Gara-gara bahan bakar, Vettel mulai dari pitlane
Minggu, 04 November 2012 - 10:56 WIB
Gara-gara bahan bakar, Vettel mulai dari pitlane
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap andalan Red Bull, Sebastian Vettel harus puas menjalani balapan di Grand Prix Abu Dhabi dari pitlane. Hal ini dilakukannya setelah mendapatkan sanksi dari Federasi Otomotif Internasional (FIA) ketika timnya tidak memiliki bahan bakar yang cukup dalam kualifikasi di Sirkuit Yas Marina, Sabtu (3/11/2012) kemarin.
Saat menjalani kualifikasi di lap terakhir, pimpinan klasemen pembalap sementara Formula One (F1) tersebut harus menghentikan jet daratnya itu. Setelah itu, dalam pemberitahuan yang disiarkan lewat radio, Vettel harus kembali ke pit untuk diambil sampel bahan bakarnya. Hal tersebut memang bisa dilakukan karena tercantum dalam aturan F1 mengenai Peraturan Teknis. Dalam aturan itu disebutkan bahwa sampel bahan bakar dapat diambil kapan pun.
Namun, pihak Red Bull menilai hal itu telah merugikan pihaknya. Kepala tim principal Red Bull, Christian Horner, bahkan menilai peraturan itu tidak dapat dibenarkan. Pasalnya, kata Horner, hal tersebut bertentangan dengan aturan 6.6.4.
"Aturan mennyebutkan bahwa satu liter harus dapat disediakan tanpa penghapusan bodywork, tanpa memanipulasi mobil," jelas Horner seperti dilansir YahooSport, Minggu (4/11/2012).
"Kami percaya bahwa bahan bakar dalam mobil sudah sesuai dengan apa yang dilakukan Renault," ia menambahkan.
Saat menjalani kualifikasi di lap terakhir, pimpinan klasemen pembalap sementara Formula One (F1) tersebut harus menghentikan jet daratnya itu. Setelah itu, dalam pemberitahuan yang disiarkan lewat radio, Vettel harus kembali ke pit untuk diambil sampel bahan bakarnya. Hal tersebut memang bisa dilakukan karena tercantum dalam aturan F1 mengenai Peraturan Teknis. Dalam aturan itu disebutkan bahwa sampel bahan bakar dapat diambil kapan pun.
Namun, pihak Red Bull menilai hal itu telah merugikan pihaknya. Kepala tim principal Red Bull, Christian Horner, bahkan menilai peraturan itu tidak dapat dibenarkan. Pasalnya, kata Horner, hal tersebut bertentangan dengan aturan 6.6.4.
"Aturan mennyebutkan bahwa satu liter harus dapat disediakan tanpa penghapusan bodywork, tanpa memanipulasi mobil," jelas Horner seperti dilansir YahooSport, Minggu (4/11/2012).
"Kami percaya bahwa bahan bakar dalam mobil sudah sesuai dengan apa yang dilakukan Renault," ia menambahkan.
(aww)