Celtic untung punya Tony Watt
Jum'at, 09 November 2012 - 10:45 WIB
Celtic untung punya Tony Watt
A
A
A
Sindonews.com- Publik Glasglow sempat bingung dengan pilihan Pelatih Neil Lennon yang mengganti Georgios Samaras pada menit ke-72 dengan pemain yang masih belia.
Menjamu tim raksasa yang hampir mustahil dikalahkan,Lennon malah memasang Tony Watt sebagai strategi menyerang dan bukan bertahan pada menit-menit akhir pertandingan. Meski punya catatan baik di pentas liga lokal dengan mengoleksi enam gol dari 11 pertandingan yang dilakoni, pemain muda kelahiran Caotbridge, Skotlandia,29 Desember 1993,itu belum punya catatan manis di pentas Benua Biru.Selain hanya menjadi pemain pengganti di dua laga Celtic sebelumnya, Watt juga tak menunjukkan kualitas membanggakan saat diberi kesempatan.
Tapi,penampilannya dini hari kemarin sangat berbeda.Di depan sekitar 60.832 fans fanatik Celtic yang memang menginginkan kado ulang tahun klub ke-125,Watt tampil memesona.Dia mewujudkan mimpi itu lewat akselerasi manis pada menit ke-83 atau hanya berselang 11 menit setelah dia dipercaya menggantikan Samaras.
“Ini peristiwa paling istimewa dalam hidup.Saya tidak tahu apakah saya akan pernah mencetak gol sepenting itu lagi dalam karier saya, yakni gol kedua untuk kemenangan 2-1.Gol pertama saya di Parkhead ini juga menjadi istimewa karena bertepatan dengan hari ulang klub kami yang ke-125,”tutur Watt,dilansir UEFA.
Karena kaget dan gembira atas kesuksesan memberikan kemenangan penting untuk klub,Watt masih tak percaya dengan keberhasilannya mencetak gol perdana di pentas Liga Champions.Bagi pemain muda seperti Watt, mencetak gol ke gawang tim bertabur bintang yang dikenal di seluruh dunia adalah sesuatu yang mustahil baginya.Watt sama sekali tak pernah berpikir akan membobol gawang Victor Valdes.
“Saya hanya melihat Valdes.Saya hanya berpikir memosisikan bola ke sisi kiri dia (Valdes) dan itu yang saya lakukan. Ternyata,itu jadi gol spektakuler saya sehingga kami mengalahkan Barcelona di Liga Champions.Masih adakah yang lebih baik dari pengalaman ini bagi pemain muda seperti saya?”papar pria berusia 18 tahun. Pemain yang besar di sekolah sepak bola Airdrie United Skotlandia ini sesungguhnya bukan nama baru di sepak bola Inggris Raya.Sejak bergabung dengan Celtic pada musim 2011 dan membantu tim menjuarai Liga Skotlandia serta memperkuat tim nasional Skotlandia U-21,Watt telah dipantau sejumlah klub besar Liga Primer seperti Liverpool dan Fulham.
Hanya,dua klub itu belum berani mengambil kontrak mengingat usia Watt yang masih muda. Setelah ini, sejumlah klub mungkin akan mencoba menggunakan jasa Watt.Sebab,tak banyak pemain usia muda yang menorehkan tinta emas dengan menjalani gol debutannya ke gawang klub paling ditakuti saat ini.Apalagi, gol tersebut menjadi penentu kemenangan.Jika hal ini dikaitkan dengan mitologi, Watt dipercaya akan menjadi bintang besar berkat debutannya.
Menjamu tim raksasa yang hampir mustahil dikalahkan,Lennon malah memasang Tony Watt sebagai strategi menyerang dan bukan bertahan pada menit-menit akhir pertandingan. Meski punya catatan baik di pentas liga lokal dengan mengoleksi enam gol dari 11 pertandingan yang dilakoni, pemain muda kelahiran Caotbridge, Skotlandia,29 Desember 1993,itu belum punya catatan manis di pentas Benua Biru.Selain hanya menjadi pemain pengganti di dua laga Celtic sebelumnya, Watt juga tak menunjukkan kualitas membanggakan saat diberi kesempatan.
Tapi,penampilannya dini hari kemarin sangat berbeda.Di depan sekitar 60.832 fans fanatik Celtic yang memang menginginkan kado ulang tahun klub ke-125,Watt tampil memesona.Dia mewujudkan mimpi itu lewat akselerasi manis pada menit ke-83 atau hanya berselang 11 menit setelah dia dipercaya menggantikan Samaras.
“Ini peristiwa paling istimewa dalam hidup.Saya tidak tahu apakah saya akan pernah mencetak gol sepenting itu lagi dalam karier saya, yakni gol kedua untuk kemenangan 2-1.Gol pertama saya di Parkhead ini juga menjadi istimewa karena bertepatan dengan hari ulang klub kami yang ke-125,”tutur Watt,dilansir UEFA.
Karena kaget dan gembira atas kesuksesan memberikan kemenangan penting untuk klub,Watt masih tak percaya dengan keberhasilannya mencetak gol perdana di pentas Liga Champions.Bagi pemain muda seperti Watt, mencetak gol ke gawang tim bertabur bintang yang dikenal di seluruh dunia adalah sesuatu yang mustahil baginya.Watt sama sekali tak pernah berpikir akan membobol gawang Victor Valdes.
“Saya hanya melihat Valdes.Saya hanya berpikir memosisikan bola ke sisi kiri dia (Valdes) dan itu yang saya lakukan. Ternyata,itu jadi gol spektakuler saya sehingga kami mengalahkan Barcelona di Liga Champions.Masih adakah yang lebih baik dari pengalaman ini bagi pemain muda seperti saya?”papar pria berusia 18 tahun. Pemain yang besar di sekolah sepak bola Airdrie United Skotlandia ini sesungguhnya bukan nama baru di sepak bola Inggris Raya.Sejak bergabung dengan Celtic pada musim 2011 dan membantu tim menjuarai Liga Skotlandia serta memperkuat tim nasional Skotlandia U-21,Watt telah dipantau sejumlah klub besar Liga Primer seperti Liverpool dan Fulham.
Hanya,dua klub itu belum berani mengambil kontrak mengingat usia Watt yang masih muda. Setelah ini, sejumlah klub mungkin akan mencoba menggunakan jasa Watt.Sebab,tak banyak pemain usia muda yang menorehkan tinta emas dengan menjalani gol debutannya ke gawang klub paling ditakuti saat ini.Apalagi, gol tersebut menjadi penentu kemenangan.Jika hal ini dikaitkan dengan mitologi, Watt dipercaya akan menjadi bintang besar berkat debutannya.
(wbs)