Sajuri sebulan berburu lisensi A
Rabu, 31 Oktober 2012 - 16:24 WIB
Sajuri sebulan berburu lisensi A
A
A
A
Sindonews.com – Asisten Pelatih Persiba Bantul Sajuri Syahid harus meninggalkan Persiba selama sebulan penuh. Sajuri berhasrat memiliki sertifikat pelatih lisensi A nasional. Saat ini, sertifikat pelatih Sajuri hanya lisensi B nasional. Strata yang belum memenuhi syarat untuk menukangi tim kasta tertinggi di Indonesia.
Sajuri mengatakan, dalam sebulan ke depan harus rela meninggalkan klub kebanggaan publik Bantul. "Sebulan saya of dulu dari Persiba. Saya akan ikut pelatihan lisensi A nasional di Magelang,” katanya, Rabu (31/10/2012).
Langkah Guru SMAN 1 Pajangan Bantul berburu lisensi A nasional ini didukung sepenuhnya oleh manageme tim Laskar Sultan Agung. Sajuri memang digadang-gadang menjadi pelatih kepala Persiba Bantul untuk masa depan. Selama 3 musim ini, Sajuri hanya menjadi asisten pelatih. Namun, pretasinya tidak diragukan.
Saat didapuk managemen mengisi posisi pelatih Eduard Tjong yang dikenai sanksi PSSI sampai musim berakhir, Sajuri juga mendulang sukses. Sajuri bisa membawa Persiba Bantul promosi ke kasta tertinggi. Di musim perdana Indonesia Primier League (IPL), Sajuri juga sukses saat dipercaya mengisi pelatih M Basri yang dimutasi ke Direktur Teknik. Di akhir kompetisi, Persiba berhasil menjadi the big four IPL season 2011-2012.
Menurut Sajuri, ikut kursus kepelatihan merupakan hal yang sudah ditunggunya sejak lama. Saat ada kursus kepelatihan di Malang, Sajuri dengan hati mendaftar. Sayangnya, kursus di Malang batal digelar. “Ternyata di Magelang yang dekat dengan Bantul justru ada kursus kepelatihan. Ini momen bagus bagi karir sebagai pelatih,” ungkapnya.
Sosok yang dipercaya sebagai kepala seleksi pemain Persiba 2012 ini menambahkan, sudah bisa menemani Persiba saat kick of kasta tertinggi IPL yang akan bergulir 9 Febrauri. Hanya saja, saat laga pramusim Magelang Cup, Sajuri tidak bisa mendampingi di pinggir lapangan. “Magelang Cup digelar di Magelang, sementara saya ikut kursus kepelatihan juga di kota yang sama. Namun, saya tidak bisa mendampingi Persiba,” ungkapnya.
Sajuri mengatakan, dalam sebulan ke depan harus rela meninggalkan klub kebanggaan publik Bantul. "Sebulan saya of dulu dari Persiba. Saya akan ikut pelatihan lisensi A nasional di Magelang,” katanya, Rabu (31/10/2012).
Langkah Guru SMAN 1 Pajangan Bantul berburu lisensi A nasional ini didukung sepenuhnya oleh manageme tim Laskar Sultan Agung. Sajuri memang digadang-gadang menjadi pelatih kepala Persiba Bantul untuk masa depan. Selama 3 musim ini, Sajuri hanya menjadi asisten pelatih. Namun, pretasinya tidak diragukan.
Saat didapuk managemen mengisi posisi pelatih Eduard Tjong yang dikenai sanksi PSSI sampai musim berakhir, Sajuri juga mendulang sukses. Sajuri bisa membawa Persiba Bantul promosi ke kasta tertinggi. Di musim perdana Indonesia Primier League (IPL), Sajuri juga sukses saat dipercaya mengisi pelatih M Basri yang dimutasi ke Direktur Teknik. Di akhir kompetisi, Persiba berhasil menjadi the big four IPL season 2011-2012.
Menurut Sajuri, ikut kursus kepelatihan merupakan hal yang sudah ditunggunya sejak lama. Saat ada kursus kepelatihan di Malang, Sajuri dengan hati mendaftar. Sayangnya, kursus di Malang batal digelar. “Ternyata di Magelang yang dekat dengan Bantul justru ada kursus kepelatihan. Ini momen bagus bagi karir sebagai pelatih,” ungkapnya.
Sosok yang dipercaya sebagai kepala seleksi pemain Persiba 2012 ini menambahkan, sudah bisa menemani Persiba saat kick of kasta tertinggi IPL yang akan bergulir 9 Febrauri. Hanya saja, saat laga pramusim Magelang Cup, Sajuri tidak bisa mendampingi di pinggir lapangan. “Magelang Cup digelar di Magelang, sementara saya ikut kursus kepelatihan juga di kota yang sama. Namun, saya tidak bisa mendampingi Persiba,” ungkapnya.
(wbs)