Strachan tak mau Arogan
Kamis, 08 November 2012 - 11:57 WIB
Strachan tak mau Arogan
A
A
A
Sindonews.com - Posisi pelatih tim nasional (timnas) Skotlandia kini tengah lowong. Mantan pelatih glasgow Celtics, Gordon Strachan pun menyatakan akan sangat bangga baginya jika diminta mengisi kekosongan tersebut. Namun, ia tak mau bersikap arogan.
Skotlandia ditinggal pelatihnya, Craig Levein, yang memutuskan untuk mengundurkan diri. Hal ini tak lepas dari Skotlandia hanya meraih hasil dua poin pada babak kualifikasi Piala Dunia 2016. Posisi pelatih saat ini sementara diisi oleh asisten Levein, Billy Stark.
Beberapa nama sudah dimunculkan media Skotlandia untuk menjadi calon penerus Levein, dan nama Strachan menjadi kandidat utama. Ketika ditanya soal kemungkinan menjadi pelatih timnas Skotlandia, Strachan belum bisa memberikan jawaban karena memang belum ada tawaran dari federasi sepakbola Skotlandia (SFA).
"Akan sangat terhormat jika diminta menjadi pelatih di tim negara Anda sendiri. Saya bisa saja duduk di sini dan berkata 'ya, itu itu akan hebat' atau 'tidak, itu bukan untuk saya' tapi itu akan terlihat arogan untuk saya menjawab jika tak ada seseorang yang menawarkan itu," kata Strachan, seperti dilansir Sky Sports, Kamis (8/11).
"Hingga Anda diminta untuk sebuah pekerjaan, pekerjaan apapun, maka Anda tidak akan tahu bagaimana itu akan terjadi. Saya tak mau bersikap aorgan memikirkan bahwa seseorang akan mengetok pintu rumah saya untuk menawarkan pekerjaan itu," ia mengakhiri.
Skotlandia ditinggal pelatihnya, Craig Levein, yang memutuskan untuk mengundurkan diri. Hal ini tak lepas dari Skotlandia hanya meraih hasil dua poin pada babak kualifikasi Piala Dunia 2016. Posisi pelatih saat ini sementara diisi oleh asisten Levein, Billy Stark.
Beberapa nama sudah dimunculkan media Skotlandia untuk menjadi calon penerus Levein, dan nama Strachan menjadi kandidat utama. Ketika ditanya soal kemungkinan menjadi pelatih timnas Skotlandia, Strachan belum bisa memberikan jawaban karena memang belum ada tawaran dari federasi sepakbola Skotlandia (SFA).
"Akan sangat terhormat jika diminta menjadi pelatih di tim negara Anda sendiri. Saya bisa saja duduk di sini dan berkata 'ya, itu itu akan hebat' atau 'tidak, itu bukan untuk saya' tapi itu akan terlihat arogan untuk saya menjawab jika tak ada seseorang yang menawarkan itu," kata Strachan, seperti dilansir Sky Sports, Kamis (8/11).
"Hingga Anda diminta untuk sebuah pekerjaan, pekerjaan apapun, maka Anda tidak akan tahu bagaimana itu akan terjadi. Saya tak mau bersikap aorgan memikirkan bahwa seseorang akan mengetok pintu rumah saya untuk menawarkan pekerjaan itu," ia mengakhiri.
(aww)