Hujan gol warnai revans Chelsea atas MU
Kamis, 01 November 2012 - 05:49 WIB
Hujan gol warnai revans Chelsea atas MU
A
A
A
Sindonews.com - Sembilan gol tercipta di laga keempat Capital One 2012, antara Chelsea menghadapi Manchester United. Pasukan Sir Alex Ferguson yang sempat memimpin babak pertama, harus puas ketika melihat para pemain lapis keduanya melakukan kesalahan fatal di menit-menit krusial. Akibatnya, Chelsea mampu memanfaatkan kesalahan tersebut untuk mengalahkan MU dengan skor 5-4, Kamis (1/11/2012)
Sejak pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge di mulai, Chelsea langsung mengambil inisiatif untuk menggempur pertahanan MU. Peluang pertama The Blues tercipta lewat kaki David Luiz, namun tembakannya dari luar kotak penalti masih jauh dari gawang Lindergaard.
MU yang berusaha keluar dari tekanan, berhasil membuat peluang pertamanya lewat kaki Luis Nani di menit ke-12 melalui tendangan bebas, namun tembakannya mampu diamankan oleh Petr Cech. Akhirnya, pasukan Alex Ferguson memecah kebuntuannya ketika di menit ke-22 Giggs mampu membuat MU unggul 0-1, usai memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Cech saat memberikan umpan kepada Romeu. Chelsea yang berusaha menyamakan kedudukan akhirnya tercapai ketika Moses dijatuhkan di kotak terlarang oleh Buttner pada menit ke-30.
Meski tendangannya mampu ditepis Lidergaard, namun David Luiz yang mengeksekusi penalti tersebut tidak menyia-nyiakan peluangnya untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Chelsea yang berusaha membalas kekalahan di Liga Premier justru kembali kebobolan dua menit sebelum pertandingan usai. Nani yang memberikan umpan kepada Hernandez pada menit ke-43, tidak menyia-nyiakan kesempatan besarnya untuk mengubah kedudukan menjadi 1-2. Hingga pluit babak pertama dibunyikan, kedudukan tetap tidak berubah.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin sengit Roberto di Matteo yang ingin mengamankan gelarnya itu memasukkan Ramires untuk menggantikan John Obi Mikel yang tampil kurang maksimal. Terbukti, pada menit ke-52 Gary Cahill mampu memaksimalkan umpan sepak pojok Juan Mata, kedudukan pun menjadi imbang 2-2.
Ternyata gol Cahill hanya bertahan tujuh menit ketika Luis Nani mampu mengubah keadaan menjadi 3-2, usai kerjasama yang baik antara pemain timnas Portugal ini dengan Rafael. Kembali tertinggal, Chelsea berupaya menekan. Sejumlah peluang pun sempat tercipta lewat kaki Moses, Mata, Oscar dan Sturridge. Namun, penampilan cemerlang Lindergaard di bawah mistar gawang Setan Merah membuat para pemain Chelsea frustasi
Lima menit sebelum pertandingan usai MU terus ditekan dan hal yang tidak diinginkan akhirnya terjadi, ketika Scott Wooton menjatuhkan Ramires di area kotak terlarang. Hazard yang mengeksekusi tendangan penalti tersebut tidak menyia-nyiakan kesempatannya untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Hingga pluit pertandingan babak kedua dibunyikan skor pun tidak berubah.
Akhirnya pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan. Pada masa perpanjangan waktu 2x15 menit, The Blues yang memiliki pemain dengan fisik baik mampu membalikkan keadaan setelah Sturridge melesakkan gol ke gawang MU usai memanfaatkan kesalahan pemain belakang dalam menghalau bola.
Setan Merah yang ingin mengejar ketertinggalannya justru kembali kebobolan di menit ke-116. Kali ini diciptakan Ramires usai menerima umpan manis dari Hazard. Tujuh menit sebelum pertandingan berakhir, Giggs kembali memperkecil keadaan lewat titik putih setelah Hernandez di jatuhkan di kotak penalti oleh Azpilicueta. Sayangnya, gol tersebut tidak bisa mengubah keadaan.
Hingga pluit panjang dibunyikan tanda berakhirnya pertandingan, Chelsea tetap unggul 5-4 atas Manchester United.
Susunan Pemain:
Chelsea:
Cech, Azpilicueta, Cahill, Luiz, Bertrand, Romeu/Oscar (71’), Mikel/Ramires (46’), Moses, Mata, Piazon/Hazard (55’), Sturridge
Manchester United:
Lindegaard, Da Silva, Wootton, Keane, Buttner/Powell (46’), Anderson/Tunnicliffe (81’), Giggs, Fletcher, Nani, Hernandez, Welbeck/Macheda (100’)
Sejak pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge di mulai, Chelsea langsung mengambil inisiatif untuk menggempur pertahanan MU. Peluang pertama The Blues tercipta lewat kaki David Luiz, namun tembakannya dari luar kotak penalti masih jauh dari gawang Lindergaard.
MU yang berusaha keluar dari tekanan, berhasil membuat peluang pertamanya lewat kaki Luis Nani di menit ke-12 melalui tendangan bebas, namun tembakannya mampu diamankan oleh Petr Cech. Akhirnya, pasukan Alex Ferguson memecah kebuntuannya ketika di menit ke-22 Giggs mampu membuat MU unggul 0-1, usai memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Cech saat memberikan umpan kepada Romeu. Chelsea yang berusaha menyamakan kedudukan akhirnya tercapai ketika Moses dijatuhkan di kotak terlarang oleh Buttner pada menit ke-30.
Meski tendangannya mampu ditepis Lidergaard, namun David Luiz yang mengeksekusi penalti tersebut tidak menyia-nyiakan peluangnya untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Chelsea yang berusaha membalas kekalahan di Liga Premier justru kembali kebobolan dua menit sebelum pertandingan usai. Nani yang memberikan umpan kepada Hernandez pada menit ke-43, tidak menyia-nyiakan kesempatan besarnya untuk mengubah kedudukan menjadi 1-2. Hingga pluit babak pertama dibunyikan, kedudukan tetap tidak berubah.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin sengit Roberto di Matteo yang ingin mengamankan gelarnya itu memasukkan Ramires untuk menggantikan John Obi Mikel yang tampil kurang maksimal. Terbukti, pada menit ke-52 Gary Cahill mampu memaksimalkan umpan sepak pojok Juan Mata, kedudukan pun menjadi imbang 2-2.
Ternyata gol Cahill hanya bertahan tujuh menit ketika Luis Nani mampu mengubah keadaan menjadi 3-2, usai kerjasama yang baik antara pemain timnas Portugal ini dengan Rafael. Kembali tertinggal, Chelsea berupaya menekan. Sejumlah peluang pun sempat tercipta lewat kaki Moses, Mata, Oscar dan Sturridge. Namun, penampilan cemerlang Lindergaard di bawah mistar gawang Setan Merah membuat para pemain Chelsea frustasi
Lima menit sebelum pertandingan usai MU terus ditekan dan hal yang tidak diinginkan akhirnya terjadi, ketika Scott Wooton menjatuhkan Ramires di area kotak terlarang. Hazard yang mengeksekusi tendangan penalti tersebut tidak menyia-nyiakan kesempatannya untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Hingga pluit pertandingan babak kedua dibunyikan skor pun tidak berubah.
Akhirnya pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan. Pada masa perpanjangan waktu 2x15 menit, The Blues yang memiliki pemain dengan fisik baik mampu membalikkan keadaan setelah Sturridge melesakkan gol ke gawang MU usai memanfaatkan kesalahan pemain belakang dalam menghalau bola.
Setan Merah yang ingin mengejar ketertinggalannya justru kembali kebobolan di menit ke-116. Kali ini diciptakan Ramires usai menerima umpan manis dari Hazard. Tujuh menit sebelum pertandingan berakhir, Giggs kembali memperkecil keadaan lewat titik putih setelah Hernandez di jatuhkan di kotak penalti oleh Azpilicueta. Sayangnya, gol tersebut tidak bisa mengubah keadaan.
Hingga pluit panjang dibunyikan tanda berakhirnya pertandingan, Chelsea tetap unggul 5-4 atas Manchester United.
Susunan Pemain:
Chelsea:
Cech, Azpilicueta, Cahill, Luiz, Bertrand, Romeu/Oscar (71’), Mikel/Ramires (46’), Moses, Mata, Piazon/Hazard (55’), Sturridge
Manchester United:
Lindegaard, Da Silva, Wootton, Keane, Buttner/Powell (46’), Anderson/Tunnicliffe (81’), Giggs, Fletcher, Nani, Hernandez, Welbeck/Macheda (100’)
(aww)