Persegres berani bayar El Loco Rp1,1 miliar
Senin, 12 November 2012 - 18:29 WIB
Persegres berani bayar El Loco Rp1,1 miliar
A
A
A
Sindonews.com - Persegres Gresik belum juga menyerah dalam perburuan Christian ''El Loco'' Gonzales. Striker yang musim lalu merumput di Persisam Samarinda ini dianggap masih dalam jangkauan dibanding beberapa striker lokal lainnya. Negosiasi pun hingga sekarang masih terus berjalan.
Pihak El Loco mematok banderol sekira Rp1,5 miliar per musim dan Persegres hingga kini berupaya mendapatkannya dengan harga agak miring. Informasi dari internal manajemen, klub berjuluk Laskar Joko Samudro menginginkan harga di kisaran Rp1,1 miliar.
Harga itu sama dengan striker yang telah memperkuat Persegres yakni Aldo Baretto yang berharga Rp1,1 miliar. ''Pihak Gonzales masih mau melakukan negosiasi. Kemungkinan harga turun masih terbuka. Manajemen ingin harga lebih murah karena juga masih butuh pemain lagi. Selain itu El Loco tidak lagi muda,” ungkap sumber di internal Persegres.
Persegres tampaknya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan negosiasi dengan El Loco yang dipandang sebagai striker terbaik yang berpeluang digaet. Itu setelah keinginan memboyong striker Arema ISL Greg Nwokolo membentur tembok tebal karena Greg tidak akan dilepas klubnya.
Persegres mempunyai alternatif TA Musafri, penyerang milik Arema FC versi Indonesian Premier League (IPL). Tapi Musafri bukan target utama karena selain masih akan dipertahankan Arema IPL kemampuannya sebagai pendulang skor masih di bawah El Loco.
Dikonfirmasi, Manajer Persegres Thoriq Majiddanor menyatakan kesempatan untuk mendapatkan El Loco masih ada. Hanya saja manajemen harus berhitung dengan budget untuk mendatangkan striker naturalisasi itu. Walau dia mengaku dana tersedia, tapi tetap harus melalui pertimbangan.
“Proses negosiasi dengan Gonzales masih berjalan dan itu bukti bahwa kemungkinan dia memperkuat Persegres masih ada. Soal harga, kami tidak langsung memenuhi permintaan pihak pemain, karena bagaimana pun keuangan tetap harus dikontrol. Jadi kita tunggu saja perkembangannya,” ucap Thoriq.
Kendati tidak menyebutkan berapa nominal yang dimaui Persegres, dia mengatakan kalau bisa mendapatkan El Loco dengan harga lebih murah. Pihak El Loco melalui istri sekaligus manajernya Eva Nurida Siregar, Senin (11/11), mengatakan pihaknya masih membuka negosiasi dengan Persegres.
Eva juga telah menurunkan nominal sebesar Rp100 hingga Rp200 juta agar El Loco bisa memperkuat Persegres. “Kami melihat Persegres serius membangun kekuatan dan itu menjadi pertimbangan Christian Gonzales bersedia ke Gresik. Tapi tentu setelah ada kesepakatan. Kami juga masih menunggu bagaimana respons Persegres,” ucap Eva.
Tawaran dari Persegres juga dianggap menarik karena bagi El Loco dan Eva sendiri ibaratnya pulang kampung. Eva yang berlatar belakang dari Surabaya, tentu lebih senang suaminya bermain di Gresik yang hanya setengah jam dari Kota Pahlawan. Apalagi El Loco sudah memiliki rumah di Kota Pahlawan.
Karena itulah pihaknya tidak menuntut fasilitas rumah sewa, karena rencananya menempati rumah yang di Surabaya. Christian Gonzales hanya meminta fasilitas mobil untuk transportasi Surabaya-Gresik. “Fasilitasnya itu saja. Kami tidak meminta lainnya,” ujar Eva.
