Jateng waspadai karateka Jatim
Selasa, 06 November 2012 - 19:35 WIB
Jateng waspadai karateka Jatim
A
A
A
Sindonews.com - Jawa Tengah bakal menjadi tuan rumah kejuaraan nasional (Kejurnas) Karate Kyokushinkai. Kejuaraan bakal digelar 25 November mendatang di Knight Stadium, Jalan Yos Sudarso, Semarang.
Ketua panitia kejuaraan Andreas BW mengemukakan, kejurnas Karate Kyokushinkai sengaja digelar di Kota Semarang untuk di dedikasikan kepada Iwan Arifin Chandra yang juga salah satu pendiri Lindu Aji. Selain itu semasa hidup Iwan adalah salah satu pegiat karate di Pengda Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate-do Indonesia Jateng.
Andreas mengatakan, pada kejurnas tersebut akan diikuti sekitar 78 karateka dari berbagai daerah di Indonesia. Jateng sendiri akan menerjunkan 21 karateka terbaiknya dari Blora, Solo, dan Semarang. Mereka akan mengikuti semua kelas yang dipertandingkan.”Yang sudah pasti datang dari Kepulauan Riau, Kalsel, Kaltim, Jatim, Banten, Sumbar, Maluku,dan Papua,”katanya, Selasa (6/11).
Di kejuaraan tersebut akan dipertandingkan lima kelompok yakni yunior putra (bawah 12 tahun), remaja putra/putri (12-17 tahun) dan dewasa putra/putri. Khusus dewasa dibagi empat kelas yakni bawah 60 kg, 61-65 kg, 66-70 kg, dan atas 70 kg. Pertandingan menggunakan sistem gugur full body contact. Artinya peserta tidak menggunakan alat pelindung. Tapi tidak boleh memukul kepala dan selangkangan.
Pelatih tim Kyokushinkai Jateng Gunawan Wijaya menambahkan, degan materi pemain yang sudah ada, pada kejurnas kali ini, yakin karateka Jateng mampu bersaing dengan karateka dari Provinsi lain. ''Persiapan sudah mencapai 80 persen. Saat ini kami memfokuskan pada pemebanhan mental,” tambahnya.
Dia mengaku sengaja memfokuskan penggemblengan mental, untuk meningkatkan semangat tarung para atlet. Ditanya soal saingat terberat, Gunawan mengaku lebih mewaspadai petarun-petarung dari Jatim. Pasalnya secara kualitas Jatim berada satu level dari Jateng. ''Mental bertarung anak-anak terus dipompa, supaya mereka siap menghadapi lawan dari mana pun,” jelasnya.
Ketua panitia kejuaraan Andreas BW mengemukakan, kejurnas Karate Kyokushinkai sengaja digelar di Kota Semarang untuk di dedikasikan kepada Iwan Arifin Chandra yang juga salah satu pendiri Lindu Aji. Selain itu semasa hidup Iwan adalah salah satu pegiat karate di Pengda Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate-do Indonesia Jateng.
Andreas mengatakan, pada kejurnas tersebut akan diikuti sekitar 78 karateka dari berbagai daerah di Indonesia. Jateng sendiri akan menerjunkan 21 karateka terbaiknya dari Blora, Solo, dan Semarang. Mereka akan mengikuti semua kelas yang dipertandingkan.”Yang sudah pasti datang dari Kepulauan Riau, Kalsel, Kaltim, Jatim, Banten, Sumbar, Maluku,dan Papua,”katanya, Selasa (6/11).
Di kejuaraan tersebut akan dipertandingkan lima kelompok yakni yunior putra (bawah 12 tahun), remaja putra/putri (12-17 tahun) dan dewasa putra/putri. Khusus dewasa dibagi empat kelas yakni bawah 60 kg, 61-65 kg, 66-70 kg, dan atas 70 kg. Pertandingan menggunakan sistem gugur full body contact. Artinya peserta tidak menggunakan alat pelindung. Tapi tidak boleh memukul kepala dan selangkangan.
Pelatih tim Kyokushinkai Jateng Gunawan Wijaya menambahkan, degan materi pemain yang sudah ada, pada kejurnas kali ini, yakin karateka Jateng mampu bersaing dengan karateka dari Provinsi lain. ''Persiapan sudah mencapai 80 persen. Saat ini kami memfokuskan pada pemebanhan mental,” tambahnya.
Dia mengaku sengaja memfokuskan penggemblengan mental, untuk meningkatkan semangat tarung para atlet. Ditanya soal saingat terberat, Gunawan mengaku lebih mewaspadai petarun-petarung dari Jatim. Pasalnya secara kualitas Jatim berada satu level dari Jateng. ''Mental bertarung anak-anak terus dipompa, supaya mereka siap menghadapi lawan dari mana pun,” jelasnya.
(aww)