Fergie tak percaya Clattenburg rasisme
Jum'at, 02 November 2012 - 21:03 WIB
Fergie tak percaya Clattenburg rasisme
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson mengatakan, dia tidak percaya terkait tuduhan kepada wasit Mark Clattenburg telah mengeluarkan kata-kata berbau rasisme. Chelsea telah melayangkan tuduhan kepada Clattenburg karena diduga melontarkan kata rasial kepada pemain The Blues John Obi Mikel ketika laga Chelsea kontra United di Stamford Bridge akhir pekan lalu yang berakhir dengan skor 2-3.
Chelsea mengadukan masalah tersebut kepada Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) terkait insiden tersebut. Bahkan polisi London juga menyatakan telah menerima komplain terkait pernyataan sang wasit dan kedua lembaga tersebut sedang melakukan penyelidikan.
"Saya tidak percaya Clattenburg membuat komentar seperti itu. Tidak mungkin seorang wasit melakukan hal-hal seperti itu. Saya meyakininya. Tidak pernah ada dalam 15 tahun terakhir pemain mendatangi saya dan melaporkan bahwa wasit menyumpahinya," kata Fergie seperti dilansir Skysport, Jumat (2/11/2012).
"Saya pikir ini adalah iklim dalam sepak bola modern, tapi saya menolak untuk percaya. Tidak ada wasit yang melakukan hal itu, saya berpikir bahwa permainan yang kita lihat hari ini berbeda dengan 25 tahun yang lalu," tandasnya.
Chelsea mengadukan masalah tersebut kepada Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) terkait insiden tersebut. Bahkan polisi London juga menyatakan telah menerima komplain terkait pernyataan sang wasit dan kedua lembaga tersebut sedang melakukan penyelidikan.
"Saya tidak percaya Clattenburg membuat komentar seperti itu. Tidak mungkin seorang wasit melakukan hal-hal seperti itu. Saya meyakininya. Tidak pernah ada dalam 15 tahun terakhir pemain mendatangi saya dan melaporkan bahwa wasit menyumpahinya," kata Fergie seperti dilansir Skysport, Jumat (2/11/2012).
"Saya pikir ini adalah iklim dalam sepak bola modern, tapi saya menolak untuk percaya. Tidak ada wasit yang melakukan hal itu, saya berpikir bahwa permainan yang kita lihat hari ini berbeda dengan 25 tahun yang lalu," tandasnya.
(akr)