Cabor berkuda dilombakan di Bogor
Selasa, 06 November 2012 - 21:14 WIB
Cabor berkuda dilombakan di Bogor
A
A
A
Sindonews.com - Pekan Olahraga Daerah (Porda) XII akan digelar di Bekasi pada 2014. Namun, karena tidak memiliki venue berkuda, kemungkinan besar pertandingan akan menggunakan venue berkuda di Kabupaten Bogor. Pasalnya, selain tidak ada venue berkuda, kalaupun di Bekasi dibangun venue berkuda, hal ini akan akan membutuhkan anggaran yang cukup besar.
Sekum Pengda Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jabar, Jejen Rusdiyana di sela-sela Rakerda Pordasi Jabar di Hotel Jatinangor, Kab. Sumedang, beberapa waktu lalu menuturkan, seperti pada Porda sebelumnya, pada Porda di Bekasi nanti, cabor berkuda akan dipertandingkan seperti komitmen sebelumnya.
Meski demikian kemungkinan untuk cabor berkuda ini tidak akan dilaksanakan di Bekasi, karena berbenturan dengan belum adanya venue untuk olahraga berkuda tersebut.
"Di Bekasi belum ada venue untuk berkuda. Makanya kemungkinan akan dipindahkan ke Kab. Bogor. Kalaupun membangun venue berkuda di Bekasi, sepertinya tidak mungkin karena membutuhkan anggaran yang cukup besar," katanya.
Meski dipertandingkan di daerah lain, lanjut Jejen, hal ini tidak masalah karena ada sejumlah cabor yang juga tidak diperlombakan di Bekasi. Cabor yang kemungkinan tidak dipertandingkan di Bekasi, di antaranya dayung dan paralayang. "Hal itu tidak menjadi masalah kalau berkuda dipertandingan di Kab. Bogor. Apalagi venue di Bogor sudah bertaraf internasional karena disiapkan
untuk SEA Games," ujarnya.
Jejen menilai, dalam Porda Bekasi nanti, kemungkinan nomor yang dipertandingkan tidak akan 3 nomor. Rencananya di Porda Bekasi nanti akan ada penambahan nomor 3 sampai 5 nomor karena banyak atlet junior yang akan tampil.
Sementara itu, selain dibahas kesiapan Porda, dalam rakerda yang dilaksanakan sejak Jumat (2/11) ini juga dibahas berbagai agenda Pordasi Jabar ke depan. Untuk agenda terdekat, Pordasi Jabar akan mengadakan kejurda seri I di Arcamanik, Kota Bandung, yang rencananya digelar pada tanggal 25 November 2012 dan Kejurda seri II di Pangandaran, 29 Desember 2012.
"Kejurda ini juga dilakukan untuk mencari bibit berpotensi di Jabar karena saat ini atlet junior sudah mulai bermunculan," ujarnya.
Jejen berharap semuanya bisa berjalan lancar, baik dari persiapan sampai dengan pelaksanaannya. Dengan bermunculannya atlet-atlet muda, regenerasi atlet berkuda Jabar bisa lebih maju lagi dan bisa mencetak atlet berprestasi.
Sekum Pengda Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jabar, Jejen Rusdiyana di sela-sela Rakerda Pordasi Jabar di Hotel Jatinangor, Kab. Sumedang, beberapa waktu lalu menuturkan, seperti pada Porda sebelumnya, pada Porda di Bekasi nanti, cabor berkuda akan dipertandingkan seperti komitmen sebelumnya.
Meski demikian kemungkinan untuk cabor berkuda ini tidak akan dilaksanakan di Bekasi, karena berbenturan dengan belum adanya venue untuk olahraga berkuda tersebut.
"Di Bekasi belum ada venue untuk berkuda. Makanya kemungkinan akan dipindahkan ke Kab. Bogor. Kalaupun membangun venue berkuda di Bekasi, sepertinya tidak mungkin karena membutuhkan anggaran yang cukup besar," katanya.
Meski dipertandingkan di daerah lain, lanjut Jejen, hal ini tidak masalah karena ada sejumlah cabor yang juga tidak diperlombakan di Bekasi. Cabor yang kemungkinan tidak dipertandingkan di Bekasi, di antaranya dayung dan paralayang. "Hal itu tidak menjadi masalah kalau berkuda dipertandingan di Kab. Bogor. Apalagi venue di Bogor sudah bertaraf internasional karena disiapkan
untuk SEA Games," ujarnya.
Jejen menilai, dalam Porda Bekasi nanti, kemungkinan nomor yang dipertandingkan tidak akan 3 nomor. Rencananya di Porda Bekasi nanti akan ada penambahan nomor 3 sampai 5 nomor karena banyak atlet junior yang akan tampil.
Sementara itu, selain dibahas kesiapan Porda, dalam rakerda yang dilaksanakan sejak Jumat (2/11) ini juga dibahas berbagai agenda Pordasi Jabar ke depan. Untuk agenda terdekat, Pordasi Jabar akan mengadakan kejurda seri I di Arcamanik, Kota Bandung, yang rencananya digelar pada tanggal 25 November 2012 dan Kejurda seri II di Pangandaran, 29 Desember 2012.
"Kejurda ini juga dilakukan untuk mencari bibit berpotensi di Jabar karena saat ini atlet junior sudah mulai bermunculan," ujarnya.
Jejen berharap semuanya bisa berjalan lancar, baik dari persiapan sampai dengan pelaksanaannya. Dengan bermunculannya atlet-atlet muda, regenerasi atlet berkuda Jabar bisa lebih maju lagi dan bisa mencetak atlet berprestasi.
(aww)