Martin Skrtel tetap setia
Kamis, 08 November 2012 - 09:50 WIB
Martin Skrtel tetap setia
A
A
A
Sindonews.com - Bintang Liverpool asal Slovakia Martin Skrtel peringatkan klub asal Rusia Anzhi Makhachkala untuk tidak memburunya.Pemilik nomor punggung 37 di Anfield itu menegaskan keinginannya untuk terus membela The Reds hingga pihak manajemen merasa tak membutuhkannya lagi.
Skrtel bergabung dengan Liverpool sejak musim 2008 dengan banderol 6 juta euro dan telah melakoni 126 pertandingan dengan enam kali menceploskan bola.Meski Liverpool sedang menurun performanya, peran Skrtel di barisan pertahanan sangat diharapkan Brendan Rodgers untuk mempertahankan gawang Liverpool dari hujan gol.”Saya baru saja memperpanjang kontrak di Liverpool dan saya sangat puas. Jadi,mari kita (Skrtel dan Anzhi) berhenti di situ,”ujar Skrtel,dilansir Daily Mail.
Sebagai klub kaya baru yang ingin mengembangkan sepak bola Rusia,mereka pantas membidik pasar Eropa sebagai target utama prestasi.Apalagi,Anzhi terus melakukan serbuan kepada sejumlah pemain berbakat untuk memperkuat anak asuh Guus Hiddink tersebut. Yang jelas,awal ketertarikan Anzhi terhadap Skrtel bermula dari keberhasilan Liverpool menjungkalkan Anzhi 1-0 di kancah Liga Europa.Saat itu,Skrtel bermain dengan performa yang menawan.
Selain itu,pemain berusia 27 tahun ini kerap membantu serangan dan memberikan umpan-umpan akurat untuk pemain tengah dan barisan depan Liverpool. ”Saya tidak akan meninggalkan Liverpool untuk klub lain.Saya nyaman di Liverpool,jadi lupakan tentang kabar bahwa saya akan pindah ke Anzhi,”ujar pemain berkepala plontos itu,dilansir ESPN Stars Sport.
Dengan penolakan secara mentahmentah dari mantan bintang Zenit St Petersburg itu,maka Anzhi harus mengkaji ulang untuk ngotot mendatangkan sang bintang dan mencari penggantinya untuk dibeli pada awal bursa transfer Januari nanti. Kendati demikian,pihak Anzhi belum memberikan keterangan atau tanggapan mengenai penolakan sang pemain.Bagi Anzhi,segala kemungkinan masih terjadi.
Apalagi,jika berbicara gelontoran dana segar serta jaminan bermain untuk level tinggi. Anzhi bisa saja merealisasikan target itu, apalagi performa The Redstengah melorot musim ini.Steven Gerarrd dkk bahkan harus banting tulang untuk merangsek naik ke posisi terbaik di Liga Primer.Sementara di Liga Europa,Liverpool terus berusaha keras untuk lolos ke fase berikut.
Skrtel bergabung dengan Liverpool sejak musim 2008 dengan banderol 6 juta euro dan telah melakoni 126 pertandingan dengan enam kali menceploskan bola.Meski Liverpool sedang menurun performanya, peran Skrtel di barisan pertahanan sangat diharapkan Brendan Rodgers untuk mempertahankan gawang Liverpool dari hujan gol.”Saya baru saja memperpanjang kontrak di Liverpool dan saya sangat puas. Jadi,mari kita (Skrtel dan Anzhi) berhenti di situ,”ujar Skrtel,dilansir Daily Mail.
Sebagai klub kaya baru yang ingin mengembangkan sepak bola Rusia,mereka pantas membidik pasar Eropa sebagai target utama prestasi.Apalagi,Anzhi terus melakukan serbuan kepada sejumlah pemain berbakat untuk memperkuat anak asuh Guus Hiddink tersebut. Yang jelas,awal ketertarikan Anzhi terhadap Skrtel bermula dari keberhasilan Liverpool menjungkalkan Anzhi 1-0 di kancah Liga Europa.Saat itu,Skrtel bermain dengan performa yang menawan.
Selain itu,pemain berusia 27 tahun ini kerap membantu serangan dan memberikan umpan-umpan akurat untuk pemain tengah dan barisan depan Liverpool. ”Saya tidak akan meninggalkan Liverpool untuk klub lain.Saya nyaman di Liverpool,jadi lupakan tentang kabar bahwa saya akan pindah ke Anzhi,”ujar pemain berkepala plontos itu,dilansir ESPN Stars Sport.
Dengan penolakan secara mentahmentah dari mantan bintang Zenit St Petersburg itu,maka Anzhi harus mengkaji ulang untuk ngotot mendatangkan sang bintang dan mencari penggantinya untuk dibeli pada awal bursa transfer Januari nanti. Kendati demikian,pihak Anzhi belum memberikan keterangan atau tanggapan mengenai penolakan sang pemain.Bagi Anzhi,segala kemungkinan masih terjadi.
Apalagi,jika berbicara gelontoran dana segar serta jaminan bermain untuk level tinggi. Anzhi bisa saja merealisasikan target itu, apalagi performa The Redstengah melorot musim ini.Steven Gerarrd dkk bahkan harus banting tulang untuk merangsek naik ke posisi terbaik di Liga Primer.Sementara di Liga Europa,Liverpool terus berusaha keras untuk lolos ke fase berikut.
(wbs)