chelasea, Pejabat Pertandingan Profesional Pertandingan (PGMO), merupakan organisasi yang bertanggung jawab atas administrasi dan pengembangan wasit Premier League mengatakan "PGMO menyadari adanya tuduhan dan mereka sedang dimenyelidiki masalah itu dengan sangat serius. Clattenburg sendiri akan bekerja sama dengan kami sampai fakta sebenarnya terkuak," pernyataan resmi PGMO.
Keputusan Clattenburg yang memberikan kartu kuning terhadap Torres dinilai pelatih Chelsea, Roberto Di Matteo kurang tepat. Penyerang Spanyol itu oleh wasit dianggap diving di area terlarang (kotak penalti pada menit ke-69.). Pelatih asal Italia yang mengkritisi keputusan wasit itu, usai pertandingan dia bersama Obi Mikel mengunjungi ruang wasit.
Kekecewaan Chelsea berlanjut ketika mengetahui mikrofon yang digunakan selam pertandingan untuk membantunya berkomunikasi dengan asisten wasit ternyata percakapan itu tdak ternyatat. Juru bicara Chelsea, Steve Atkins mengatakan "Kami telah mengajukan keluhan kepada delegasi pertandingan Liga Premier berkaitan dengan bahasa yang tidak pantas digunakan oleh wasit dan diarahkan pada dua pemain kami dalam dua insiden terpisah di pertandingan hari ini." jelas Atkins seperti dilansir Sky Sport, Senin (29/10/2012).
"Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) harus mempelajari keluhan yang kami sampaikan ini dan kami akan menunggu tindakan lebih lanjut terkait insiden memalukan itu," tambahnya.
Roberto Di Matteo mengakui bahwa dirinya sangat kecewa dengan keputusan yang sangat merugikan timnya yang harus tumbang di depan hadapan pendukungnya. "Kami kecewa sekali dengan keputusan itu yang dinilai kurang tepat. Pertandingan ini terlihat selalu mendukung tim yang berkuasa dan saya menilai insiden ini sangat merugikan bagi kami," tutur mantan pemain Chelsea tersebut seperti dikutip belfasttelegraph.co.uk.
"Mungkin kami malu tidak bisa memaksimalkan keadaan untuk bisa menang di depan hadapan pendukung kami. Namun, saya mengakui bahwa pertandingan dua klub besar Inggris ini telah dipermalukan dengan keputusan wasit yang tidak tepat dna itu sangat mengecewakan," tutupnya.
Sementara itu, menanggapi keluhan yang disampaikan kubu Chelasea, Pejabat Pertandingan Profesional Pertandingan (PGMO), merupakan organisasi yang bertanggung jawab atas administrasi dan pengembangan wasit Premier League mengatakan "PGMO menyadari adanya tuduhan dan mereka sedang dimenyelidiki masalah itu dengan sangat serius. Clattenburg sendiri akan bekerja sama dengan kami sampai fakta sebenarnya terkuak," pernyataan resmi PGMO.
(aww)