Mabuk Diego Michiels bikin onar
Kamis, 08 November 2012 - 14:04 WIB
Mabuk Diego Michiels bikin onar
A
A
A
Sindonews.com - Bintang sepak bola Indonesia Diego Michiels harus berurusan dengan polisi karena dilaporkan telah memukul empat orang dalam keadaan mabuk. Pemain Timnas ini terlibat perkelahian Kamis dini hari, sekitar pukul 02.30 di Domain Café, Senayan City, Jakarta Selatan.
Penganiayaan tersebut membuat kekasih artis sinetron Nikita Willy ini harus berurusan dengan Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kanit Reskim Polsek Tanah Abang Kompol Widarto membenarkan masalah pemukulan tersebut.
"Iya benar telah terjadi keributan antara pengunjung dari kelompok Diego Michiels dengan korban bernama Mef Paripurna," kata Widarto, Ketika dihubungi sindonews, Kamis (8/11/2012).
Korban yang tinggal di Bukit Cimanggu Villa Blok S II No. 23 RT 05/14, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor. Mengalami luka di mata kanan dan kiri, dagu, hidung, serta dahi. Dari kejadian tersebut polisi sudah mengantongi dua orang saksi dalam kasus tersebut,
"Ada dua orang saksi, yaitu Anggah dan Chalid," kata Widarto.
Dua saksi yang mengetahui kejadian tersebut yaitu, Anggah warga jalan Sendra Tari, Lengkong, Bogor, dan Chalid warga Petojo Sabangan, Petojo, Gambir.
Penganiayaan tersebut membuat kekasih artis sinetron Nikita Willy ini harus berurusan dengan Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kanit Reskim Polsek Tanah Abang Kompol Widarto membenarkan masalah pemukulan tersebut.
"Iya benar telah terjadi keributan antara pengunjung dari kelompok Diego Michiels dengan korban bernama Mef Paripurna," kata Widarto, Ketika dihubungi sindonews, Kamis (8/11/2012).
Korban yang tinggal di Bukit Cimanggu Villa Blok S II No. 23 RT 05/14, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor. Mengalami luka di mata kanan dan kiri, dagu, hidung, serta dahi. Dari kejadian tersebut polisi sudah mengantongi dua orang saksi dalam kasus tersebut,
"Ada dua orang saksi, yaitu Anggah dan Chalid," kata Widarto.
Dua saksi yang mengetahui kejadian tersebut yaitu, Anggah warga jalan Sendra Tari, Lengkong, Bogor, dan Chalid warga Petojo Sabangan, Petojo, Gambir.
(wbs)