Whyte akui salah tenggak minuman berenergi
Sabtu, 10 November 2012 - 01:05 WIB
Whyte akui salah tenggak minuman berenergi
A
A
A
Sindonews.com - Petinju kelas berat asal London, Inggris, Dillian Whyte mengakui bahwa dirinya membuat kesalahan setelah gagal dalam tes doping menjelang pertarungan perebutan gelar Inggris melawan John McDermott.
Petinju berusia 24 tahun itu mundur dari konferensi pers untuk mempromosikan pertarungannya pada 30 November, setelah hasil tes menunjukkan Whyte positif menggunakan methylhexaneamine atau DMAA. Saat ini, Whyte terancam hukuman larangan bertanding oleh Dewan Tinju Inggris. Namun, ia menegaskan bahwa kandungan itu pasti berasal dari minuman berenergi yang dilarang beredar di area publik beberapa pekan sebelum tes doping tersebut.
"Saya tidak perlu menyembunyikan apa-apa. Itu asli kesalahan saya dan saya mengajak seluruh petinju untuk memeriksa dua kali semua bahan minuman dalam seluruh pra latihan. Saya sangat benci jika melihat petinju lain membuat kesalahan yang sama seperti saya,"tutur Whyte, seperti dikutip Sky Sports, Jumat (9/11).
Whyte mengungkapkan jika ia akan bekerjasama sepenuhnya dengan Badan Anti-Doping Inggris serta Dewan Tinju Inggris, namun hasil positif tes doping mengartikan bahwa pertarungannya dengan McDermott akan dibatalkan.
Manajer Whyte, Joe Long, yang gusar dengan masalah ini, mengatakan bahwa hal tersebut adalah sebuah kemunduran yang memuakkan bagi petinjunya, dan pelajaran besar untuk diterima. "Kami akan bertemu dengan Badan Anti-Doping Inggris akhir pekan ini dan berharap untuk segera mendapatkan hasil akhirnya," katanya.
Petinju berusia 24 tahun itu mundur dari konferensi pers untuk mempromosikan pertarungannya pada 30 November, setelah hasil tes menunjukkan Whyte positif menggunakan methylhexaneamine atau DMAA. Saat ini, Whyte terancam hukuman larangan bertanding oleh Dewan Tinju Inggris. Namun, ia menegaskan bahwa kandungan itu pasti berasal dari minuman berenergi yang dilarang beredar di area publik beberapa pekan sebelum tes doping tersebut.
"Saya tidak perlu menyembunyikan apa-apa. Itu asli kesalahan saya dan saya mengajak seluruh petinju untuk memeriksa dua kali semua bahan minuman dalam seluruh pra latihan. Saya sangat benci jika melihat petinju lain membuat kesalahan yang sama seperti saya,"tutur Whyte, seperti dikutip Sky Sports, Jumat (9/11).
Whyte mengungkapkan jika ia akan bekerjasama sepenuhnya dengan Badan Anti-Doping Inggris serta Dewan Tinju Inggris, namun hasil positif tes doping mengartikan bahwa pertarungannya dengan McDermott akan dibatalkan.
Manajer Whyte, Joe Long, yang gusar dengan masalah ini, mengatakan bahwa hal tersebut adalah sebuah kemunduran yang memuakkan bagi petinjunya, dan pelajaran besar untuk diterima. "Kami akan bertemu dengan Badan Anti-Doping Inggris akhir pekan ini dan berharap untuk segera mendapatkan hasil akhirnya," katanya.
(nug)