Pelatih basket Sumsel berburu lisensi B dan C
Jum'at, 09 November 2012 - 19:59 WIB
Pelatih basket Sumsel berburu lisensi B dan C
A
A
A
Sindonews.com - Pengurus Provinsi (Pengrov) Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sumsel berencana menggelar penataran pelatih lisensi B dan C. Kegiatan ini rencananya digelar di Sekretariat Perbasi Jl Puncak Sekuning No 2. D Bukit Besar Palembang pada 13-16 Desember mendatang.
Penataran itu dimasudkan untuk meningkatan kualitas pelatih cabang olahraga bola basket di Indonesia, khusus di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sesuai dengan kurikulum PP Perbasi.
Ketua Pelaksana Pelatihan Pelatih Basket, Yopie Van Houten mengatakan, melalui penataran ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas para pelatih sehingga mampu memberikan materi yang sesuai standar internasional. Jika kualitas pelatih sudah meningkat, maka dengan sendirinya kualitas atlet juga dapat terdorong.
Selama ini dirinya melihat kondisi kepelatihan di Sumsel masih minim dan belum sesuai standar FIBA (Induk Organisasi Bola Basket Dunia) .Karena itulah dirinya menargetkan penataran pelatih ini dapat diikuti paling tidak 100 pelatih basket se-Sumsel.
"Kita mengharapkan olahraga basket di Sumsel lebih maju lagi ke depan, dan ini tentu dimulai dari pelatihnya yang baik. Dari pelatih-pelatih inilah muara di mana kita bisa menelurkan atlet basket yang andal dan berprestasi," katanya dengan didampingi Sekretaris Pelaksana, Meiyi Darlies
Yopie yang juga Sekretaris Umum Perbasi Sumsel ini juga menambahkan, tujuan lain dari penataran tersebut agar para pelatih yang ada di Sumsel bisa lebih profesional dan bisa diakui ditingkat nasional, karena minimal untuk menjadi pelatih di tingkat nasional mereka harus punya lisensi B.
Sementara untuk wasit yang ingin memimpin pertandingan tingkat nasional, minimal harus punya sertifikasi lisensi B1. Pemberi materi dalam penataran pelatih ini akan diundang pemateri yang benar-benar punya klasifikasi sehingga bisa menurunkan ilmu yang mereka miliki.
"Untuk informasi lebih lanjutnya, para pelatih yang berminat untuk mengikuti pelatihan ini bisa mendatangi langsung sekretariat Perbasi Sumsel," tandasnya.
Penataran itu dimasudkan untuk meningkatan kualitas pelatih cabang olahraga bola basket di Indonesia, khusus di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sesuai dengan kurikulum PP Perbasi.
Ketua Pelaksana Pelatihan Pelatih Basket, Yopie Van Houten mengatakan, melalui penataran ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas para pelatih sehingga mampu memberikan materi yang sesuai standar internasional. Jika kualitas pelatih sudah meningkat, maka dengan sendirinya kualitas atlet juga dapat terdorong.
Selama ini dirinya melihat kondisi kepelatihan di Sumsel masih minim dan belum sesuai standar FIBA (Induk Organisasi Bola Basket Dunia) .Karena itulah dirinya menargetkan penataran pelatih ini dapat diikuti paling tidak 100 pelatih basket se-Sumsel.
"Kita mengharapkan olahraga basket di Sumsel lebih maju lagi ke depan, dan ini tentu dimulai dari pelatihnya yang baik. Dari pelatih-pelatih inilah muara di mana kita bisa menelurkan atlet basket yang andal dan berprestasi," katanya dengan didampingi Sekretaris Pelaksana, Meiyi Darlies
Yopie yang juga Sekretaris Umum Perbasi Sumsel ini juga menambahkan, tujuan lain dari penataran tersebut agar para pelatih yang ada di Sumsel bisa lebih profesional dan bisa diakui ditingkat nasional, karena minimal untuk menjadi pelatih di tingkat nasional mereka harus punya lisensi B.
Sementara untuk wasit yang ingin memimpin pertandingan tingkat nasional, minimal harus punya sertifikasi lisensi B1. Pemberi materi dalam penataran pelatih ini akan diundang pemateri yang benar-benar punya klasifikasi sehingga bisa menurunkan ilmu yang mereka miliki.
"Untuk informasi lebih lanjutnya, para pelatih yang berminat untuk mengikuti pelatihan ini bisa mendatangi langsung sekretariat Perbasi Sumsel," tandasnya.
(aww)