Kans pemain seleksi pamer skill di Celebes Cup
Jum'at, 02 November 2012 - 20:00 WIB
Kans pemain seleksi pamer skill di Celebes Cup
A
A
A
Sindonews.com - Empat legiun impor yang sedang seleksi bersama Sriwijaya FC (SFC), mendapat angin segar. Pasalnya, aturan dalam turnamen Celebes Cup II ini, setiap klub diperbolehkan memakai tenaga pemain yang belum masuk daftar resmi.
Adanya kelonggaran yang diberikan panitia pelaksana turnamen, terhadap klub kontestan, membuat masing-masing tim memiliki banyak pilihan pemain, yang akan diturunkan. ''Itu hasil dari technical meeting, di mana tiap tim bebas memainkan pemain, apakah status pemain tersebut kontrak ataupun masih seleksi,” ungka Direktur Teknik SFC, Hendri Zainuddin, kepada Hattrik.
Selain membebaskan pemain kontrak atau seleksi, Hendri menjelaskan bahwa saat pertandingan berjalan, panitia pelaksana juga tidak membatasi tim kontestan, dalam hal melakukan pergantian pemain.
''Namun, sesuai aturan seperti liga, peraturan pemain yang duduk adalah tujuh pemain cadangan dan tujuh orang ofisial. Jika nantinya selama 2x45 menit, hasil pertandingan masih imbang, maka langsung dilakukan adu penalti,” sambungnya.
Secara komprehensif, Hendri sama sekali tidak terlalu memikirkan aturan-aturan yang diberlakukan panitia. Tapi diperbolehkannya memasang pemain yang lagi seleksi, merupakan satu keuntungan bagi klub untuk menentukan siapa pemain asing yang akan diikat.
''Ya, jadi pelatih bisa menilai langsung apakah pemain-pemain yang sedang seleksi saat ini. Apa-apa saja yang menjadi kebutuhan tim saat ini, terutama untuk kuota pemain asing,” tandasnya.
Dari keempat nama pemain asing yang mencoba mencari peruntungan bersama SFC, seperti Lionel Djebi-Zadi asal Prancis (belakang), Diogos Santos dan Alan Leandro asal Brasil, serta Boakay Eddie Foday asal Liberia. Kemampuan Boakay sudah diketahui manajemen SFC.
Itu karena eks striker Persiwa Wamena tersebut terbiasa dalam pertandingan-pertandingan ISL. Berbeda dengan tiga pemain lainnya, yang belum terlalu faseh merumput di Indonesia. ''Nanti akan kita lihat, siapa saja yang akan bermain, apakah itu saat menghadapi Barito Putra, Makassar United atau Persib Bandung. Kami tidak mau terburu-buru untuk mengambil sikap dan menilai seorang pemain,” ucap pelatih kepala SFC, Kas Hartadi.
Kalau untuk kebutuhan tim sendiri, saat ini Kas Hartadi mengakui memang masih mencari beberapa pemain untuk mengisi pos-pos di lini depan, tengah dan belakang. Dari keempat nama pemain asing tersebut, memang setiap pemain ada untuk mengisi posisi yang dibutuhkan Wong Kito.
''Tapi kami bukan mencari pemain bintang, melain kan pemain yang bisa bekerja sama dan bekerja keras untuk tim. Makanya, silahkan mereka menunjukkan permain terbaik mereka pada turnamen ini,” pungkas pria asal Solo ini.
Adanya kelonggaran yang diberikan panitia pelaksana turnamen, terhadap klub kontestan, membuat masing-masing tim memiliki banyak pilihan pemain, yang akan diturunkan. ''Itu hasil dari technical meeting, di mana tiap tim bebas memainkan pemain, apakah status pemain tersebut kontrak ataupun masih seleksi,” ungka Direktur Teknik SFC, Hendri Zainuddin, kepada Hattrik.
Selain membebaskan pemain kontrak atau seleksi, Hendri menjelaskan bahwa saat pertandingan berjalan, panitia pelaksana juga tidak membatasi tim kontestan, dalam hal melakukan pergantian pemain.
''Namun, sesuai aturan seperti liga, peraturan pemain yang duduk adalah tujuh pemain cadangan dan tujuh orang ofisial. Jika nantinya selama 2x45 menit, hasil pertandingan masih imbang, maka langsung dilakukan adu penalti,” sambungnya.
Secara komprehensif, Hendri sama sekali tidak terlalu memikirkan aturan-aturan yang diberlakukan panitia. Tapi diperbolehkannya memasang pemain yang lagi seleksi, merupakan satu keuntungan bagi klub untuk menentukan siapa pemain asing yang akan diikat.
''Ya, jadi pelatih bisa menilai langsung apakah pemain-pemain yang sedang seleksi saat ini. Apa-apa saja yang menjadi kebutuhan tim saat ini, terutama untuk kuota pemain asing,” tandasnya.
Dari keempat nama pemain asing yang mencoba mencari peruntungan bersama SFC, seperti Lionel Djebi-Zadi asal Prancis (belakang), Diogos Santos dan Alan Leandro asal Brasil, serta Boakay Eddie Foday asal Liberia. Kemampuan Boakay sudah diketahui manajemen SFC.
Itu karena eks striker Persiwa Wamena tersebut terbiasa dalam pertandingan-pertandingan ISL. Berbeda dengan tiga pemain lainnya, yang belum terlalu faseh merumput di Indonesia. ''Nanti akan kita lihat, siapa saja yang akan bermain, apakah itu saat menghadapi Barito Putra, Makassar United atau Persib Bandung. Kami tidak mau terburu-buru untuk mengambil sikap dan menilai seorang pemain,” ucap pelatih kepala SFC, Kas Hartadi.
Kalau untuk kebutuhan tim sendiri, saat ini Kas Hartadi mengakui memang masih mencari beberapa pemain untuk mengisi pos-pos di lini depan, tengah dan belakang. Dari keempat nama pemain asing tersebut, memang setiap pemain ada untuk mengisi posisi yang dibutuhkan Wong Kito.
''Tapi kami bukan mencari pemain bintang, melain kan pemain yang bisa bekerja sama dan bekerja keras untuk tim. Makanya, silahkan mereka menunjukkan permain terbaik mereka pada turnamen ini,” pungkas pria asal Solo ini.
(aww)