Sepakbola wanita di Eropa alami perkembangan
Minggu, 11 November 2012 - 04:08 WIB
Sepakbola wanita di Eropa alami perkembangan
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komite Eksekutif UEFA, Karen Espelund mengatakan bahwa UEFA sedang melakukan 'langkah besar dalam sepakbola wanita'. Hal tersebut diutarakannya saat drawing ajang Piala Eropa Wanita 2013 di Gothenburg, Sabtu (10/11).
UEFA memandang pekerjaan dalam dunia sepakbola wanita tidak hanya mengembangkan permainan wanita, tetapi juga mengubah sikap dan memberdayakan wanita dan para pemain muda wanita untuk turut bermain dan berbagi kesenangan di dalamnya. "Tantangan yang dihadapi adalah mendorong sepakbola wanita melaju dengan kecepatan tinggi," tegas Espelund, seperti dikutip situs resmi UEFA, Sabtu.
Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Sepakbola Wanita UEFA itu menuturkan bahwa pemain wanita terkenal dapat bertindak sebagai model yang berperan untuk menarik lebih banyak wanita lagi untuk terlibat dalam sepakbola. "Kami membuat gelombang, kami telah mengambil langkah besar dalam pengembangan sepakbola wanita dan kompetisinya dalam beberapa tahun terakhir di Eropa," terangnya.
"Piala Eropa Wanita 2013 di Swedia, dibarengi dengan semua kerja keras dan antusiasme kami, akan menggunakan slogan Piala Eropa 2012 (pria), 'Mencetak Sejarah'," tegasnya.
Espelund menceritakan jika pihaknya pernah menetapkan tantangan untuk melampaui jumlah penonton final Liga Champions Wanita, yang sebelumnya yakni 28 ribu penonton. Dan pada akhirnya, mereka benar-benar mampu memecahkan rekor dengan jumlah penonton yang hampir dua kali lipat yaitu 50.000 penonton saat final di Munich, Mei lalu. Sementara, tuturnya, untuk final 2013 di Stamford Bridge, tampaknya tidak akan bisa menyedot atensi penonton yang lebih banyak, sebab momentumnya bakal disaingi dengan penyelenggaraan Piala Eropa Wanita 2013 di Swedia. "Itulah yang membuat bekerja di sepakbola wanita begitu menyenangkan," ucapnya.
UEFA memandang pekerjaan dalam dunia sepakbola wanita tidak hanya mengembangkan permainan wanita, tetapi juga mengubah sikap dan memberdayakan wanita dan para pemain muda wanita untuk turut bermain dan berbagi kesenangan di dalamnya. "Tantangan yang dihadapi adalah mendorong sepakbola wanita melaju dengan kecepatan tinggi," tegas Espelund, seperti dikutip situs resmi UEFA, Sabtu.
Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Sepakbola Wanita UEFA itu menuturkan bahwa pemain wanita terkenal dapat bertindak sebagai model yang berperan untuk menarik lebih banyak wanita lagi untuk terlibat dalam sepakbola. "Kami membuat gelombang, kami telah mengambil langkah besar dalam pengembangan sepakbola wanita dan kompetisinya dalam beberapa tahun terakhir di Eropa," terangnya.
"Piala Eropa Wanita 2013 di Swedia, dibarengi dengan semua kerja keras dan antusiasme kami, akan menggunakan slogan Piala Eropa 2012 (pria), 'Mencetak Sejarah'," tegasnya.
Espelund menceritakan jika pihaknya pernah menetapkan tantangan untuk melampaui jumlah penonton final Liga Champions Wanita, yang sebelumnya yakni 28 ribu penonton. Dan pada akhirnya, mereka benar-benar mampu memecahkan rekor dengan jumlah penonton yang hampir dua kali lipat yaitu 50.000 penonton saat final di Munich, Mei lalu. Sementara, tuturnya, untuk final 2013 di Stamford Bridge, tampaknya tidak akan bisa menyedot atensi penonton yang lebih banyak, sebab momentumnya bakal disaingi dengan penyelenggaraan Piala Eropa Wanita 2013 di Swedia. "Itulah yang membuat bekerja di sepakbola wanita begitu menyenangkan," ucapnya.
(nug)