Membingungkan, bikin kesal dan lain sebagainya
Minggu, 04 November 2012 - 17:27 WIB
Membingungkan, bikin kesal dan lain sebagainya
A
A
A
Sindonews.com - Panitia penyelenggara turnamen Celebes Cup 2012, sempat panik dan nyaris mendapatkan malu besar akibat belum keluarnya izin dari pihak kepolisian. Bahkan panitia baru mendapatkan kepastian izin ketika pertandingan Sriwijaya FC melawan Barito Putera, akhir pekan lalu seharusnya sudah di gelar.
Akibat molornya pengurusan izin dari kepolisian, bukan hanya jadwal kick off yang harus dimundurkan. Kondisi serba tidak menentu tersebut juga berdampak pada kinerja sejumlah pihak. Selain membuat para pemain dari empat tim yang berlaga bertanya-tanya. Awak media pun dibuat kebingungan, tak terkecuali kru stasiun Trans 7 yang berada di lapangan untuk menyiarkan secara langsung turnamen ini.
Sejumlah wartawan peliput yang sudah menunggu sejak siang di Stadion Siliwangi, sempat dibuat bingung, karena panitia pelaksana pertandingan tak kunjung memberikan kepastian apakah turnamen ini tetap digelar atau dibatalkan.
“Bala-bala, gehu geus beak lima bungkus. Can maen keneh wae (Bakwan (cemilan) sudah habis lima bungkus. Tapi belum main juga),” canda seorang wartawan tulis sebuah harian olahraga nasional di salah satu grup BlackBerry Massangger.
Kick off pertandingan Sriwijaya FC melawan Barito Putera sendiri terpaksa mundur sekitar dua jam dari yang dijadwalkan sebelumnya. Begitu juga dengan laga Persib melawan Makasar United. Meski begitu, baik tim peserta, wartawan serta ribuan penonton yang hadir di Stadion Siliwangi, tetap setia menunggu Panpel Celebes Cup menuntaskan tanggung jawab dan kinerja mereka.
“Akhirnya main juga,” tulis gelandang Persib, Asri Akbar dalam statusnya di BlackBerry Massangger.
Meski di cibir, namun upaya Panpel kejuaraan Celebes Cup 2012 tetap layak di acungi jempol dan di puji. Mereka menunjukkan tak kalah gigih dengan para pemain di lapangan. Hingga detik-detik akhir pun, Panpel Celebes Cup yang dipimpin Abdi Satria tetap berjuang agar rencana dan hajatan mereka di Kota Bandung tidak sia-sia.
“Ini berkat dukungan media juga dan Bobotoh yang terus mendukung kami agar turnamen ini tetap digelar,” ucap Abdi yang juga berprofesi sebagai seorang wartawan olahraga salah satu media cetak nasional tersebut.
Manajer Persib, Umuh Muchtar jadi salah satu sosok yang paling dibuat kesal. Kekesalan Umuh memang cukup wajar, sebab ia sudah jauh hari memberikan saran kepada Panpel Celebes Cup agar mengurus segala perizinan minimal tujuh sampai lima hari sebelum hari H.
“Kita sudah beritahukan kepada mereka, tapi jadinya seperti gini. Tapi kita tetap bersyukur, karena turnamen ini tetap bisa diselenggarakan,” tandas Umuh.
Akibat molornya pengurusan izin dari kepolisian, bukan hanya jadwal kick off yang harus dimundurkan. Kondisi serba tidak menentu tersebut juga berdampak pada kinerja sejumlah pihak. Selain membuat para pemain dari empat tim yang berlaga bertanya-tanya. Awak media pun dibuat kebingungan, tak terkecuali kru stasiun Trans 7 yang berada di lapangan untuk menyiarkan secara langsung turnamen ini.
Sejumlah wartawan peliput yang sudah menunggu sejak siang di Stadion Siliwangi, sempat dibuat bingung, karena panitia pelaksana pertandingan tak kunjung memberikan kepastian apakah turnamen ini tetap digelar atau dibatalkan.
“Bala-bala, gehu geus beak lima bungkus. Can maen keneh wae (Bakwan (cemilan) sudah habis lima bungkus. Tapi belum main juga),” canda seorang wartawan tulis sebuah harian olahraga nasional di salah satu grup BlackBerry Massangger.
Kick off pertandingan Sriwijaya FC melawan Barito Putera sendiri terpaksa mundur sekitar dua jam dari yang dijadwalkan sebelumnya. Begitu juga dengan laga Persib melawan Makasar United. Meski begitu, baik tim peserta, wartawan serta ribuan penonton yang hadir di Stadion Siliwangi, tetap setia menunggu Panpel Celebes Cup menuntaskan tanggung jawab dan kinerja mereka.
“Akhirnya main juga,” tulis gelandang Persib, Asri Akbar dalam statusnya di BlackBerry Massangger.
Meski di cibir, namun upaya Panpel kejuaraan Celebes Cup 2012 tetap layak di acungi jempol dan di puji. Mereka menunjukkan tak kalah gigih dengan para pemain di lapangan. Hingga detik-detik akhir pun, Panpel Celebes Cup yang dipimpin Abdi Satria tetap berjuang agar rencana dan hajatan mereka di Kota Bandung tidak sia-sia.
“Ini berkat dukungan media juga dan Bobotoh yang terus mendukung kami agar turnamen ini tetap digelar,” ucap Abdi yang juga berprofesi sebagai seorang wartawan olahraga salah satu media cetak nasional tersebut.
Manajer Persib, Umuh Muchtar jadi salah satu sosok yang paling dibuat kesal. Kekesalan Umuh memang cukup wajar, sebab ia sudah jauh hari memberikan saran kepada Panpel Celebes Cup agar mengurus segala perizinan minimal tujuh sampai lima hari sebelum hari H.
“Kita sudah beritahukan kepada mereka, tapi jadinya seperti gini. Tapi kita tetap bersyukur, karena turnamen ini tetap bisa diselenggarakan,” tandas Umuh.
(wbs)