Wagub Saifullah: Kisruh internal picu kegagalan Jatim

Senin, 29 Oktober 2012 - 20:05 WIB
Wagub Saifullah: Kisruh...
Wagub Saifullah: Kisruh internal picu kegagalan Jatim
A A A
Sindonews.com - Banyak faktor memengaruhi kegagalan Jatim di PON XVIII. Namun, di mata Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, tidak harmonisnya kondisi internal Pengprov cabor menjadi penyebab utama. "Meski tidak semuanya, tapi rata-rata Pengprov yang bermasalah baik antar pengurus, maupun pengurus dengan atlet itu yang hasilnya buruk di PON, " tandas Saifulla.

Meski tidak membedah satu-persatu cabor bermasalah, namun padangan Wagub ada benarnya. Sebab, beberapa cabor gagal memenuhi target KONI Jatim karena masalah internal di Pengprov. Cabor judo dan panahan misalnya, sudah menjadi rahasia umum terjadi masalah internal. Pengprov Perpanai Jatim selama ini juga kurang harmonis dengan Pengcab Perpani Bojonegoro,salah satu produsen atlet panahan Jatim, selain Surabaya.

Dugaan Gus Ipul juga ada masalah non teknis yang terjadi di cabor renang. Salah satu lumbung emas Jatim ini malah sama sekali tidak menyumbang medali emas. Padahal di PON XVII/Kaltim, renang menyapu 12 medali emas, "Apa yang menjadi masalah di renang harus diselesaikan, masak sama sekali tidak dapat emas," ucapnya.

Di cabor renang, sekilas di permukaan memang terkesan tidak ada konflik. Namun sejatinya, masuknya pengurus baru di bawah Ketua Umum Torino Djunaidi membuat tatanan Puslatda yang sudah terbangun tiga tahun berantakan. Salah satunya menggusur, Husaini Matleq dari posisi manajer digantikan Riswanda. Padahal Husaini Matleq merupakan manajer yang sukses membawa renang berjaya di PON XVII/Kaltim.

Tidak hanya di renang, di beberapa cabor yang di isi pengurus baru, ternyata juga menuai hasil kurang maksimal. Di cabor anggar, dalam setahun sebelum PON digelar, terjadi dua kali pergantian ketua umum. Setelah memilih Ketua Umum Agus Prastowo, baru enam bulan berjalan digantikan Lutfil Hakim lewat Musdalub. Hasilnya, di PON XVIII/2012, anggar hanya mendulang satu emas dari target dua emas.

Kondisi serupa juga terjadi di panjat tebing. Pergantian ketua umum jelang pelaksanaan PON XVIII juga tidak berdampak baik. Ketua FPTI Jatim Kuswantoro terplih mengantikan Braman Setyo yang mengundurkan diri beberapa bulan sebelum PON digaler. Hasilnya, dari target tujuh emas, panjat tebing hanya mendulang tiga emas.
(aww)
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
4 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
4 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
4 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
6 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
10 jam yang lalu
Infografis
Klaim AS Hendak Bunuh...
Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved