Kejar Jabar Kahiji, bangun venue latihan representatif
Kamis, 01 November 2012 - 22:11 WIB
Kejar Jabar Kahiji, bangun venue latihan representatif
A
A
A
Sindonews.com - Keberhasilan pembinaan dan prestasi dari cabang olahraga tidak terlepas dari sarana dan prasarana lathan representatif saat berlatih. Untuk itu, selain membangun fasilitas latihan kolam renang bertaraf internasional, KONI Jabar akan memaksimalkan pembangunan sarana dan prasarana latihan yang mendesak guna keberhasilan pembinaan untuk mencapai prestasi tertinggi para atlet.
Ketua Umum KONI Jabar, Azis Syarif menuturkan, keberhasilan pembinaan tidaklah hanya hasil dari proses latihan. Karena proses latihan pun dianggap tidak akan maksimal jika sarana dan prasarana latihannya tidak menunjang untuk proses latihan.
''Sarana dan prasarana yang kurang baik tentunya berimbas pada proses latihan yang kurang maksimal. Untuk itu, kami akan terus berusaha memaksimalkan pembangunan sarana dan prasarana yang dianggap mepet,”katanya kepada SINDO.
Meskipun belum sepenuhnya maksimal, setiap cabang olahraga sudah bisa membuktikan dengan pencapaian prestasi yang mereka raih. Maka dari itu, dengan pembangunan ataupun renovasi tempat latihan diharapkan akan lebih memacu motivasi atlet untuk giat berlatih. ''Sarana dan prasarana nyaman kan atlet juga bisa lebih enak bergerak dan tentunya latihan juga maksimal,”singkatnya.
Adapun fasilitas berlatih yang harus segera dibangun atau diperbaiki saat ini yaitu untuk cabor silat, karena tempat yang sekarang dipakai untuk berlatih selain sempit juga sudah tidak refresentatif. Untuk itu tempat latihan cabor silat tengah dalam proses renovasi, supaya atlet bisa lebih nyaman untuk berlatih.
''Cabor silat ini juga hasilnya bagus, bisa memperbaiki prestasi dengan mendapatkan medali emas di PON kemarin. Untuk itu kami merasa perlua apresiasi dan memang kita perlu membangun tempat berlatih supaya hasil lebih maksimal. Mudah-mudahan dengan dibangunnya tempat silat tersebut, para atlet bisa lebih serius berlatih dan lebih baik lagi,’'ungkap Azis.
Azis mengakui, yang terpenting sekarang adalah memaksimalkan tempat berlatih para atlet sehingga atlet nyaman saat berlatih. “Prioristas kita tempat berlatih. Kami hanya melakukan efisiensi-efisiensi yang harus dilakukan untuk mematangkan pembinaan menuju Jabar Kahiji,”tegasnya.
Dalam mematangkan fasilitas latihan, tentunya KONI Jabar juga menghadapi sedikit kendala. Seperti halnya untuk cabor senam yang saat ini masih harus berlatih di gudang bulog. Kendala utama yang dihadapi yaitu masalah lokasai dan keberadaan tanah untuk membangun tempat latihan tersebut.
''Kita belum punya tempat berlatih untuk senam. Karena kenyataan di lapangan, senam Jabar berlatih di tempat gudang bulog. Sehingga senam kita telat untuk berprestasi,”kata Azis.
Dia mengaku, sebenarnya pihaknya bisa untuk membangun sarana latihan untuk cabor senam, namun kesulitan yang dihadapi adalah masalah tanah yang menjadi kendala. ''Untuk tempat latihan senam kami masih bingun untuk masalah lokasi, tanah untuk pembangunan di mana. Karena bisa kita lihat di komplek olahraga Pajajaran sudah tidak ada lagi lahan kosong. Tapi mudah-mudahan nanti ada jalan keluar untuk permasalahan itu,”ungkapnya.
Pihaknya juga menilai, dengan bisa membangun tempat berlatih saja sudah sangat luar biasa dengan diimbangi prestasi yang membanggakan juga. Dengan efisiensi-efisiensi yang dilakukan KONI Jabar bisa membangun tempat anggar, tempat berlatih menembak, wisma prestasi atlet,dan tempat berlatih yang lainnya.
Azis berharap dengan mematangkan pembangunan sarana dan prasarana itu, bisa menumbuhkan semangat juang para atlet untuk lebih berprestasi menuju Jabar kahiji. ''Efisiensi-efisiensi yang kami lakukan untuk kemajuan olahraga Jabar, dan sebagai langkah persiapan menuju Jabar Kahiji,”pungkasnya.
Ketua Umum KONI Jabar, Azis Syarif menuturkan, keberhasilan pembinaan tidaklah hanya hasil dari proses latihan. Karena proses latihan pun dianggap tidak akan maksimal jika sarana dan prasarana latihannya tidak menunjang untuk proses latihan.
''Sarana dan prasarana yang kurang baik tentunya berimbas pada proses latihan yang kurang maksimal. Untuk itu, kami akan terus berusaha memaksimalkan pembangunan sarana dan prasarana yang dianggap mepet,”katanya kepada SINDO.
Meskipun belum sepenuhnya maksimal, setiap cabang olahraga sudah bisa membuktikan dengan pencapaian prestasi yang mereka raih. Maka dari itu, dengan pembangunan ataupun renovasi tempat latihan diharapkan akan lebih memacu motivasi atlet untuk giat berlatih. ''Sarana dan prasarana nyaman kan atlet juga bisa lebih enak bergerak dan tentunya latihan juga maksimal,”singkatnya.
Adapun fasilitas berlatih yang harus segera dibangun atau diperbaiki saat ini yaitu untuk cabor silat, karena tempat yang sekarang dipakai untuk berlatih selain sempit juga sudah tidak refresentatif. Untuk itu tempat latihan cabor silat tengah dalam proses renovasi, supaya atlet bisa lebih nyaman untuk berlatih.
''Cabor silat ini juga hasilnya bagus, bisa memperbaiki prestasi dengan mendapatkan medali emas di PON kemarin. Untuk itu kami merasa perlua apresiasi dan memang kita perlu membangun tempat berlatih supaya hasil lebih maksimal. Mudah-mudahan dengan dibangunnya tempat silat tersebut, para atlet bisa lebih serius berlatih dan lebih baik lagi,’'ungkap Azis.
Azis mengakui, yang terpenting sekarang adalah memaksimalkan tempat berlatih para atlet sehingga atlet nyaman saat berlatih. “Prioristas kita tempat berlatih. Kami hanya melakukan efisiensi-efisiensi yang harus dilakukan untuk mematangkan pembinaan menuju Jabar Kahiji,”tegasnya.
Dalam mematangkan fasilitas latihan, tentunya KONI Jabar juga menghadapi sedikit kendala. Seperti halnya untuk cabor senam yang saat ini masih harus berlatih di gudang bulog. Kendala utama yang dihadapi yaitu masalah lokasai dan keberadaan tanah untuk membangun tempat latihan tersebut.
''Kita belum punya tempat berlatih untuk senam. Karena kenyataan di lapangan, senam Jabar berlatih di tempat gudang bulog. Sehingga senam kita telat untuk berprestasi,”kata Azis.
Dia mengaku, sebenarnya pihaknya bisa untuk membangun sarana latihan untuk cabor senam, namun kesulitan yang dihadapi adalah masalah tanah yang menjadi kendala. ''Untuk tempat latihan senam kami masih bingun untuk masalah lokasi, tanah untuk pembangunan di mana. Karena bisa kita lihat di komplek olahraga Pajajaran sudah tidak ada lagi lahan kosong. Tapi mudah-mudahan nanti ada jalan keluar untuk permasalahan itu,”ungkapnya.
Pihaknya juga menilai, dengan bisa membangun tempat berlatih saja sudah sangat luar biasa dengan diimbangi prestasi yang membanggakan juga. Dengan efisiensi-efisiensi yang dilakukan KONI Jabar bisa membangun tempat anggar, tempat berlatih menembak, wisma prestasi atlet,dan tempat berlatih yang lainnya.
Azis berharap dengan mematangkan pembangunan sarana dan prasarana itu, bisa menumbuhkan semangat juang para atlet untuk lebih berprestasi menuju Jabar kahiji. ''Efisiensi-efisiensi yang kami lakukan untuk kemajuan olahraga Jabar, dan sebagai langkah persiapan menuju Jabar Kahiji,”pungkasnya.
(aww)