Tak pernah menang, Hughes frutrasi
Senin, 05 November 2012 - 07:15 WIB
Tak pernah menang, Hughes frutrasi
A
A
A
Sindonews.com - Hasil imbang 1-1 saat melawan Reading di Loftus Road, Minggu waktu setempat (4/11), meninggalkan kekecewaan yang mendalam di benak bos Queens Park Rangers, Mark Hughes. Satu gol balasan yang dicetak Djibril Cisse di babak kedua memupus harapan Reading meraih poin penuh setelah unggul terlebih dahulu lewat Kaspars Gorkss di awal babak pertama.
Meskipun bermain jauh lebih baik di babak kedua, Hughes merasa frustrasi dengan hasil imbang yang membuat QPR gagal meriah kemenangan di 10 pertandingan. "Kami kecewa karena ini adalah pertandingan kandang dan kami ingin meraih poin maksimal dan sekali lagi kami belum mampu untuk melakukan itu," keluhnya, dikutip Soccerway, Senin (5/11).
Menurutnya, di paruh pertama permainan, timnya bermain terlalu pasif, sehingga dalam periode tersebut timnya tidak bisa keluar menyerang dan mendapatkan bolam, serta memainkan permainan yang diinginkan. "Di babak kedua kami melakukan permainan yang jauh lebih baik, sudah berani menguasai bola, mendapatkan bola dan benar-benar menyetir permainan Reading."
"Kami berada dalam situasi yang tak terkendali dan kami bekerja keras untuk itu. Ini adalah periode yang sulit, kunci untuk itu adalah kemenangan pertama. Itu bisa menenangkan dan kami bisa melanjutkan permainan kami," ungkap mantan pelatih Fulham itu.
Meskipun bermain jauh lebih baik di babak kedua, Hughes merasa frustrasi dengan hasil imbang yang membuat QPR gagal meriah kemenangan di 10 pertandingan. "Kami kecewa karena ini adalah pertandingan kandang dan kami ingin meraih poin maksimal dan sekali lagi kami belum mampu untuk melakukan itu," keluhnya, dikutip Soccerway, Senin (5/11).
Menurutnya, di paruh pertama permainan, timnya bermain terlalu pasif, sehingga dalam periode tersebut timnya tidak bisa keluar menyerang dan mendapatkan bolam, serta memainkan permainan yang diinginkan. "Di babak kedua kami melakukan permainan yang jauh lebih baik, sudah berani menguasai bola, mendapatkan bola dan benar-benar menyetir permainan Reading."
"Kami berada dalam situasi yang tak terkendali dan kami bekerja keras untuk itu. Ini adalah periode yang sulit, kunci untuk itu adalah kemenangan pertama. Itu bisa menenangkan dan kami bisa melanjutkan permainan kami," ungkap mantan pelatih Fulham itu.
(nug)