Peserta Porda Jabar tunggu nomor pertandingan
Rabu, 07 November 2012 - 14:37 WIB
Peserta Porda Jabar tunggu nomor pertandingan
A
A
A
Sindonews.com – Sejumlah Kota/Kabupaten yang menjadi peserta di Pekan Olah Raga Daerah (Porda) XII Jawa Barat 2014 mulai melakukan persiapan. Namun, mereka masih menunggu keputusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat terkait nomor pertandingan yang nantinya diperlombakan.
Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kota Bandung Nurhasan mengatakan, pihaknya belum dapat menentukan kuota atlet dalam kontingen yang nantinya akan dibawa. Kuota tersebut baru dapat diketahui jika nomor pertandingan sudah ditentukan oleh KONI Jawa Barat. “Nomor pertandingan yang nanti digelar di Porda kan belum diketahui, karena belum turun dari KONI Jawa Baratnya. Jadi kami pun untuk saat ini tidak bisa menentukan berapa banyak atlet dan pelatih yang mengisi kontingen Kota Bandung di Porda 2014,” kata Nurhasan di Kantor KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Rabu (7/11).
Dia pun mengaku belum memiliki gambaran berapa banyak nomor pertandingan yang akan dilaksanakan di setiap cabang olahraga. Namun, tidak menutup kemungkinan terdapat penambahan nomor pertandingan di beberapa cabang. Hal itu bisa menyebabkan bertambahnya jumlah atlet yang mewakili Kota Bandung. “Bisa saja ada penambahan nomor di sejumlah cabang olahraga. Beberapa cabang memang ada wacana seperti itu. Semakin banyak nomor pertandingan, tentu jumlah atlet pun bertambah. Tapi saat ini kami fokus dulu dalam penjaringan atlet, karena tahap pembentukan tim inti baru dilakukan tahun depan, jadi untuk saat ini jumlah nomor pertandingan belum terlalu berpengaruh,” jelasnya.
Hingga kini, KONI Kota Bandung masih dalam tahap penjaringan atlet berprestasi dan potensial. Proses tersebut digelar hingga akhir tahun ini. Memasuki tahun mendatang, tahapan pembinaan untuk pembentukan tim bayangan akan dimulai. Sedangkan pada pertengahan 2013, tim inti yang mewakili Kota Bandung di setiap cabang olah raga diharapkan sudah terbentuk.
“Kami masih menunggu berkas dari pengurus cabang semua cabang olah raga. Rekrutmen ini digelar selama kurang lebih empat bulan sejak September hingga Desember. Atlet yang berkasnya sudah masuk, akan menjalani pemusatan latihan untuk membentuk tim bayangan. Setelah itu, baru tahapannya meningkat ke pembentukan tim inti. Karena nomor pertandingannya belum ada, dan masih tahapan awal seleksi, ya sebanyak mungkin atlet potensial akan kami pantau,” tutur Nurhasan.
Terkait wacana pembatasan cabang olah raga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, Nurhasan berharap hal itu tidak terlalu berpengaruh pada penentuan nomor pertandingan di Porda Jawa Barat. Menurutnya, meski pembatasan cabang olah raga tetap dilakukan, pembinaan para atlet harus tetap berlangsung. “Saat ini, Jawa Barat juga sedang menunggu keputusan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga, apakan PON 2016 akan mempertandingkan 43 cabang olahraga atau jadi dikurangi. Karena yang memutuskan ya Kementrian, yang menentukan Jawa Barat sebagai tuan rumah juga kan Kementrian. Walaupun Porda merupakan proyeksi Jawa Barat untuk menghadapi PON, kami harap kondisi tersebut tidak terlalu berpengaruh pada penentuan nomor pertandingan di Porda 2014,” pungkasnya.
Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kota Bandung Nurhasan mengatakan, pihaknya belum dapat menentukan kuota atlet dalam kontingen yang nantinya akan dibawa. Kuota tersebut baru dapat diketahui jika nomor pertandingan sudah ditentukan oleh KONI Jawa Barat. “Nomor pertandingan yang nanti digelar di Porda kan belum diketahui, karena belum turun dari KONI Jawa Baratnya. Jadi kami pun untuk saat ini tidak bisa menentukan berapa banyak atlet dan pelatih yang mengisi kontingen Kota Bandung di Porda 2014,” kata Nurhasan di Kantor KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Rabu (7/11).
Dia pun mengaku belum memiliki gambaran berapa banyak nomor pertandingan yang akan dilaksanakan di setiap cabang olahraga. Namun, tidak menutup kemungkinan terdapat penambahan nomor pertandingan di beberapa cabang. Hal itu bisa menyebabkan bertambahnya jumlah atlet yang mewakili Kota Bandung. “Bisa saja ada penambahan nomor di sejumlah cabang olahraga. Beberapa cabang memang ada wacana seperti itu. Semakin banyak nomor pertandingan, tentu jumlah atlet pun bertambah. Tapi saat ini kami fokus dulu dalam penjaringan atlet, karena tahap pembentukan tim inti baru dilakukan tahun depan, jadi untuk saat ini jumlah nomor pertandingan belum terlalu berpengaruh,” jelasnya.
Hingga kini, KONI Kota Bandung masih dalam tahap penjaringan atlet berprestasi dan potensial. Proses tersebut digelar hingga akhir tahun ini. Memasuki tahun mendatang, tahapan pembinaan untuk pembentukan tim bayangan akan dimulai. Sedangkan pada pertengahan 2013, tim inti yang mewakili Kota Bandung di setiap cabang olah raga diharapkan sudah terbentuk.
“Kami masih menunggu berkas dari pengurus cabang semua cabang olah raga. Rekrutmen ini digelar selama kurang lebih empat bulan sejak September hingga Desember. Atlet yang berkasnya sudah masuk, akan menjalani pemusatan latihan untuk membentuk tim bayangan. Setelah itu, baru tahapannya meningkat ke pembentukan tim inti. Karena nomor pertandingannya belum ada, dan masih tahapan awal seleksi, ya sebanyak mungkin atlet potensial akan kami pantau,” tutur Nurhasan.
Terkait wacana pembatasan cabang olah raga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, Nurhasan berharap hal itu tidak terlalu berpengaruh pada penentuan nomor pertandingan di Porda Jawa Barat. Menurutnya, meski pembatasan cabang olah raga tetap dilakukan, pembinaan para atlet harus tetap berlangsung. “Saat ini, Jawa Barat juga sedang menunggu keputusan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga, apakan PON 2016 akan mempertandingkan 43 cabang olahraga atau jadi dikurangi. Karena yang memutuskan ya Kementrian, yang menentukan Jawa Barat sebagai tuan rumah juga kan Kementrian. Walaupun Porda merupakan proyeksi Jawa Barat untuk menghadapi PON, kami harap kondisi tersebut tidak terlalu berpengaruh pada penentuan nomor pertandingan di Porda 2014,” pungkasnya.
(nug)