Schalke lebih baik daripada Arsenal
Rabu, 07 November 2012 - 23:35 WIB
Schalke lebih baik daripada Arsenal
A
A
A
Sindonews.com - Penyerang Schalke04 Ibrahim Afellay merasa timnya pantas meraih kemenangan ketika melawan Arsenal pada laga lanjutan penyisihan Liga Champions. Pada laga yang berakhir imbang dengan skor 2-2, mantan pemain Barcelona itu merasa timnya seharusnya bisa memenangi pertandingan melawan pasukan The Gunners karena bermain lebih baik.
Klub asal Bundesliga sempat tertinggal dua gol dari Theo Walcott dan Olivier Giroud sebelum Klass-Jan Huntelaar dan Jefferson Farfan mampu menyamakan kedudukan. ''Kami adalah tim yang bermain lebih baik. Arsenal hanya mengancam lewat serangan balik. Kami kurang puas dengan hasil imbang ini. Kami seharusnya mampu mendapatkan hal lebih," ungkap Affelay seperti dilansir Soccerway, Rabu (7/11/2012).
"Kami memang tertinggal dua gol lebih dulu. Gol yang pertama sangat disayangkan, dan ketika Klass-Jan Huntelaar membuat kedudukan 2-1 hal itu penting bagi kami dan mendorong kepercayaan tim. Kami juga sebenarnya memulai laga cukup baik dan mendapat beberapa peluang bagus, tetapi kami kemudian membuang itu semua," sambungnya.
''Hal positifnya adalah, kami masih memuncaki grup. Kami masih ingin bermain di Liga Champions setelah jeda musim dingin. Pada akhirnya kami lega tidak mendapatkan hasil buruk," tandasnya.
Klub asal Bundesliga sempat tertinggal dua gol dari Theo Walcott dan Olivier Giroud sebelum Klass-Jan Huntelaar dan Jefferson Farfan mampu menyamakan kedudukan. ''Kami adalah tim yang bermain lebih baik. Arsenal hanya mengancam lewat serangan balik. Kami kurang puas dengan hasil imbang ini. Kami seharusnya mampu mendapatkan hal lebih," ungkap Affelay seperti dilansir Soccerway, Rabu (7/11/2012).
"Kami memang tertinggal dua gol lebih dulu. Gol yang pertama sangat disayangkan, dan ketika Klass-Jan Huntelaar membuat kedudukan 2-1 hal itu penting bagi kami dan mendorong kepercayaan tim. Kami juga sebenarnya memulai laga cukup baik dan mendapat beberapa peluang bagus, tetapi kami kemudian membuang itu semua," sambungnya.
''Hal positifnya adalah, kami masih memuncaki grup. Kami masih ingin bermain di Liga Champions setelah jeda musim dingin. Pada akhirnya kami lega tidak mendapatkan hasil buruk," tandasnya.
(akr)