Ganda campuran jadi andalan Indonesia
Sabtu, 03 November 2012 - 17:38 WIB
Ganda campuran jadi andalan Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Indonesia akhirnya berhasil mempertahankan gelar ganda campuran pada World Junior Championships 2012. Prestasi ini disambut bahagia oleh ofisial tim Indonesia.
"Saya bersyukur dengan hasil tahun ini, kami bisa mempertahankan gelar juara ganda campuran. Apalagi tahun ini pesertanya lengkap, China juga hadir, jadi persaingan lebih berat. Di nomor beregu, kami berhasil memperbaiki peringkat jadi posisi keempat," kata Maria Fransisca, Manajer Tim Indonesia seperti dikutip situs resmi PBSI, Sabtu (3/11).
Pada tahun 2011, Indonesia berhasil merebut gelar di ganda campuran setelah terjadi all Indonesian final. Kala itu, Alfian Eko Prasetyo/Gloria berhasil mengalahkan Ronald Alexander/Tiara Rosalia Nuraidah. Tahun ini, giliran Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti yang jadi juara setelah menaklukkan pasangan Alfian/Shela Devi Aulia.
"Sepertinya saat ini nomor ganda campuran memang menjadi nomor andalan Indonesia, baik di level junior maupun senior. Nomor ganda putra masih naik turun, di tunggal juga belum terlalu baik, nomor ganda campuran lah yang paling bersinar," ujar Edi.
Hasil ini memang patut disyukuri. Namun, para pemain Indonesia tak boleh lengah dan cepat puas. Menurut sang manajer, masih banyak faktor yang harus dibenahi agar para pemain Indonesia lebih berprestasi ke depannya.
"Kalau saya perhatikan, kita sbetulnya tidaek kalah di teknik. Namun saat bertanding kita banyak melakukan kesalahan sendiri, stroke-nya harus diperbaiki lagi, latihannya juga harus lebih keras lagi. Selain itu, kondisi fisik juga harus lebih kuat lagi," tutur Maria.
"Saya bersyukur dengan hasil tahun ini, kami bisa mempertahankan gelar juara ganda campuran. Apalagi tahun ini pesertanya lengkap, China juga hadir, jadi persaingan lebih berat. Di nomor beregu, kami berhasil memperbaiki peringkat jadi posisi keempat," kata Maria Fransisca, Manajer Tim Indonesia seperti dikutip situs resmi PBSI, Sabtu (3/11).
Pada tahun 2011, Indonesia berhasil merebut gelar di ganda campuran setelah terjadi all Indonesian final. Kala itu, Alfian Eko Prasetyo/Gloria berhasil mengalahkan Ronald Alexander/Tiara Rosalia Nuraidah. Tahun ini, giliran Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti yang jadi juara setelah menaklukkan pasangan Alfian/Shela Devi Aulia.
"Sepertinya saat ini nomor ganda campuran memang menjadi nomor andalan Indonesia, baik di level junior maupun senior. Nomor ganda putra masih naik turun, di tunggal juga belum terlalu baik, nomor ganda campuran lah yang paling bersinar," ujar Edi.
Hasil ini memang patut disyukuri. Namun, para pemain Indonesia tak boleh lengah dan cepat puas. Menurut sang manajer, masih banyak faktor yang harus dibenahi agar para pemain Indonesia lebih berprestasi ke depannya.
"Kalau saya perhatikan, kita sbetulnya tidaek kalah di teknik. Namun saat bertanding kita banyak melakukan kesalahan sendiri, stroke-nya harus diperbaiki lagi, latihannya juga harus lebih keras lagi. Selain itu, kondisi fisik juga harus lebih kuat lagi," tutur Maria.
(aww)