PSSI laporkan sejumlah Klub ISL ke AFC
Senin, 05 November 2012 - 13:59 WIB
PSSI laporkan sejumlah Klub ISL ke AFC
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah klub yang berlaga di ISL dilaporkan oleh PSSI ke AFC (Asosiation Football Club). Pasalnya, sejumlah klub tersebut menolak menggabungkan pemainnya ke Tim Nasional (Timnas) untuk berlaga di Piala AFF pada 24 November mendatang.
"Kami sudah melaporkan sejumlah klub yang menolak menggabungkan pemainnya untuk berlaga di Piala AFF. Untuk suspend (sangsi) tergatung mekanisme AFC," kata Sekjend PSSI Halim Mahfud di Jombang, Jawa Timur, Minggu (4/11/2012) malam.
Ia mengatakan, saat ini sudah ada 25 pemain yang menyatakan siap untuk membela Timnas Indonesia. Dari jumlah itu, PSSI telah mengirimkan 35 undangan resmi. Ia juga membatah jika selama ini undangan terhadap pemain itu melalui SMS saja. Bahkan deadline pemanggilan pemain ini pada 8 Oktober lalu.
"Kita kirimkan surat resmi. Tidak benar jika melalui SMS," tepisnya. Contohya terjadi pada Patrich Wanggai. PSSI telah mengirimkan surat sebanyak dua kali untuk pemanggilan tersebut.
Pemanggilan pertama ditujukan kepada Persisam namun ketika pemian ini sudah pindah ke Persipura Jayapura, PSSI juga mengirimkan surat ke klub tersebut. "Untuk Patrich Wanggai kita lakukan pemanggilan dua kali. Ketika di klub lamanya kita kirim surat panggilan, ternyata sudah pindah dan di klub yang barunya kita juga kirim surat panggilan," jelas pria yang akrab disapa Gus Iim ini.
Gus Iim memastikan, bagi pemain yang menolak bergabung dengan timnas tidak akan mendapatkan sanksi. Sebab, sanksi ini dijatuhkan kepada klub dimana pemain tersebut bernaung. Ia yakin, sebagai seorang pemain sepakbola, cita-citanya adalah bermain di timnas.
"Dan saya yakin, ketika pemain diundang untuk bermain di timnas pasti akan setuju tidak mungkin ditolak. Orang latihan, kerja keras sejak kecil cita-citanya adalah bermain di timnas. Kita ingin menyelamatkan pemain sepakbola Indonesia dari kondisi sulit ini," paparnya.
"Kami sudah melaporkan sejumlah klub yang menolak menggabungkan pemainnya untuk berlaga di Piala AFF. Untuk suspend (sangsi) tergatung mekanisme AFC," kata Sekjend PSSI Halim Mahfud di Jombang, Jawa Timur, Minggu (4/11/2012) malam.
Ia mengatakan, saat ini sudah ada 25 pemain yang menyatakan siap untuk membela Timnas Indonesia. Dari jumlah itu, PSSI telah mengirimkan 35 undangan resmi. Ia juga membatah jika selama ini undangan terhadap pemain itu melalui SMS saja. Bahkan deadline pemanggilan pemain ini pada 8 Oktober lalu.
"Kita kirimkan surat resmi. Tidak benar jika melalui SMS," tepisnya. Contohya terjadi pada Patrich Wanggai. PSSI telah mengirimkan surat sebanyak dua kali untuk pemanggilan tersebut.
Pemanggilan pertama ditujukan kepada Persisam namun ketika pemian ini sudah pindah ke Persipura Jayapura, PSSI juga mengirimkan surat ke klub tersebut. "Untuk Patrich Wanggai kita lakukan pemanggilan dua kali. Ketika di klub lamanya kita kirim surat panggilan, ternyata sudah pindah dan di klub yang barunya kita juga kirim surat panggilan," jelas pria yang akrab disapa Gus Iim ini.
Gus Iim memastikan, bagi pemain yang menolak bergabung dengan timnas tidak akan mendapatkan sanksi. Sebab, sanksi ini dijatuhkan kepada klub dimana pemain tersebut bernaung. Ia yakin, sebagai seorang pemain sepakbola, cita-citanya adalah bermain di timnas.
"Dan saya yakin, ketika pemain diundang untuk bermain di timnas pasti akan setuju tidak mungkin ditolak. Orang latihan, kerja keras sejak kecil cita-citanya adalah bermain di timnas. Kita ingin menyelamatkan pemain sepakbola Indonesia dari kondisi sulit ini," paparnya.
(wbs)