Chris John 17 kali pertahankan gelar
Sabtu, 10 November 2012 - 00:06 WIB
Chris John 17 kali pertahankan gelar
A
A
A
Sindonews.com - Indonesia kembali berjaya di tinju kelas bulu. Setelah Daud Yordan berhasil mempertahankan gelar kelas bulu versi IBO, selanjutnya giliran Chris "The Dragon" John yang tetap mempertahankan posisinya sebagai juara dunia sejati kelas bulu WBA. The Dragon berhasil meredam keperkasaan Chonlatarn Piriyapinyo di Marina Bay Sands, Singapura, Jumat malam (9/11).
Pertarungan berlangsung cukup sengit sejak ronde pertama. Di ronde awal, Chris John mengambil inisiatif pertarungan dengan terus melancarkan pukulan hook dan jab kanan. Sementara sang lawan lebih banyak bertahan dan mencoba membaca permainan sang juara bertahan. Di ronde kedua, Piriyapinyo tidak banyak melakukan perubahan. Ia masih cenderung defensif, sambil terus bergerak dan melancarkan pukulan untuk mencari titik kelemahan lawan. Sedangkan Chris John, terus mencoba membongkar pertahanan Piriyapinyo yang sangat tangguh.
Hingga paro pertama pertarungan, Chris John terus menguasai laga. Piriyapinyo yang terus menerima pukulan Chris John, tampaknya sudah mulai bisa membaca permainan The Dragon. Piriyapinyo pun sudah mulai berani melancarkan pukulan-pukulannya ketika pertarungan memasuki ronde ketujuh. Permainan pun menjadi agak hidup, jual beli pukulan terus terjadi. Piriyapinyo terpeleset, meskipun tidak sampai terjatuh. Hal tersebut juga dialami oleh Chris John, di beberapa ronde terakhir petinju asal Purbalingga itu berulangkali terpeleset di dalam ring, bahkan ia sempat terjatuh.
Namun, kebangkitan Piriyapinyo kembali luntur ketika pertarungan memasuki ronde kesembilan. Sang Naga, yang sempat terhentak dengan kebangkitan Piriyapinyo, kembali memperlihatkan dominasinya.
Saat pertarungan memasuki ronde pemungkas (ronde 12), kedua petinju sangat bersemangat sekali untuk mengobral pukulan. Kombinasi pukulan hook dan jab yang dilancarkan Chris John segera dibalas juga oleh Piriyapinyo. Piriyapinyo, yang sudah panas sejak ronde kedelapan, sepertinya mencoba untuk mendaratkan pukulan sebanyak-banyaknya ke wajah Chris John. Namun, usaha Piriyapinyo untuk merobohkan Chris John sepertinya masih membutuhkan waktu yang lebih lama, sebab saat ia mencoba untuk terus melancarkan serangan, lonceng tanda pertandingan sudah berbunyi. Chris John pun masih belum terkalahkan dalam 17 pertarungan mempertahankan gelar.
Dengan kemenangan ini, maka rekor bertarung Chris John menjadi 48 kali menang (22KO) dan dua kali imbang. Sementara, Piriyapinyo, yang menderita kalah angka, terpaksa harus menerima kekalahan pertama selama karirnya. Petinju asal Thailand berusia 27 tahun itu pun membukukan catatan 44 kemenangan (27KO) dan satu kali kalah.
Chris John mempertahankan gelar dalam 17 pertarungan dengan kemenangan angka 117-111, 119-109, 119-109. Ketika diwawancarai oleh pembawa acara saat masih di atas ring, Chris John menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh rakyat Indonesia yang selalu mendukungnya. ''Terima kasih kepada seluruh fans saya, keluarga saya, dan pelatih Craig Christian yang mendukung saya sehingga bisa mempertahankan gelar juara dunia,'' kata Chris John.
Pertarungan berlangsung cukup sengit sejak ronde pertama. Di ronde awal, Chris John mengambil inisiatif pertarungan dengan terus melancarkan pukulan hook dan jab kanan. Sementara sang lawan lebih banyak bertahan dan mencoba membaca permainan sang juara bertahan. Di ronde kedua, Piriyapinyo tidak banyak melakukan perubahan. Ia masih cenderung defensif, sambil terus bergerak dan melancarkan pukulan untuk mencari titik kelemahan lawan. Sedangkan Chris John, terus mencoba membongkar pertahanan Piriyapinyo yang sangat tangguh.
Hingga paro pertama pertarungan, Chris John terus menguasai laga. Piriyapinyo yang terus menerima pukulan Chris John, tampaknya sudah mulai bisa membaca permainan The Dragon. Piriyapinyo pun sudah mulai berani melancarkan pukulan-pukulannya ketika pertarungan memasuki ronde ketujuh. Permainan pun menjadi agak hidup, jual beli pukulan terus terjadi. Piriyapinyo terpeleset, meskipun tidak sampai terjatuh. Hal tersebut juga dialami oleh Chris John, di beberapa ronde terakhir petinju asal Purbalingga itu berulangkali terpeleset di dalam ring, bahkan ia sempat terjatuh.
Namun, kebangkitan Piriyapinyo kembali luntur ketika pertarungan memasuki ronde kesembilan. Sang Naga, yang sempat terhentak dengan kebangkitan Piriyapinyo, kembali memperlihatkan dominasinya.
Saat pertarungan memasuki ronde pemungkas (ronde 12), kedua petinju sangat bersemangat sekali untuk mengobral pukulan. Kombinasi pukulan hook dan jab yang dilancarkan Chris John segera dibalas juga oleh Piriyapinyo. Piriyapinyo, yang sudah panas sejak ronde kedelapan, sepertinya mencoba untuk mendaratkan pukulan sebanyak-banyaknya ke wajah Chris John. Namun, usaha Piriyapinyo untuk merobohkan Chris John sepertinya masih membutuhkan waktu yang lebih lama, sebab saat ia mencoba untuk terus melancarkan serangan, lonceng tanda pertandingan sudah berbunyi. Chris John pun masih belum terkalahkan dalam 17 pertarungan mempertahankan gelar.
Dengan kemenangan ini, maka rekor bertarung Chris John menjadi 48 kali menang (22KO) dan dua kali imbang. Sementara, Piriyapinyo, yang menderita kalah angka, terpaksa harus menerima kekalahan pertama selama karirnya. Petinju asal Thailand berusia 27 tahun itu pun membukukan catatan 44 kemenangan (27KO) dan satu kali kalah.
Chris John mempertahankan gelar dalam 17 pertarungan dengan kemenangan angka 117-111, 119-109, 119-109. Ketika diwawancarai oleh pembawa acara saat masih di atas ring, Chris John menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh rakyat Indonesia yang selalu mendukungnya. ''Terima kasih kepada seluruh fans saya, keluarga saya, dan pelatih Craig Christian yang mendukung saya sehingga bisa mempertahankan gelar juara dunia,'' kata Chris John.
(nug)