Resmi, ECU MotoGP digunakan 2014
Minggu, 11 November 2012 - 16:37 WIB
Resmi, ECU MotoGP digunakan 2014
A
A
A
Sindonews.com - Setelah beberapa kecaman mengenai rencana Dorna sebagai pemegang hak komersial MotoGP untuk melakukan perubahan pada Electronic Control Unit (ECU) dan rev-limit pada setiap tim, akhirnya mendapatkan titik terang.
Seperti dilansir Crash, Minggu (11/11/2012) Setelah berbulan-bulan spekulasi dan negosiasi yang dilakukan oleh sejumlah tim. Akhirnya Komisi Grand Prix resmi membuat keputusan pada Sabtu 10 November 2012 kemarin, di akhir balapan di Valencia. Dalam pernyataanya mereka mengungkapkan perubahan teknis telah disepakati dan akan dimulai pada MotoGP 2014 mendatang.
Keputusan ini diambil setelah Honda, Yamaha dan Ducati, gagal untuk memberikan solusi terhadap penggunaan ECU tersebut. Padahal sebelumnya rencana ini sempat mendapatkan kecaman dari sejumlah tim-tim tersebut.
Presiden Honda Racing Corporation (HRC), Shuhei Nakamoto bersikeras akan terus menentang penerapan tersebut sampai benar-benar masalah itu di 2014 mendatang dihapus. Menurutnya, pemangkasan biaya bukan menjadi prioritas tetapi bagaimana HRC memaksimalkan kondisi keuangan tim untuk melakukan perbaikan di dalam motor.
Berikut sejumlah aturan yang sudah disepakati :
Kelas MotoGP : Penggunaan ECU dan datalogger disediakan oleh penyelenggara Kejuaraan adalah wajib.
Produsen MSMA : Memasok mesin untuk maksimal empat entri per produsen dan akan menggunakan perangkat lunak elektronik mereka sendiri tetapi dalam kasus ini tunduk pada kapasitas bahan bakar maksimum 20 liter.
Seperti dilansir Crash, Minggu (11/11/2012) Setelah berbulan-bulan spekulasi dan negosiasi yang dilakukan oleh sejumlah tim. Akhirnya Komisi Grand Prix resmi membuat keputusan pada Sabtu 10 November 2012 kemarin, di akhir balapan di Valencia. Dalam pernyataanya mereka mengungkapkan perubahan teknis telah disepakati dan akan dimulai pada MotoGP 2014 mendatang.
Keputusan ini diambil setelah Honda, Yamaha dan Ducati, gagal untuk memberikan solusi terhadap penggunaan ECU tersebut. Padahal sebelumnya rencana ini sempat mendapatkan kecaman dari sejumlah tim-tim tersebut.
Presiden Honda Racing Corporation (HRC), Shuhei Nakamoto bersikeras akan terus menentang penerapan tersebut sampai benar-benar masalah itu di 2014 mendatang dihapus. Menurutnya, pemangkasan biaya bukan menjadi prioritas tetapi bagaimana HRC memaksimalkan kondisi keuangan tim untuk melakukan perbaikan di dalam motor.
Berikut sejumlah aturan yang sudah disepakati :
Kelas MotoGP : Penggunaan ECU dan datalogger disediakan oleh penyelenggara Kejuaraan adalah wajib.
Produsen MSMA : Memasok mesin untuk maksimal empat entri per produsen dan akan menggunakan perangkat lunak elektronik mereka sendiri tetapi dalam kasus ini tunduk pada kapasitas bahan bakar maksimum 20 liter.
(aww)