Fakta tersebut sebenarnya cukup membeberkan betapa peluang untuk mendatangkan El Loco ke Gresik masih cukup besar. Rencananya sebelum pekan depan sudah ada keputusan dari manajemen Persegres terkait hasil negosiasi dengan striker yang pernah memperkuat Persik Kediri, PSM Makassar, serta Persib Bandung itu.
Pihak El Loco mematok banderol sekira Rp1,5 miliar per musim dan Persegres hingga kini berupaya mendapatkannya dengan harga agak miring. Informasi dari internal manajemen, klub berjuluk Laskar Joko Samudro menginginkan harga di kisaran Rp1,1 miliar.
Harga itu sama dengan striker yang telah memperkuat Persegres yakni Aldo Baretto yang berharga Rp1,1 miliar. ''Pihak Gonzales masih mau melakukan negosiasi. Kemungkinan harga turun masih terbuka. Manajemen ingin harga lebih murah karena juga masih butuh pemain lagi. Selain itu El Loco tidak lagi muda,” ungkap sumber di internal Persegres.
Persegres tampaknya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan negosiasi dengan El Loco yang dipandang sebagai striker terbaik yang berpeluang digaet. Itu setelah keinginan memboyong striker Arema ISL Greg Nwokolo membentur tembok tebal karena Greg tidak akan dilepas klubnya.
Persegres mempunyai alternatif TA Musafri, penyerang milik Arema FC versi Indonesian Premier League (IPL). Tapi Musafri bukan target utama karena selain masih akan dipertahankan Arema IPL kemampuannya sebagai pendulang skor masih di bawah El Loco.
Dikonfirmasi, Manajer Persegres Thoriq Majiddanor menyatakan kesempatan untuk mendapatkan El Loco masih ada. Hanya saja manajemen harus berhitung dengan budget untuk mendatangkan striker naturalisasi itu. Walau dia mengaku dana tersedia, tapi tetap harus melalui pertimbangan.
“Proses negosiasi dengan Gonzales masih berjalan dan itu bukti bahwa kemungkinan dia memperkuat Persegres masih ada. Soal harga, kami tidak langsung memenuhi permintaan pihak pemain, karena bagaimana pun keuangan tetap harus dikontrol. Jadi kita tunggu saja perkembangannya,” ucap Thoriq.
Kendati tidak menyebutkan berapa nominal yang dimaui Persegres, dia mengatakan kalau bisa mendapatkan El Loco dengan harga lebih murah. Pihak El Loco melalui istri sekaligus manajernya Eva Nurida Siregar, Senin (11/11), mengatakan pihaknya masih membuka negosiasi dengan Persegres.
Eva juga telah menurunkan nominal sebesar Rp100 hingga Rp200 juta agar El Loco bisa memperkuat Persegres. “Kami melihat Persegres serius membangun kekuatan dan itu menjadi pertimbangan Christian Gonzales bersedia ke Gresik. Tapi tentu setelah ada kesepakatan. Kami juga masih menunggu bagaimana respons Persegres,” ucap Eva.
Tawaran dari Persegres juga dianggap menarik karena bagi El Loco dan Eva sendiri ibaratnya pulang kampung. Eva yang berlatar belakang dari Surabaya, tentu lebih senang suaminya bermain di Gresik yang hanya setengah jam dari Kota Pahlawan. Apalagi El Loco sudah memiliki rumah di Kota Pahlawan.
Karena itulah pihaknya tidak menuntut fasilitas rumah sewa, karena rencananya menempati rumah yang di Surabaya. Christian Gonzales hanya meminta fasilitas mobil untuk transportasi Surabaya-Gresik. “Fasilitasnya itu saja. Kami tidak meminta lainnya,” ujar Eva.
Fakta tersebut sebenarnya cukup membeberkan betapa peluang untuk mendatangkan El Loco ke Gresik masih cukup besar. Rencananya sebelum pekan depan sudah ada keputusan dari manajemen Persegres terkait hasil negosiasi dengan striker yang pernah memperkuat Persik Kediri, PSM Makassar, serta Persib Bandung itu.
(aww)